WhatsApp Icon

Menjelang Idul Adha: 8 Hari untuk Memperbaiki Diri dan Menambah Amal

18/05/2026  |  Penulis: BAZNAS

Bagikan:URL telah tercopy
Menjelang Idul Adha: 8 Hari untuk Memperbaiki Diri dan Menambah Amal

Menjelang Idul Adha

Tak terasa, Hari Raya Idul Adha semakin dekat.

Tinggal 8 hari lagi umat Islam di seluruh dunia akan menyambut hari penuh keberkahan ini. Idul Adha bukan sekadar tentang menyembelih hewan kurban, tetapi juga momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat keikhlasan, dan mendekatkan hati kepada Allah SWT.

Hari-hari menjelang Idul Adha menjadi kesempatan emas bagi setiap muslim untuk memperbanyak amal saleh. Bahkan, dalam Islam terdapat keutamaan besar pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa amal ibadah pada hari-hari tersebut sangat dicintai Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda:

“Tidak ada hari-hari yang amal saleh di dalamnya lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu sepuluh hari pertama Dzulhijjah.”
(HR. Bukhari)

Hadis ini menjadi pengingat bahwa waktu menjelang Idul Adha bukanlah hari biasa. Inilah saat terbaik untuk memperbaiki hubungan dengan Allah dan juga sesama manusia.

Allah SWT juga berfirman dalam Al-Qur’an:

“Supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat untuk mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan...”
(QS. Al-Hajj: 28)

Ayat ini menunjukkan bahwa Idul Adha membawa banyak pelajaran dan manfaat, baik secara spiritual maupun sosial. Oleh karena itu, menjelang hari raya kurban, sudah sepatutnya kita mulai mempersiapkan hati, bukan hanya sekadar persiapan materi.

Salah satu cara memperbaiki diri

adalah dengan memperbanyak istighfar dan taubat. Manusia tidak pernah luput dari dosa dan kesalahan. Bisa jadi selama ini kita masih lalai dalam ibadah, kurang bersyukur, atau bahkan sering menyakiti hati orang lain. Maka, delapan hari menuju Idul Adha dapat menjadi awal untuk kembali mendekat kepada Allah SWT.

Selain itu, memperbanyak shalat sunnah, membaca Al-Qur’an, berdzikir, dan bersedekah juga menjadi amalan yang sangat dianjurkan. Tidak harus menunggu menjadi orang kaya untuk berbagi. Sekecil apa pun kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas akan bernilai besar di sisi Allah.

Idul Adha juga mengajarkan makna pengorbanan dan keikhlasan melalui kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Ketika Allah memerintahkan Nabi Ibrahim untuk menyembelih putranya yang sangat dicintai, beliau tetap taat menjalankan perintah Allah. Kisah ini menjadi bukti bahwa cinta kepada Allah harus berada di atas segala-galanya.

Allah SWT berfirman:

“Maka ketika anak itu sampai pada umur sanggup berusaha bersamanya, Ibrahim berkata, ‘Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!’ Dia (Ismail) menjawab, ‘Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insyaAllah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.’”
(QS. Ash-Shaffat: 102)

Dari kisah tersebut, kita belajar bahwa Idul Adha bukan hanya tentang hewan kurban, tetapi tentang bagaimana kita rela mengorbankan ego, kesombongan, dan sifat buruk dalam diri.

Menjelang Idul Adha, mari mulai memperbaiki hubungan dengan keluarga, meminta maaf kepada orang tua, mempererat silaturahmi, dan membantu mereka yang membutuhkan. Jangan sampai hari raya datang, tetapi hati kita masih dipenuhi iri, dendam, dan kebencian.

Bagi yang Allah mampukan untuk berkurban, niatkan ibadah tersebut semata-mata karena Allah SWT, bukan karena gengsi atau ingin dipuji manusia. Sebab Allah menilai ketakwaan, bukan besar kecilnya hewan kurban.

Allah SWT berfirman:

“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.”
(QS. Al-Hajj: 37)

Ayat ini mengingatkan bahwa inti dari kurban adalah ketulusan hati dan ketakwaan kepada Allah.

Delapan hari menuju Idul Adha masih menjadi waktu yang sangat cukup untuk berubah menjadi lebih baik. Mulailah dari hal kecil: memperbaiki shalat, menjaga lisan, memperbanyak doa, dan membantu sesama. Semoga ketika Idul Adha tiba, kita bukan hanya merayakan hari raya, tetapi juga menjadi pribadi yang lebih dekat kepada Allah SWT.

Semoga Allah menerima amal ibadah kita, melapangkan rezeki untuk berkurban, dan menjadikan Idul Adha tahun ini penuh keberkahan. Aamiin.

Bagikan:URL telah tercopy

Artikel Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Sukabumi.

Lihat Daftar Rekening →