Kisah Menggetarkan! Saat Orang Lain Mengeluh, Ia Mengucap Alhamdulillah
17/03/2026 | Penulis: BAZNAS
Kisah Menggetarkan! Saat Orang Lain Mengeluh, Ia Mengucap Alhamdulillah
Saat Orang Lain Mengeluh: Sebuah Kebiasaan yang Umum
Saat orang lain mengeluh, ia mengucap Alhamdulillah. Kalimat ini terdengar sederhana, namun tidak semua orang mampu melakukannya.
Dalam kehidupan sehari- hari, kita sering mendengar keluhan. Tentang pekerjaan, rezeki, masalah keluarga, bahkan hal- hal kecil yang sebenarnya tidak terlalu penting. Mengeluh seolah menjadi kebiasaan yang tanpa disadari terus terulang.
Namun di tengah banyaknya keluhan itu, ada seseorang yang berbeda.
Ia tidak ikut mengeluh. Ia justru memilih bersyukur.
Ia Memilih Jalan yang Berbeda
Orang ini hidup sederhana. Tidak bergelimang harta, tidak juga memiliki kehidupan yang sempurna. Apalagi jika dilihat dari luar, hidupnya penuh keterbatasan.
Namun ada satu hal yang membuatnya berbeda: lisannya selalu mengucap “ Alhamdulillah.”
Ketika orang lain mengeluh tentang kekurangannya, ia bersyukur atas apa yang masih dimilikinya. Ketika orang lain fokus pada masalah, ia fokus pada kenikmatan yang masih ada.
Bukan berarti hidup tanpa ujian. Ia juga merasakan lelah, sedih, bahkan kecewa. Tapi dia memilih untuk tidak larut dalam keluhannya.
Alhamdulillah di Tengah Kekurangan
Suatu hari, seseorang bertanya kepadanya, “ Bagaimana kamu bisa tetap bersyukur dalam kondisi seperti ini?”
Ia tersenyum, lalu berkata, “ Karena aku masih punya banyak yang orang lain tidak punya.”
Ia masih bisa bernapas dengan lega, masih bisa makan meski sederhana, masih punya keluarga, dan yang paling penting, masih punya iman.
Ia menyadari bahwa jika ia terus melihat apa yang kurang, hidupnya tidak akan pernah cukup. Tapi jika dia melihat apa yang ada, hidupnya selalu terasa cukup.
Dalil tentang Syukur dalam Islam
Allah SWT berfirman:

" Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah ( nikmat) kamu." ( QS.Ibrahim : 7)
Ayat ini menjadi kunci dari kehidupan. Ia percaya bahwa syukur bukan hanya bentuk ucapan, tapi juga cara yang berharga.
Rasulullah SAW juga bersabda:
“ Pandanglah orang yang berada di bawahmu ( dalam hal <
Artikel Lainnya
7 Pelajaran Berharga tentang Harta, Waktu, dan Kehidupan
Ketika Biaya Berobat Jadi Beban, Zakat BAZNAS Hadir Membawa Harapan
5 Realitas Pahit di Balik Kemiskinan: Mengapa Peran BAZNAS Semakin Penting?
Mengapa Allah Menjanjikan Balasan bagi Harta yang Kita Keluarkan?
Mengapa Kita Selalu Merasa Kurang Setelah Melihat Hidup Orang Lain?
Apa Bedanya Orang Hemat dengan Orang Kikir?
7 Pesan Islam tentang Berbagi yang Menguatkan Hati
Berapa Banyak Harta yang Sanggup Kita Pertanggungjawabkan?
5 Tanda Penting untuk Membedakan Musibah dan Azab dalam Islam
Ketika Harta Menjadi Ujian: Sudahkah Kita Menunaikan Zakat?
5 Alasan Mengapa Lalai Berzakat Bisa Menjadi Kerugian Besar
Agama Mengajarkan Ibadah, Tapi Mengapa Kita Masih Harus Belajar Menjadi Manusia?
7 Keajaiban Zakat BAZNAS yang Mengubah Kepedulian Menjadi Keberkahan
Mungkin Bencana Bukan Hanya Tentang Apa yang Terjadi, tetapi Tentang Apa yang Harus Kita Sadari
Saat Kesulitan Datang, Sejauh Mana Kepedulian Kita? BAZNAS Menjawab dengan Aksi

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Sukabumi.
Lihat Daftar Rekening →