Mengenal Perilaku Syirik yang Tersembunyi
06/11/2025 | Penulis: Yessi Ade Lia Putri
Jaga iman, hindari syirik tersembunyi.
Syirik secara bahasa berasal dari bahasa Arab syirakaa - syiraka - syaraka yang berarti berserikat atau bersekutu. Sementara Syirik secara istiah bermakna menjadikan sesuatu kepada selain Allah sebagai Tuhan untuk disembah dan ditaati.
Syirik merupakan bentuk dosa paling besar yang dilakukan umat muslim. Sehingga Allah tidak akan mengampuni siapa pun yang melakukan perbuatan dosa ini. Hal tersebut sebagaimana termaktub dalam firman-Nya
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” (QS. An-Nisa : 48)
Secara umum Syirik dikategorikan kepada dua macam, yakni syirik besar (akbar) dan syirik tersembunyi (khafiy). Pelaku syirik besar tidak mendapatkan ampunan dari Allah kecuali dengan bertaubat sebelum datangnya kematian. Sementara ampunan bagi pelaku syirik tersembunyi berada sesuai pada kehendak yang Allah berikan.
Sahabat, bentuk perilaku syirik kecil pada zaman sekarang beraneka ragamnya. Dan tidak dapat dipungkiri bahwa perilaku syirik kecil di lingkungan masyarakat masih mengalami perkembangan. Oleh karenanya, kita harus mawas diri dari segala bentuk kemunkaran ini.
Lalu bagaimana saja bentuk syirik tersembunyi ini?
1. Ta’tsir
Pemahaman ta’tsir menjadikan isyarat-isyarat benda angkasa sebagai pegangan dalam meramalkan hal-hal ghaib, seperti rezeki, nasib dan jodoh. Hal-hal ghaib pada hakikatnya merupakan urusan perogratif Allah swt dan tiada seorang pun dari makhluk-Nya yang dapat mengetahui.
Di lingkungan masyarakat, acapkali kita menemukan orang-orang yang menaruh kepercayaan pada nama-nama bintang serta menjadikannya pegangan dalam meramal berbagai hal. Kita mengenal hal ini dengan istilah zodiac.
2. Tama’im
Istilah tama’im berarti sesuatu yang dikalungkan di leher atau di bagian tubuh seseorang dengan harapan mendatangkan manfaat atau menolak mudharat. Dalam istilah kita tama’im biasa disebut juga dengan jimat.
Dalam salah satu hadits, Rasulullah saw menegaskan bahwa perilaku tama’im merupakan perilaku syirik
“Sesungguhnya jampi, jimat dan pelet adalah syirik” (HR. Ibnu Majah)
3. Thiyarah
Istilah thiyarah berarti sekumpulan kepercayaan yang bekembang di lingkungan masyarakat dengan menjadikan kejadian tertentu sebagai penentu nasib. Contoh keyakinan seperti ini ketika rumah didatangani kupu-kupu maka itu pertanda datangnya tamu
Rasulullah saw bersabda
“Thiyarah itu syirik, thiyarah itu syirik, thiyarah itu syirik” (HR. Abu Daud)
Sahabat, dengan atau tanpa kita sadari segala bentuk syirik diatas masih berkembang di lingkungan masyarakat, baik itu masyarakat tradisional atau modern sekalipun.
Semoga Allah swt senantiasa jagakan kita semua dari segala bentuk kemunkaran yang dapat menjauhkan diri dari-Nya.
Artikel Lainnya
Allah Mencintai Hamba yang Ringan Tangan Membantu Sesama
Bukan Tanpa Alasan, Setiap Ujian Datang Membawa Pelajaran Iman
Glow Up Sesungguhnya Dimulai dari Akhlak, Bukan Penampilan
Mengapa Hidup Terasa Kurang? Mungkin Kita Lupa Bersyukur
Harta Terbaik Adalah yang Memberi Manfaat bagi Sesama
Kenapa Hati Masih Gelisah Padahal Semua Terlihat Baik-Baik Saja?
Kenapa Banyak Orang Sukses Tetap Menjaga Salat Tahajud? Ternyata Ini Rahasianya
Indahnya Memaafkan: Menjernihkan Hati dari Rasa Dengki
Mengapa Salat Menjadi Penentu Amal di Hari Kiamat?
Ketika Dunia Tidak Sesuai Harapan, Iman Menjadi Penyelamat
Tawakal Bukan Pasrah, Ini Makna yang Sering Disalah pahami
Jangan Sampai Ibadahmu Hanya Menjadi Rutinitas: Saatnya Menghidupkan Kembali Makna Ibadah
Saat Dunia Terasa Berat, Jangan Lepaskan Pegangan pada Allah
Apa yang Hilang Saat Kita Menunda-Nunda Salat?
Mengenal Bentuk-Bentuk Ubudiyah dalam Islam yang Wajib Dipahami Setiap Muslim

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Sukabumi.
Lihat Daftar Rekening →