7 Langkah Mudah Jangan Sampai Salah Fatal untuk Mulai Infaq Rutin Dengan Gaji Pas-Pasan
23/02/2026 | Penulis: BAZNAS
7 Langkah Mudah Jangan Sampai Salah Fatal untuk Mulai Infaq Rutin Dengan Gaji Pas-Pasan
Mengelola keuangan untuk berinfaq rutin bukanlah hal yang mustahil, bahkan bagi Anda yang gajinya pas-pasan. Banyak orang yang berpikir bahwa infaq hanya bisa dilakukan jika penghasilannya besar, padahal Islam mendorong setiap muslim untuk memberi, mengecilkan apa pun, karena setiap sedekah memiliki nilai pahala yang besar. Kata kunci fokus dalam artikel ini adalah “langkah mudah mulai infaq rutin meski dengan gaji pas-pasan” , dan akan kita ulas tuntas agar Anda bisa mulai konsisten berinfaq.
Selain itu, memberi infaq meski dari gaji terbatas juga mendidik diri kita untuk hidup disiplin, mengelola keuangan dengan bijak, dan menanamkan nilai empati sejak dini. Banyak orang sukses secara spiritual maupun finansial memulai rutinitas kebaikan dari hal kecil, seperti menyisihkan 1-5% dari gaji setiap bulan untuk orang yang membutuhkan.
Bukan hanya bermanfaat bagi penerima, infaq rutin juga memberi efek positif bagi pemberi informasi. Secara psikologis, memberi membantu kita merasa lebih bahagia dan bersyukur atas kenikmatan yang dimiliki. Secara spiritual, sedekah dan infaq menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, menumbuhkan keberkahan rezeki, dan menurunkan rasa takut atau kekhawatiran terkait keuangan.
Lebih menariknya lagi, berinfaq meski dengan gaji pas-pasan mengajarkan kita prinsip menyeimbangkan antara kebutuhan diri sendiri dan tanggung jawab sosial. Prinsip ini selaras dengan ajaran Islam yang mendorong setiap Muslim untuk tidak hanya fokus pada diri sendiri tetapi juga peduli kepada sesama, baik tetangga, keluarga, maupun masyarakat luas. Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa yang menolong saudaranya, Allah akan menolongnya.” (HR.Muslim)
Dengan memahami semua keutamaan dan manfaat ini, Anda tidak perlu ragu untuk memulai infaq, meski dari penghasilan yang terbatas. Yang penting adalah memulai langkah kecil, membangun kebiasaan, dan meningkatkan kapasitas diri secara bertahap. Artikel ini akan memandu Anda dengan 7 langkah mudah mulai infaq rutin meski dengan gaji pas-pasan , sehingga Anda bisa menebar kebaikan, mendapatkan pahala, dan merasakan berkah hidup meski dengan keterbatasan finansial.
1. Memahami Keutamaan Infaq Menurut Al-Qur'an dan Hadits
Sebelum memulai infaq, penting memahami keutamaannya. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:
"Perumamaan orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki." (QS. Al-Baqarah : 261)
Rasulullah SAW juga bersabda:
“Sedekah itu memuaskan kemurkaan Allah dan menolak kematian yang buruk.” (HR. Tirmidzi)
Dengan memahami keutamaan ini, memberi infaq tidak lagi terasa memberatkan, bahkan meski gaji Anda terbatas.
2. Tentukan Persentase Kecil dari Gaji Anda

Bagi yang tempatnya pas-pasan, Anda tidak perlu langsung memberi besar. Mulailah dari persentase kecil, misalnya 2-5% dari gaji. Konsistensi lebih penting daripada jumlah. Misalnya, dari gaji Rp3 juta, sisihkan Rp60.000 hingga Rp150.000 untuk infaq setiap bulan.
Hal ini sesuai dengan hadits Rasulullah SAW:
“Setiap kebaikan adalah sedekah.” (HR. Bukhari & Muslim)
Sedikit tapi rutin akan lebih bermanfaat daripada besar namun tidak konsisten.
3. Gunakan Sistem Otomatisasi Keuangan
Teknologi dapat mempermudah langkah Anda. Banyak bank dan aplikasi finansial sekarang menyediakan fitur autodebet untuk infaq. Dengan ini, infaq rutin dapat dilakukan tanpa harus menunggu “sisa gaji”.
Langkah ini juga membantu Anda disiplin, sehingga tidak menguras seluruh gaji terlebih dahulu.
Teknologi saat ini dapat sangat mempermudah langkah Anda dalam membangun kebiasaan infaq rutin. Banyak bank dan aplikasi finansial kini menyediakan fitur autodebet atau transfer otomatis yang bisa dijadwalkan setiap bulan. Dengan memanfaatkan fitur ini, infaq rutin dapat dilakukan secara konsisten tanpa harus menunggu “sisa gaji” di akhir bulan—yang sering kali justru sudah habis untuk kebutuhan lain.
Melalui sistem autodebet, Anda dapat menentukan tanggal dan nominal infaq sesuai kemampuan. Idealnya, jadwalkan di awal setelah gaji masuk agar infaq menjadi prioritas, bukan sekadar pengeluaran tambahan. Prinsipnya sederhana: sisihkan dulu untuk kebaikan, baru gunakan sisanya untuk kebutuhan lainnya .
Langkah ini juga membantu Anda membangun disiplin finansial. Tanpa sistem otomatis, sering kali kita melakukan penipuan menggunakan seluruh gaji untuk kebutuhan konsumtif, lalu menunda niat berinfaq. Dengan autodebet, keputusan sudah dibuat sejak awal, sehingga Anda tidak perlu lagi bergantung pada mood atau kondisi keuangan di akhir bulan.
Selain itu, nominal infaq tidak harus besar. Keadilan konsistensi jauh lebih penting daripada kuantitas. Anda bisa memulai dari angka kecil yang realistis sesuai kondisi keuangan, lalu meningkatkannya secara bertahap ketika kondisi finansial membaik. Dengan cara ini, infaq tidak terasa memberatkan, tetapi menjadi kebiasaan yang ringan dan berkelanjutan.
Teknologi pada akhirnya bukan sekedar alat transaksi, namun juga sarana membentuk komitmen dan kedisiplinan dalam berbagi. Jika dimanfaatkan dengan bijak, fitur sederhana seperti autodebet dapat menjadi solusi praktis bagi siapa pun yang ingin memulai infaq rutin meski dengan gaji pas-pasan.
4. Mulai dengan Infaq untuk Keluarga dan Lingkungan Sekitar

Sebelum berinfaq ke lembaga besar, mulai dari yang dekat lebih mudah. Misalnya: membantu tetangga yang kesulitan, atau anak yatim di lingkungan sekitar. Rasulullah SAW memberi tekanan pada yang dekat:
“Sedekah terbaik adalah yang diberikan kepada keluarga.” (HR. Al-Bukhari)
Dengan demikian, Anda merasakan manfaat langsung dari infaq Anda, dan hati semakin terbuka untuk memberi lebih banyak.
5. Gabungkan dengan Amal Lain untuk Memperbanyak Pahala
Infaq bukan hanya soal uang. Bisa juga berupa barang, waktu, atau tenaga. Misalnya, menyumbangkan pakaian, membantu teman yang kesulitan, atau berpartisipasi dalam kegiatan sosial. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:
“Setiap kebaikan adalah sedekah, setiap langkah ke masjid adalah sedekah.” (HR. Bukhari & Muslim)
Bagi yang gajinya pas-pasan, amal non-uang bisa menjadi cara memulai rutinitas berinfaq.
6. Pilih Lembaga Infaq Terpercaya
Untuk mempermudah, pilih lembaga resmi yang transparan, misalnya BAZNAS. Lembaga ini akan menyebarkan infaq Anda secara profesional, sehingga manfaatnya tepat sasaran.
Berikut contoh lembaga yang bisa Anda pilih:
BAZNAS Kota Sukabumi - Bayar Infaq
Ini memastikan infaq rutin Anda tetap berjalan meskipun gaji terbatas. Selain itu, ada laporan pertanggungjawaban sehingga Anda bisa melihat efek dari setiap rupiah yang Anda infaqkan.
7. Evaluasi dan Peningkatan Secara Bertahap
Setelah beberapa bulan, evaluasi kemampuan Anda. Jika memungkinkan, tingkatkan persentase infaq sedikit demi sedikit. Bahkan kenaikan 1% dari gaji pun akan berdampak besar jika dilakukan secara konsisten.
Hal ini sejalan dengan prinsip dalam Islam: konsistensi lebih dicintai daripada jumlah besar yang dilakukan sesekali. Rasulullah SAW bersabda:
“Amal yang paling dicintai Allah adalah yang terus-menerus meski sedikit.” (HR. Bukhari & Muslim)
Tips Tambahan Agar Infaq Tidak Memberatkan
-
Pisahkan rekening khusus infaq – agar tidak tercampur dengan kebutuhan sehari-hari.
-
Gunakan catatan keuangan sederhana – untuk mengetahui pengeluaran dan potensi infaq.
-
Motivasi diri dengan kisah sukses sedekah – banyak cerita orang sederhana yang hidupnya ditekan karena terus-menerus berinfaq.
-
Berdoa sebelum memberi – niat yang ikhlas menambah pahala dan keberkahan rezeki.
Dengan memahami tujuh langkah ini, Anda bisa mulai berinfaq meski dengan gaji pas-pasan. Kuncinya adalah konsistensi, niat ikhlas, dan memanfaatkan sistem yang mempermudah. Jangan lupa, manfaat infaq tidak hanya bagi penerimanya tetapi juga membawa manfaat bagi pemberi informasi.
Langkah mudah mulai infaq rutin meski dengan gaji pas-pasan

Untuk membaca artikel lainnya terkait ramadhan klik link di bawah ini:
Langkah Mudah Memulai Infak dan Sedekah Rutin Meski dengan Gaji Pas-Pasan
https://baznaskotasukabumi.com/campaign/tunaikan-sedekah-rutin-seribu-sehari
Artikel Lainnya
7 Fakta Natural Penting: Apakah Menangis Bisa Membatalkan Puasa? Ini Jawaban Lengkap dan Dalilnya
Keutamaan dan Manfaat Sahur sebagai Ibadah Sunnah yang Bernilai Besar
Apakah Boleh Puasa Tanpa Sahur? 7 Jawaban Dahsyat Menurut Islam yang Menguatkan Iman
Tadarus Adalah Amalan Dahsyat Penuh Berkah: 7 Makna, Manfaat, dan Praktiknya dalam Islam
Keutamaan Sahur: 7 Hikmah Dahsyat yang Membuat Puasa Lebih Bernilai
8 Amalan Doa Bulan Ramadhan Paling Dahsyat dan Natural Agar Puasa Lebih Berkah, Mustajab, dan Penuh Keutamaan

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
