WhatsApp Icon

Keuntungan Puasa di Bulan Ramadhan yang Membuat Surga Merindukan Orang Beriman

23/02/2026  |  Penulis: BAZNAS

Bagikan:URL telah tercopy
Keuntungan Puasa di Bulan Ramadhan yang Membuat Surga Merindukan Orang Beriman

Keuntungan Puasa di Bulan Ramadhan yang Membuat Surga Merindukan Orang Beriman

Manfaat puasa di bulan Ramadhan bukan hanya berkaitan dengan menahan lapar dan dahaga, namun merupakan ibadah agung yang mengandung nilai-nilai spiritual, sosial, dan moral yang sangat tinggi. Ramadhan adalah bulan jiwa pendidikan, tempat seorang muslim melatih ketakwaan dan keikhlasan agar layak mendapatkan rahmat dan ampunan Allah SWT. Bahkan dalam banyak keterangan hadits, puasa menjadi sebab terbukanya pintu surga dan tertutupnya pintu neraka.

Puasa sebagai Ibadah Istimewa yang Pahalanya Tak Terbatas

Salah satu keuntungan puasa di bulan Ramadhan adalah keistimewaan pahalanya yang tidak disamakan dengan ibadah lain. Rasulullah ? bersabda:

“Setiap amal anak Adam dilipatgandakan sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat, kecuali puasa. Puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits ini menunjukkan bahwa puasa memiliki kedudukan khusus di sisi Allah. Balasan puasa tidak dibatasi angka, menandakan besarnya ganjaran hingga surga menjadi balasan yang sangat layak.

Puasa Menjadi Sebab Ampunan Dosa-Dosa Masa Lalu

Manusia tidak pernah luput dari kesalahan. Oleh karena itu, Allah menghadirkan Ramadhan sebagai bulan penghapus dosa. Rasulullah ? bersabda:

“Barang siapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Inilah keuntungan puasa di bulan Ramadhan yang sangat dirindukan setiap hamba, yaitu kesempatan memulai hidup dengan hati yang bersih dan jiwa yang tenang.

Puasa Melatih Keikhlasan dan Kesabaran

Puasa merupakan ibadah yang paling tersembunyi. Tidak ada yang tahu seseorang berpuasa kecuali dirinya dan Allah. Hal ini melatih keikhlasan sejati. Selain itu, puasa juga mendidik kesabaran dalam menghadapi lapar, emosi, dan hawa nafsu.

Allah SWT menegaskan:

“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.”
(QS. Az-Zumar : 10)

Kesabaran inilah yang menjadi ciri utama calon penghuni surga.

Puasa Meningkatkan Kepedulian Sosial dan Kasih Sayang

Keuntungan puasa di bulan Ramadhan tidak hanya bersifat pribadi, tetapi juga sosial. Rasa lapar yang dirasakan setiap hari menumbuhkan empati kepada fakir miskin dan kaum dhuafa. Dari situ muncul dorongan kuat untuk berbagi, bersedekah, dan berinfaq.

Rasulullah ? dikenal sebagai pribadi paling dermawan, dan kedermawanannya semakin meningkat di bulan Ramadhan (HR. Bukhari). Ini menjadi teladan bahwa puasa seharusnya melahirkan kepedulian nyata kepada sesama.

Puasa sebagai Pelindung dari Api Neraka

Rasulullah ? bersabda:

“Puasa adalah perisai.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Perisai berarti pelindung. Keuntungan puasa di bulan Ramadhan adalah menjadi benteng dari api neraka dan perbuatan yang mengantarkannya. Jika neraka dijauhkan, maka surga menjadi semakin dekat.

Puasa dan Pintu Khusus di Surga

Dalam hadits sahih disebutkan bahwa di surga terdapat pintu khusus bagi orang-orang yang berpuasa. Ini menunjukkan betapa mulianya kedudukan puasa di sisi Allah. Surga ibarat “merindukan” hamba-hamba yang menjaga puasanya dengan iman dan keikhlasan.

Puasa Menjadi Sarana Tazkiyatun Nafs (Penyucian Jiwa)

Salah satu keuntungan puasa di bulan Ramadhan yang sering luput disadari terkandung dalam tazkiyatun nafs , yaitu proses penyucian jiwa dari sifat-sifat tercela. Selama berpuasa, seorang muslim dilatih untuk menahan amarah, menjaga lisan, serta mengendalikan hawa nafsu yang biasanya sulit dikendalikan dalam kehidupan sehari-hari.

Rasulullah ? mengingatkan:

“Barang siapa tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan keji, maka Allah tidak membutuhkan ia meninggalkan makan dan minumnya.”
(HR. Bukhari)

Hadits ini menegaskan bahwa puasa sejati bukan sekedar ritual fisik, melainkan latihan spiritual yang membersihkan hati. Jiwa yang bersih inilah yang dicintai Allah dan layak mendapatkan tempat mulia di surga.

Puasa Menguatkan Hubungan Hamba dengan Allah SWT

Keuntungan puasa di bulan Ramadhan berikutnya adalah meningkatnya kualitas hubungan seorang hamba dengan Rabb-nya. Intensitas ibadah seperti shalat malam, tilawah Al-Qur'an, doa, dan dzikir meningkat secara signifikan di bulan Ramadhan. Puasa menjadikan hati lebih lembut dan mudah disentuh oleh ayat-ayat Allah.

Allah SWT menegaskan:

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat.”
(QS. Al-Baqarah: 186)

Ayat ini turun di tengah pembahasan tentang puasa, menunjukkan bahwa Ramadhan adalah momen kedekatan spiritual yang luar biasa. Kedekatan inilah yang membuat surga seolah menanti orang-orang yang bersungguh-sungguh menjalani puasa dengan penuh keimanan.

Puasa Membentuk Pribadi yang Disiplin dan Bertanggung Jawab

Puasa melatih kedisiplinan waktu, mulai dari sahur, menahan diri sepanjang hari, hingga berbuka pada waktu yang ditentukan. Disiplin ini tidak hanya bermanfaat secara spiritual, tetapi juga membentuk karakter yang kuat dalam kehidupan sosial dan profesional.

Keuntungan puasa di bulan Ramadhan ini sejalan dengan nilai Islam yang tekanan amanah dan tanggung jawab. Seorang yang terbiasa disiplin dalam beribadah akan lebih mudah menjaga komitmen dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai orang tua, pendidik, maupun anggota masyarakat.

Puasa Menumbuhkan Rasa Syukur atas Nikmat Allah

Ketika berpuasa, seseorang baru menyadari betapa berharganya kenikmatan makan, minum, dan kesehatan yang selama ini sering diabaikan. Rasa lapar menjadi sarana refleksi agar manusia tidak kufur terhadap nikmat Allah SWT.

Allah SWT menegaskan:

“Jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu.”
(QS. Ibrahim: 7)

Dengan berpuasa, rasa syukur tumbuh lebih dalam, dan syukur adalah karena nikmat tambahannya, baik di dunia maupun di akhirat.

Puasa dan Kepedulian terhadap Umat yang Membutuhkan

Keuntungan puasa di bulan Ramadhan juga tampak jelas dalam meningkatnya semangat berbagi. Puasa mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati bukan hanya saat berbuka, tetapi ketika mampu meringankan beban orang lain. Oleh karena itu, Ramadhan selalu diidentikkan dengan infaq, sedekah, dan zakat.

Rasulullah ? bersabda:

“Sedekah tidak akan mengurangi harta.”
(HR. Muslim)

Justru dengan berbagi, keberkahan hidup semakin bertambah, dan pahala puasa menjadi lebih sempurna.

mari jadikan Ramadhan ini lebih bermakna dengan tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga memperluas kepedulian.
Infaq yang ditunaikan dengan ikhlas akan menjadi saksi kebaikan di hadapan Allah SWT.

Puasa yang sempurna adalah puasa yang melahirkan kepedulian. Mari jadikan Ramadhan ini lebih bermakna dengan menunaikan infaq melalui BAZNAS Kota Sukabumi

untuk melihat artikel lainnya klik link di bawah ini :

Keuntungan Puasa di Bulan Ramadhan, bisa dirindukan Surga

https://baznaskotasukabumi.com/keuntungan-puasa-di-bulan-ramadhan/

Bagikan:URL telah tercopy
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat