Silsilah Nabi Muhammad saw : Menelusuri Garis Keturunan Rasulullah saw
22/09/2025 | Penulis: Yessi Ade Lia Putri
Silsilah Nabi Muhammad SAW
Nabi Muhammad SAW adalah seorang Rasul yang dipilih oleh Allah swt untuk membawa risalah Islam kepada umat manusia. Silsilah Nabi Muhammad merupakan garis keturunan yang menunjukkan asal-usul beliau hingga Nabi Ibrahim AS. Nabi Muhammad saw berasal dari kabilah Quraisy, suku terhormat di Jazirah Arab. Silsilah ini menunjukkan bahwa nabi Muhammad saw memiliki garis keturunan yang sangat dihormati serta dimuliakan diwilayah jazirah Arab.
Kedua orang tua Nabi Muhammad saw, yaitu Abdullah dan Aminah, berasal dari keluarga yang dihormati. Abdullah, ayah beliau, adalah putra Abdul Muththalib, seorang pemimpin terkemuka suku Quraisy yang dikenal karena kebijaksanaannya. Sedangkan Aminah binti Wahab, ibunda Nabi, juga berasal dari keluarga yang mulia dan terpandang di kalangan Quraisy.
Beliau adalah Abu al-Qasim Muhammad bin Abdullah bin Abdul Mutthalib bin Hasyim bin Abdimanaf bin Qusay bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Luay bin Ghalib bin Fihr bin Malik bin an-Nadhr bin Kinanah bin Khuzaima bin Mudrikah bin Ilyas bin bin Mudhar bin Nizar bin Maad bin Adnan bin Udad bin al-Muqawwam bin Nahur bin Tayrah bin Ya'rub bin Yasyjub bin Nabit bin Ismail bin Ibrahim "Kekasih Allah" (alaihima as-salam) bin Tarih atau Azar bin Nahur bin Saru’ bin Ra’u bin Falikh bin Aybir bin Syalikh bin bin Arfakhsyad bin Sam bin Nuh (alaihis salam) bin Lamk bin Mutusyalkh bin Akhnukh - yaitu Nabi Idris keturunan Nabi Adam yang pertama menjadi nabi dan yang menulis dengan pena – bin Yarda bin Mahlil bin Qinan bin Yanish bin Syits bin Adam alaihissalam.
Nasab ini disebutkan oleh Muhammad bin Ishak bin Yasar al-Madani di salah satu riwayatnya. Nasab Rasulullah sampai Adnan disepakati oleh para ulama, sedangkan setelah Adnan terjadi perbedaan pendapat. Yang dimaksud Quraisy adalah putra Fihr bin Malik atau an-Nadhr bin Kinanah.
Nasab Nabi Muhammad saw tidak hanya menjadi bukti kemuliaan silsilah beliau, tetapi juga menunjukkan bahwa Allah swt telah memilih seorang utusan dari garis keturunan yang terjaga kehormatannya. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam Al-Qur'an yang menyebutkan bahwa Rasulullah saw adalah teladan terbaik bagi umat manusia:
“Sungguh, pada (diri) Rasulullah benar-benar ada suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat serta yang banyak mengingat Allah”.
Dengan nasab yang mulia ini, Nabi Muhammad saw tumbuh sebagai seorang pribadi yang dihormati bahkan sebelum diangkat menjadi Rasul. Kejujuran, kebaikan, dan amanah yang melekat pada dirinya telah menjadikannya panutan sejak usia muda, hingga beliau diutus oleh Allah swt untuk menyampaikan ajaran Islam.
Berita Lainnya
Cara Jaga Lisan dari Ghibah di Era Digital: Bijak Bermedia Sosial, Selamat Dunia Akhirat
Yang Tidak Bisa Bersuara Sering Menjadi yang Pertama Dikorbankan
Stop Anggap Biasa! 4 Makna Luar Biasa Hari Raya Idul Fitri yang Sering Terlupakan
Saat Melihat Orang Lain Lebih Dulu Berhasil, Ingatlah Hal Ini
Pimpinan BAZNAS Kota Sukabumi Periode 2026–2031 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Pengelolaan Zakat
Keutamaan dan Tata Cara Shalat Sunnah Rawatib : Untuk Memperat Hubungan dengan Allah
Jangan Abaikan Khusyuk, Karena Inilah Ruh Salat
Zakat, Infak, dan Sedekah Bukan Sekadar Memberi: Apa yang Sebenarnya Sedang Kita Tunaikan?
Mengapa Banyak Orang Memilih Menyalurkan Zakat Melalui BAZNAS?
Ke Mana Uang Zakat Disalurkan? Ini Kisah Nyata yang Jarang Diketahui
Mengapa Kita Lebih Sering Mengajarkan Orang untuk Menerima daripada Memberi?
Salat Dhuha yang Benar Bukan Sekadar 2 Rakaat, Ini Panduan Lengkapnya
Seleksi Terbuka Pimpinan BAZNAS Kota Sukabumi 2026–2031 Resmi Dibuka !
Mengapa Menahan Dendam Justru Menutup Pintu Rezeki?
Kenapa Allah Mengambil Sesuatu yang Sangat Kamu Inginkan?

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Sukabumi.
Lihat Daftar Rekening →