Bagaimana Hukum Menyalurkan Zakat Untuk Keluarga?
24/09/2025 | Penulis: Khoirunisa
Hukum Menyalurkan Zakat Untuk Keluarga
Zakat merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap Muslim yang mampu, dan ini merupakan salah satu rukun Islam yang bertujuan untuk membersihkan harta serta membantu sesama. Namun, dalam praktiknya, sering kali timbul pertanyaan: Bolehkah zakat diberikan kepada anggota keluarga? Untuk menjawab pertanyaan ini, sangat penting untuk memahami ketentuan syariat mengenai penerima zakat, yang telah diatur dalam Al-Qur'an dan hadist.
Secara umum, zakat diperuntukkan bagi delapan asnaf yang diatur dalam Surah At-Taubah ayat 60
“Sesungguhnya zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, para amil zakat, orang-orang yang dilunakkan hatinya (mualaf), untuk (memerdekakan) para hamba sahaya, untuk (membebaskan) orang-orang yang berutang, untuk jalan Allah dan untuk orang-orang yang sedang dalam perjalanan (yang memerlukan pertolongan), sebagai kewajiban dari Allah. Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana”.
Pendapat para ulama memperkuat ketentuan ini. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda:
"Sedekah kepada orang miskin adalah sedekah biasa, tetapi sedekah kepada kerabat memiliki dua pahala: pahala sedekah dan pahala menjaga hubungan kekeluargaan."
(HR. Ahmad, Tirmidzi, dan An-Nasa’i).
Hadis ini menunjukkan bahwa memberikan zakat kepada kerabat yang berhak bukan hanya diperbolehkan, tetapi juga memiliki keutamaan tambahan, yaitu mempererat tali silaturahmi.
Para ulama berpendapat memberikan zakat kepada keluarga sendiri diperbolehkan dengan syarat tertentu. Berikut syaratnya:
1. Bukan Keluarga Berdasarkan Satu Garis Keturunan
Keluarga yang disalurkan zakat bukanlah orang tua, saudara kandung kakak atau adik, dan anak keturunan sendiri. Pemberian harta kepada orang tua kandung tidak dapat disebutkan sebagai zakat. Melainkan bentuk pemberian sebagai rasa sayang dari anak kepada orang tua. Sementara kepada Istri dan anak, mereka adalah orang-orang yang wajib dinafkahi, sehingga tidak boleh disalurkan zakat.
2. Keluarga Terdekat yang Masuk ke Dalam 8 Asnaf Penerima Zakat
Ulama membolehkan umat muslim menyalurkan zakat untuk keluarga terdekat. Seperti paman, bibi, keponakan, apabila mereka masuk ke dalam 8 asnaf penerima zakat. Misalkan, kamu memiliki keponakan yang yatim piatu dan kondisi ekonominya masuk ke dalam kategori miskin, maka diperbolehkan menyalurkan zakat. Begitu juga dengan anggota keluarga yang memiliki banyak utang (gharim) atau sedang dalam perjalanan jauh tanpa bekal (ibnu sabil).
Seperti yang sudah disebutkan di atas, Beberapa ulama bahkan menganjurkan agar memberikan zakat kepada kerabat, selama tidak berada dalam tanggungan wajib, karena selain menunaikan kewajiban zakat, hal tersebut juga dapat mempererat tali silaturahmi.
Sebelum memberikan zakat kepada keluarga, penting untuk memastikan bahwa mereka benar-benar memenuhi syarat sebagai mustahik. Jika tidak, zakat yang disalurkan tidak dianggap sah dan kewajiban belum terpenuhi. Oleh karena itu, konsultasi dengan ulama atau lembaga zakat terpercaya bisa membantu memastikan penyaluran zakat dilakukan sesuai syariah.
Berita Lainnya
Mengapa Menahan Dendam Justru Menutup Pintu Rezeki?
Indahnya Berbagi Rezeki Lewat Sedekah Subuh: Membuka Pintu Keberkahan di Setiap Pagi
Kunjungan studi implementasi kebijakan pencapaian Indeks zakat nasional ke kota sukabumi
BAZNAS Hadirkan Layanan Psikososial Anak bagi Penyintas Banjir Bandang di Kota Padang
BAZNAS Siapkan Dapur Umum untuk Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan
Mengapa Banyak Orang Memilih Menyalurkan Zakat Melalui BAZNAS?
Ke Mana Uang Zakat Disalurkan? Ini Kisah Nyata yang Jarang Diketahui
Keutamaan dan Tata Cara Shalat Sunnah Rawatib : Untuk Memperat Hubungan dengan Allah
Mengapa Kita Lebih Sering Mengajarkan Orang untuk Menerima daripada Memberi?
Saat Melihat Orang Lain Lebih Dulu Berhasil, Ingatlah Hal Ini
Keutamaan Berbuat Baik kepada Orang Tua
Pimpinan BAZNAS Kota Sukabumi Periode 2026–2031 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Pengelolaan Zakat
Zakat, Infak, dan Sedekah Bukan Sekadar Memberi: Apa yang Sebenarnya Sedang Kita Tunaikan?
Stop Anggap Biasa! 4 Makna Luar Biasa Hari Raya Idul Fitri yang Sering Terlupakan
Salat Dhuha yang Benar Bukan Sekadar 2 Rakaat, Ini Panduan Lengkapnya

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Sukabumi.
Lihat Daftar Rekening →