Berkenalan Dengan Zakat
08/09/2025 | Penulis: Yessi Ade Lia Putri
Berkenalan Dengan Zakat
Sebagai seorang muslim, tentu kita tidak asing dengan kata Zakat. Istilah itu bahkan sudah dikenalkan saat kecil kita menghafal rukun islam. Berada di urutan ke-tiga dalam rukun islam yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan muslim, sudah diperintahkan sejak kepemimpinan Rasulullah Saw, dan seringkali disebut dalam firman Allah bersamaan dengan shalat.
“Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku” (QS. Al Baqarah [2]: 43)
Tapi sudahkah kita mengenal apa itu zakat ? seberapa penting zakat ? apa keutamannya ? mengapa perlu kita mengeluarkan zakat ? atau bahkan kita sendiri tidak tahu apa arti kata zakat ?
Mari kita berkenalan dengan zakat, dimulai dari arti kata zakat itu sendiri. Zakat berasal dari bentuk kata "zaka" yang berarti suci, baik, berkah, tumbuh, dan berkembang. Dinamakan zakat, karena di dalamnya terkandung harapan untuk memperoleh berkah, membersihkan jiwa dan memupuknya dengan berbagai kebaikan (Fikih Sunnah, Sayyid Sabiq: 5)
Makna tumbuh dalam arti zakat menunjukkan bahwa mengeluarkan zakat sebagai sebab adanya pertumbuhan dan perkembangan harta, pelaksanaan zakat itu mengakibatkan pahala menjadi banyak. Sedangkan makna suci menunjukkan bahwa zakat adalah mensucikan jiwa dari kejelekan, kebatilan dan pensuci dari dosa-dosa.
Menurut istilah, dalam Kitab Al-Hawi, Al-Mawardi mendefinisikan pengertian zakat dengan nama pengambilan tertentu, dari harta yang tertentu, menurut sifat-sifat tertentu, dan untuk diberikan kepada golongan tertentu.
Sementara menurut Peraturan Menteri Agama No 52 Tahun 2014, Zakat adalah harta yang wajib dikeluarkan oleh seorang muslim atau badan usaha yang dimiliki oleh orang Islam untuk diberikan kepada yang berhak menerimanya sesuai dengan syariat Islam.
Maka bisa kita maknai, jika zakat adalah harta yang wajib dikeluarkan untuk memperoleh berkah atas rezeki yang telah Allah beri dan sebagai sarana membersihkan harta demi kebaikan jiwa kita pribadi. Perintah membayar zakat sudah dilakukan sejak kepemimpinan Rasulullah Saw untuk membantu meningkatkan perekonomian umat.
Jadi, selain untuk menunaikan kewajiban pemilik harta dan membersihkannya, zakat juga memiliki dimensi sosial karena hasil zakat akan diberikan kepada yang berhak untuk membantu perekonomian umat. Manfaat yang dirasakan tidak hanya didapatkan oleh pemilik harta yang berzakat melainkan juga bisa dirasakan oleh penerima zakat
Masya Allah ya sahabat betapa banyak manfaat yang bisa dirasakan karena zakat. Semoga Allah selalu mampukan kita untuk menunaikan zakat.
Mari berbagi kebahagian dengan berzakat di BAZNAS Kota Sukabumi
Artikel Lainnya
Mungkin Bencana Bukan Hanya Tentang Apa yang Terjadi, tetapi Tentang Apa yang Harus Kita Sadari
7 Pelajaran Berharga tentang Harta, Waktu, dan Kehidupan
Apa Arti Rezeki Jika Tak Pernah Berbagi? BAZNAS Mengajak Kita Merenung
Agama Mengajarkan Ibadah, Tapi Mengapa Kita Masih Harus Belajar Menjadi Manusia?
Ketika Biaya Berobat Jadi Beban, Zakat BAZNAS Hadir Membawa Harapan
5 Realitas Pahit di Balik Kemiskinan: Mengapa Peran BAZNAS Semakin Penting?
5 Tanda Penting untuk Membedakan Musibah dan Azab dalam Islam
7 Keajaiban Zakat BAZNAS yang Mengubah Kepedulian Menjadi Keberkahan
Saat Kesulitan Datang, Sejauh Mana Kepedulian Kita? BAZNAS Menjawab dengan Aksi
7 Pesan Islam tentang Berbagi yang Menguatkan Hati
3 Sikap Mulia yang Rasulullah Ajarkan Saat Melihat Musibah Orang Lain
Ketika Harta Menjadi Ujian: Sudahkah Kita Menunaikan Zakat?
Berapa Banyak Harta yang Sanggup Kita Pertanggungjawabkan?
Bolehkah Kita Memilih Siapa yang Layak Dibantu?
5 Alasan Mengapa Bantuan Saja Tidak Cukup untuk Mengatasi Kemiskinan

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Sukabumi.
Lihat Daftar Rekening →