Tentang Fidyah, Kriteria, dan cara membayarnya
10/11/2025 | Penulis: indri irmayanti
Ganti puasa dengan berbagi. Tunaikan fidyah, tebus kewajiban, raih keberkahan.
Pengertian Fidyah
Fidyah secara bahasa adalah tebusan. Berdasarkan istilahnya, fidyah adalah denda yang wajib ditunaikan karena meninggalkan kewajiban atau melakukan larangan. Bagi beberapa orang yang tidak mampu menjalankan ibadah puasa dengan kriteria tertentu, diperbolehkan tidak berpuasa serta tidak harus menggantinya di lain waktu. Namun, sebagai gantinya diwajibkan untuk membayar fidyah.
Adapun ketentuan tentang siapa saja yang boleh tidak berpuasa. Hal ini tertuang dalam surat Al-Baqarah ayat 184.
”(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.”
(Q.S. Al Baqarah: 184)
Berikut Kriteria orang yang wajib membayar fidyah:
- Wanita hamil atau menyusui yang jika berpuasa takut membahayakan kondisi diri atau bayinya (atas rekomendasi dokter)
- Orang yang sudah tua dan tidak mampu untuk berpuasa
- Orang yang memiliki penyakit akut dan sulit untuk disembuhkan
Untuk selengkapnya tentang kriteria orang yang wajib membayar fidyah dapat dibaca selengkanya disini
Besaran Fidyah dan Cara membayarnya
Besaran fidyah yang harus dibayarkan menurut Imam Malik, Imam As-Syafi'I, fidyah sebesar 1 mud gandum (kira-kira 6 ons = 675 gram = 0,75 kg atau seukuran telapak tangan yang ditengadahkan saat berdoa).
Cara menghitungnya adalah sebagai berikut
- Hitung total puasa yang ditinggalkan
- Setiap hari puasa yang ditinggalakan dihitung sebagai satu takar fidyah
Misalnya Azizah Hamil dan tidak berpuasa 30 hari maka dia harus menyediakan fidyah sebanyak 30 hari x 1 takar fidyah = 30 takar fidyah
Fidyah dibayarkan kepada fakir miskin. Cara mebayarnya misal Azizah harus membayar 30 takar fidyah maka dia boleh dibayarkan kepada 30 orang fakir miskin atau beberapa orang saja (misal 2 orang, berarti masing-masing dapat 15 takar).
Menurut kalangan Hanafiyah, fidyah boleh dibayarkan dalam bentuk uang sesuai dengan takaran yang berlaku seperti 1,5 kilogram makanan pokok per hari dikonversi menjadi rupiah.
Berita Lainnya
Mengapa Banyak Orang Memilih Menyalurkan Zakat Melalui BAZNAS?
Pimpinan BAZNAS Kota Sukabumi Periode 2026–2031 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Pengelolaan Zakat
Yang Tidak Bisa Bersuara Sering Menjadi yang Pertama Dikorbankan
Seleksi Terbuka Pimpinan BAZNAS Kota Sukabumi 2026–2031 Resmi Dibuka !
Jangan Abaikan Khusyuk, Karena Inilah Ruh Salat
Stop Anggap Biasa! 4 Makna Luar Biasa Hari Raya Idul Fitri yang Sering Terlupakan
BAZNAS Siapkan Dapur Umum untuk Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan
Kenapa Allah Mengambil Sesuatu yang Sangat Kamu Inginkan?
Keutamaan Berbuat Baik kepada Orang Tua
Zakat, Infak, dan Sedekah Bukan Sekadar Memberi: Apa yang Sebenarnya Sedang Kita Tunaikan?
Mengapa Kita Lebih Sering Mengajarkan Orang untuk Menerima daripada Memberi?
Cara Jaga Lisan dari Ghibah di Era Digital: Bijak Bermedia Sosial, Selamat Dunia Akhirat
BAZNAS Hadirkan Layanan Psikososial Anak bagi Penyintas Banjir Bandang di Kota Padang
Salat Dhuha yang Benar Bukan Sekadar 2 Rakaat, Ini Panduan Lengkapnya
Mengapa Menahan Dendam Justru Menutup Pintu Rezeki?

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Sukabumi.
Lihat Daftar Rekening →