Jarang Dibahas! Ini 5 Jenis Kifarat dalam Islam yang Perlu Diketahui
05/03/2026 | Penulis: BAZNAS
jenis kifarat dalam islam
Pernahkah kalian melakukan kesalahan tanpa sengaja atau karena khilaf yang ternyata konsekuensinya serius dalam Islam? Kita semua manusia biasa, pasti tidak luput dari salah. Alhamdulilah, Allah SWT Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Pintu tobat selalu terbuka bagi hamba-Nya.
Dalam fiqih Islam, selain bertobat secara lisan dan berjanji tidak mengulangi, ada mekanisme khusus yang harus ditunaikan untuk menebus kesalahan-kesalahan tertentu. Mekanisme inilah yang disebut dengan Kifarat. Namun, sayangnya pembahasan mengenai jenis-jenis kifarat masih jarang dipahami secara mendalam oleh masyarakat awam.
Nah, artikel ini akan mengupas tuntas apa itu kifarat dan apa saja jenis-jenisnya yang perlu kita ketahui agar ibadah kita semakin sempurna. Yuk, simak penjelasannya sampai habis!
Apa Itu Kifarat?
Secara bahasa, kifarat (kafarat) berasal dari kata kafara, yang berarti menutupi atau menyembunyikan. Secara istilah, kifarat adalah denda atau tebusan yang wajib dibayarkan oleh seorang Muslim karena telah melakukan pelanggaran syariat tertentu.
Tujuannya bukan sekadar menghukum, melainkan sebagai bentuk pertobatan yang nyata untuk menutupi dosa yang timbul dari pelanggaran tersebut dan mengharapkan rida Allah SWT. Pembayaran kifarat adalah kewajiban yang harus segera ditunaikan setelah pelanggaran terjadi.
Tanpa perlu berlama-lama, berikut ini adalah 5 jenis kifarat dalam Islam yang wajib kita pelajari.
1. Kifarat Berhubungan Suami-Istri di Siang Hari Bulan Ramadhan

Ini adalah salah satu jenis kifarat yang paling berat. Jika sepasang suami-istri yang berpuasa melakukan hubungan seksual secara sadar di siang hari bulan Ramadhan, puasa mereka batal dan mereka wajib menunaikan kifarat.
Dalil mengenai hal ini sangat jelas dalam hadits riwayat Abu Hurairah RA:
"Ada seorang pria datang kepada Nabi SAW, lalu berkata, 'Celaka aku, wahai Rasulullah!' Beliau bertanya, 'Apa yang membuatmu celaka?' Ia menjawab, 'Aku telah menyetubuhi istriku pada siang hari di bulan Ramadhan.'..." (HR. Bukhari dan Muslim).
Tebusannya (Secara Berurutan): Jika melakukan pelanggaran ini, tebusannya harus dilakukan sesuai urutan prioritas:
-
Memerdekakan seorang budak muslim (yang hampir tidak mungkin dilakukan zaman sekarang).
-
Jika tidak mampu, wajib berpuasa selama dua bulan berturut-turut.
-
Jika masih tidak mampu (karena alasan syar'i seperti sakit tua), wajib memberi makan 60 orang miskin, masing-masing setengah sha' (sekitar 1,5 kg) makanan pokok.
2. Kifarat Melanggar Sumpah (Yamin)

Sumpah atas nama Allah (misalnya, "Demi Allah, aku tidak akan...") adalah hal yang sakral. Jika seseorang bersumpah untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu, lalu ia melanggar sumpah tersebut, ia wajib membayar kifarat.
Hal ini didasarkan pada firman Allah SWT dalam Al-Qur'an:
"Allah tidak menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpahmu yang tidak disengaja (untuk bersumpah), tetapi Dia menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpah yang kamu sengaja, maka kifaratnya (denda melanggar sumpah) ialah memberi makan sepuluh orang miskin, yaitu dari makanan yang biasa kamu berikan kepada keluargamu, atau memberi pakaian kepada mereka, atau memerdekakan seorang hamba sahaya. Barangsiapa tidak mampu melakukannya, maka kifaratnya berpuasa tiga hari..." (QS. Al-Ma'idah: 89).
Tebusannya (Boleh Memilih di Antara 3 Opsi Pertama):
-
Memberi makan 10 orang miskin dengan makanan yang layak.
-
Memberi pakaian kepada 10 orang miskin.
-
Memerdekakan seorang budak.
-
Jika tidak mampu melakukan satu pun dari ketiga pilihan di atas, maka wajib berpuasa selama tiga hari.
3. Kifarat Karena Pembunuhan Tidak Sengaja

Hawa nafsu terkadang menguasai manusia hingga terjadi pembunuhan. Jika pembunuhan itu terjadi karena ketidaksengajaan (tersalah), atau "semi-sengaja," maka pembunuhnya wajib membayar denda (diyat) kepada keluarga korban dan juga membayar kifarat kepada Allah.
Konsep ini dijelaskan dalam Al-Qur'an:
"Dan tidak layak bagi seorang mukmin membunuh seorang mukmin (yang lain), kecuali karena tersalah (tidak sengaja). Barangsiapa membunuh seorang mukmin karena tersalah, (hendaklah) ia memerdekakan seorang hamba sahaya yang beriman serta (membayar) diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh) itu..." (QS. An-Nisa: 92).
Tebusannya (Secara Berurutan):
-
Memerdekakan budak muslim yang beriman.
-
Jika tidak mampu (ini opsi paling relevan hari ini), wajib berpuasa selama dua bulan berturut-turut tanpa putus.
4. Kifarat Dzihar

Dzihar adalah perkataan seorang suami kepada istrinya yang menyamakannya dengan punggung ibunya, dengan niat untuk mengharamkan istrinya (menolak menggauli). Contohnya: "Engkau bagiku seperti punggung ibuku."
Perbuatan ini dilarang keras dalam Islam dan memerlukan tebusan kifarat sebelum suami diperbolehkan kembali mendekati istrinya.
Allah SWT berfirman:
"Dan orang-orang yang mendzihar isteri-isteri mereka, kemudian mereka hendak menarik kembali apa yang mereka ucapkan, maka (wajib atasnya) memerdekakan seorang hamba sahaya sebelum kedua suami isteri itu bercampur..." (QS. Al-Mujadilah: 3).
Tebusannya (Secara Berurutan, Sama dengan Kifarat Ramadhan):
-
Memerdekakan budak.
-
Jika tidak mampu, berpuasa dua bulan berturut-turut.
-
Jika tidak mampu lagi, memberi makan 60 orang miskin.
5. Kifarat Karena Melanggar Larangan Ihram (Dam)

Jenis kifarat yang satu ini khusus bagi mereka yang sedang menunaikan ibadah Haji atau Umrah. Jika seorang jamaah melanggar larangan-larangan ihram, seperti mencukur rambut, memotong kuku, memakai wewangian (bagi pria), atau membunuh binatang buruan di tanah haram, mereka wajib membayar denda yang disebut Dam (darah/kifarat).
Allah SWT berfirman mengenai larangan mencukur rambut saat ihram:
"...Dan janganlah kamu mencukur kepalamu, sebelum kurban sampai di tempat penyembelihannya. Jika ada di antaramu yang sakit atau ada gangguan di kepalanya (lalu ia bercukur), maka wajiblah atasnya berfidyah, yaitu: berpuasa atau bersedekah atau berkurban." (QS. Al-Baqarah: 196).
Tebusannya (Boleh Memilih, Menyesuaikan Pelanggarannya): Secara umum, dendanya berupa:
-
Menyembelih seekor kambing di Tanah Haram dan membagikan dagingnya kepada fakir miskin di sana.
-
Atau memberi makan sejumlah orang miskin (biasanya 6 orang miskin).
-
Atau berpuasa (biasanya 3 hari).
(Detail denda dam berbeda-beda tergantung jenis pelanggarannya yang spesifik, ada yang setara dengan kurban unta, sapi, atau kambing).
Kesimpulan
Sahabat, mengetahui jenis-jenis kifarat adalah bagian dari tanggung jawab kita sebagai Muslim yang ingin menjaga kualitas agamanya. Kifarat mengajarkan kita untuk tidak meremehkan hukum Allah dan selalu waspada terhadap tindakan kita. Kifarat adalah jalan keluar yang penuh rahmat agar kita kembali bersih di hadapan Allah SWT.
Ingatlah, penyesalan sejati harus dibuktikan dengan tindakan nyata untuk menebus kesalahan sesuai syariat.
Sahabat, dalam beberapa jenis kifarat di atas, terdapat pilihan untuk memberi makan orang miskin. Memberi makan dan menyantuni sesama adalah salah satu amalan paling mulia yang sangat ditekankan dalam Islam.
Jika saat ini Sahabat diberi kelaparan harta dan keluasan rizeki, ayo ketuk pintu hati kita. Jangan biarkan dosa-dosa kita menumpuk tanpa tebusan yang sah. Meskipun Sahabat tidak sedang menunaikan kifarat, bersedekah dan berinfaq adalah jalan terbaik untuk menghapus dosa, menolak bala, dan mendatangkan keberkahan.
Ayo Salurkan Infaq Anda Melalui BAZNAS Kota Sukabumi!
Baznas Kota Sukabumi adalah lembaga amil zakat resmi yang terpercaya dalam menyalurkan bantuan kepada yang berhak menerima. Dengan berinfaq melalui BAZNAS Kota Sukabumi, Sahabat telah berkontribusi nyata untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan di Sukabumi.
Mari manfaatkan kesempatan ini untuk berbuat baik. Salurkan infaq terbaik Anda hari ini.
Untuk membaca artikel lainnya terkait ramadhan klik link di bawah ini:
Artikel Lainnya
Banyak yang mengaku hidupnya berubah sejak rutin sedekah Subuh-mitos atau fakta?
Menguatkan Sesama! Beragam Cara Sedekah yang Bisa Dilakukan Saat Bencana Melanda
Pahala Sedekah Terancam Hilang, Waspada! 5 Niat Tersembunyi yang Bisa Menghapusnya
Keajaiban Luar Biasa Malam Lailatul Qadar yang Jarang Sekali Dibahas, 10 Fakta Mengejutkan, Subhanallah!
Kenapa Banyak Orang Kehilangan Makna Hidup? 5 Jawaban dari Islam
Rezeki Terhambat? Temukan Keutamaan Zakat yang Ampuh Membuka Pintu Rezeki dan Keberkahan Hidup

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS

