Sholat Taubat: Tata Cara dan Bacaannya
16/09/2025 | Penulis: Yessi Ade Lia Putri
Sholat taubat, langkah kecil menuju ampunan besar Allah SWT
Sholat taubat bisa dikerjakan tanpa terbatas waktu tertentu, boleh siang maupun malam. Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, “Demikian pula shalat taubat (termasuk shalat yang memiliki sebab dan harus segera dilakukan, sehingga boleh dilakukan meskipun waktu terlarang untuk shalat[6]). Jika seseorang berbuat dosa, maka taubatnya itu wajib, yaitu wajib segera dilakukan. Dan disunnahkan baginya untuk melaksanakan shalat taubat sebanyak dua raka’at. Lalu ia bertaubat sebagaimana keterangan dalam hadits Abu Bakr Ash Shiddiq.”.
Jadi, sholat taubat berapa rakaat? Dari keterangan yang sama di atas dijelaskan juga bahwa sholat taubat sebanyak dua rakaat. Kita dapat mengawalinya dengan bacaan niat sholat taubat 2 rakaat, yakni “Ushalli sunnatat taubati rak'ataini lillahi taala”.
Selanjutnya, berikut tata cara sholat taubat sesuai tuntunan Rasulullah saw.
1. Melakukan Takbiratul Ihram
Setelah membaca niat sholat taubat 2 rakaat, lakukan takbiratul ihram dengan mengangkat kedua tangan, sebagai tanda memulai sholat. Ini adalah bagian awal dari sholat, di mana seseorang mulai masuk ke dalam ibadah kepada Allah.
2. Membaca Doa Iftitah, Surat Al-Fatihah, dan Surat Pendek
Di rakaat pertama, setelah takbiratul ihram, kita membaca doa iftitah untuk memuji Allah, diikuti dengan Surat Al-Fatihah, dan kemudian membaca surat pendek pilihan. Membaca Al-Fatihah adalah rukun dalam setiap rakaat sholat yang tidak boleh ditinggalkan.
3. Rukuk, Iktidal, Sujud, dan Duduk di Antara Dua Sujud
Setelah membaca surat pendek, lakukan rukuk dengan tenang, kemudian iktidal (berdiri kembali setelah rukuk), sujud pertama, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua. Gerakan ini menunjukkan ketundukan penuh kepada Allah dan mengakui kelemahan diri di hadapan-Nya.
4. Bangkit untuk Rakaat Kedua dan Ulangi Seperti Rakaat Pertama
Setelah menyelesaikan rakaat pertama, bangkit untuk melanjutkan rakaat kedua. Di rakaat kedua, ulangi langkah-langkah yang sama seperti rakaat pertama, yakni membaca Surat Al-Fatihah, surat pendek, rukuk, iktidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua.
5. Tasyahud Akhir dan Salam
Di akhir rakaat kedua, duduk untuk tasyahud akhir, lalu mengucapkan salam sebagai penutup sholat. Dengan salam, sholat dianggap selesai, dan kita telah menjalankan ibadah dengan penuh kepasrahan dan pengharapan akan ampunan Allah.
6. Berdoa dan Memperbanyak Istigfar
Setelah salam, dianjurkan untuk memperbanyak istigfar, seperti membaca Astaghfirullahal 'azhim atau doa lainnya. Perbanyak doa memohon ampunan kepada Allah dengan tulus. Istigfar menunjukkan kesungguhan seseorang dalam meminta maaf atas dosa-dosa, seraya berharap Allah menerima taubatnya.
Artikel Lainnya
5 Realitas Pahit di Balik Kemiskinan: Mengapa Peran BAZNAS Semakin Penting?
Mengapa Allah Menjanjikan Balasan bagi Harta yang Kita Keluarkan?
5 Alasan Mengapa Bantuan Saja Tidak Cukup untuk Mengatasi Kemiskinan
Apa Bedanya Orang Hemat dengan Orang Kikir?
Berapa Banyak Harta yang Sanggup Kita Pertanggungjawabkan?
5 Tanda Penting untuk Membedakan Musibah dan Azab dalam Islam
7 Pesan Islam tentang Berbagi yang Menguatkan Hati
Mengapa Kita Selalu Merasa Kurang Setelah Melihat Hidup Orang Lain?
Apa Arti Rezeki Jika Tak Pernah Berbagi? BAZNAS Mengajak Kita Merenung
Ketika Harta Menjadi Ujian: Sudahkah Kita Menunaikan Zakat?
Ketika Biaya Berobat Jadi Beban, Zakat BAZNAS Hadir Membawa Harapan
3 Sikap Mulia yang Rasulullah Ajarkan Saat Melihat Musibah Orang Lain
Agama Mengajarkan Ibadah, Tapi Mengapa Kita Masih Harus Belajar Menjadi Manusia?
Mungkin Bencana Bukan Hanya Tentang Apa yang Terjadi, tetapi Tentang Apa yang Harus Kita Sadari
7 Keajaiban Zakat BAZNAS yang Mengubah Kepedulian Menjadi Keberkahan

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Sukabumi.
Lihat Daftar Rekening →