Kenapa Banyak Orang Sukses Tetap Menjaga Salat Tahajud? Ternyata Ini Rahasianya
04/08/2026 | Penulis: BAZNAS
Kenapa Banyak Orang Sukses Tetap Menjaga Salat Tahajud? Ternyata Ini Rahasianya
Di tengah kesibukan dan pencapaian yang terus bertambah, banyak orang mengira bahwa kesuksesan hanya ditentukan oleh kerja keras, kecerdasan, relasi, atau strategi bisnis yang matang. Namun, jika kita melihat lebih dekat kehidupan para ulama, pemimpin, pengusaha Muslim, hingga tokoh-tokoh inspiratif, ada satu amalan yang sering mereka jaga dengan penuh istiqamah: salat tahajud.
Mengapa demikian? Apa istimewanya tahajud sehingga banyak orang sukses tetap meluangkan waktu untuk bangun di sepertiga malam terakhir? Ternyata, tahajud bukan sekadar ibadah sunnah biasa. Di balik keheningan malam, tersimpan kekuatan spiritual yang mampu mengubah hidup seseorang.
Salat Tahajud: Ibadah Istimewa yang Dicintai Allah
Tahajud adalah salat sunnah yang dikerjakan pada malam hari setelah tidur. Ibadah ini memiliki kedudukan yang sangat mulia di sisi Allah SWT.
Allah SWT berfirman:
“Dan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.”
(QS. Al-Isra': 79)
Ayat ini menunjukkan bahwa tahajud merupakan salah satu jalan menuju kemuliaan dan kedudukan yang tinggi di sisi Allah SWT.
Mengapa Orang Sukses Menjaga Tahajud?
Tahajud Membuat Hati Lebih Tenang
Kesuksesan sering kali membawa tanggung jawab yang besar. Banyak keputusan penting harus diambil setiap hari. Dalam kondisi seperti ini, ketenangan hati menjadi kebutuhan utama.
Saat tahajud, seseorang bermunajat langsung kepada Allah SWT. Ia mencurahkan segala kegelisahan, harapan, dan doa kepada Zat Yang Maha Mengatur kehidupan.
Allah SWT berfirman:
“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”
(QS. Ar-Ra'd: 28)
Ketenangan inilah yang membuat seseorang mampu menghadapi tantangan hidup dengan lebih bijaksana.
Tahajud Melatih Disiplin dan Konsistensi
Bangun di sepertiga malam bukanlah perkara mudah. Dibutuhkan komitmen, kesungguhan, dan pengorbanan.
Orang yang mampu menjaga tahajud secara istiqamah biasanya juga memiliki disiplin tinggi dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Karakter inilah yang sering menjadi salah satu faktor pendukung kesuksesan.
Tahajud Membuka Pintu Doa
Salah satu alasan banyak orang menjaga tahajud adalah karena waktu malam merupakan saat yang sangat mustajab untuk berdoa.
Rasulullah bersabda:
“Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir, lalu berfirman: Siapa yang berdoa kepada-Ku maka akan Aku kabulkan, siapa yang meminta kepada-Ku maka akan Aku beri, dan siapa yang memohon ampun kepada-Ku maka akan Aku ampuni.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Tidak heran jika banyak orang menjadikan tahajud sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah sekaligus memohon kemudahan dalam urusan dunia dan akhirat.
Kesuksesan Sejati Bukan Hanya Tentang Harta
Tahajud Menjaga Hati dari Kesombongan
Semakin tinggi pencapaian seseorang, semakin besar pula godaan untuk merasa hebat. Tahajud mengajarkan bahwa segala keberhasilan hakikatnya berasal dari Allah SWT.
Ketika seseorang bersujud dalam gelapnya malam, ia menyadari bahwa dirinya hanyalah hamba yang lemah dan membutuhkan pertolongan-Nya.
Tahajud Menumbuhkan Rasa Syukur
Orang yang rajin tahajud akan lebih mudah mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah. Rasa syukur ini membuat hidup terasa lebih berkah dan bahagia.
Tahajud dan Keberkahan Rezeki
Banyak ulama menjelaskan bahwa ketaatan kepada Allah menjadi salah satu sebab datangnya keberkahan rezeki. Bukan sekadar banyaknya harta, tetapi juga ketenangan, kesehatan, keluarga yang harmonis, dan kemudahan dalam berbagai urusan.
Jadikan Tahajud sebagai Investasi Dunia dan Akhirat
Kesuksesan yang sejati bukan hanya diukur dari jabatan, kekayaan, atau popularitas. Kesuksesan yang sesungguhnya adalah ketika seseorang mampu meraih keberhasilan dunia tanpa melupakan hubungan dengan Allah SWT.
Tahajud mengajarkan keseimbangan tersebut. Di saat banyak orang masih terlelap, seorang hamba bangun untuk memohon petunjuk, kekuatan, dan keberkahan dari Rabb semesta alam.
Mulailah dari yang ringan. Tidak harus langsung panjang. Dua rakaat yang dilakukan dengan ikhlas dan istiqamah lebih baik daripada banyak tetapi tidak berkelanjutan
Artikel Lainnya
Ketika Harta Menjadi Ujian: Sudahkah Kita Menunaikan Zakat?
Mengapa Allah Menjanjikan Balasan bagi Harta yang Kita Keluarkan?
Bolehkah Kita Memilih Siapa yang Layak Dibantu?
Apa Arti Rezeki Jika Tak Pernah Berbagi? BAZNAS Mengajak Kita Merenung
Ketika Biaya Berobat Jadi Beban, Zakat BAZNAS Hadir Membawa Harapan
7 Pelajaran Berharga tentang Harta, Waktu, dan Kehidupan
7 Pesan Islam tentang Berbagi yang Menguatkan Hati
7 Keajaiban Zakat BAZNAS yang Mengubah Kepedulian Menjadi Keberkahan
Saat Kesulitan Datang, Sejauh Mana Kepedulian Kita? BAZNAS Menjawab dengan Aksi
Mengapa Kita Selalu Merasa Kurang Setelah Melihat Hidup Orang Lain?
Agama Mengajarkan Ibadah, Tapi Mengapa Kita Masih Harus Belajar Menjadi Manusia?
3 Sikap Mulia yang Rasulullah Ajarkan Saat Melihat Musibah Orang Lain
5 Tanda Penting untuk Membedakan Musibah dan Azab dalam Islam
Ada Kezaliman yang Mengambil Harta, Ada yang Mengambil Kehormatan, dan Ada yang Mengambil Kehidupan
5 Alasan Mengapa Bantuan Saja Tidak Cukup untuk Mengatasi Kemiskinan

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Sukabumi.
Lihat Daftar Rekening →