WhatsApp Icon
Jangan Abaikan Khusyuk, Karena Inilah Ruh Salat

Salat merupakan ibadah yang menjadi tiang agama dan pembeda antara seorang Muslim dengan kekafiran. Namun, tidak sedikit orang yang melaksanakan salat hanya sebagai rutinitas harian tanpa menghadirkan hati di hadapan Allah SWT. Gerakan dilakukan dengan benar, bacaan dilafalkan dengan fasih, tetapi pikiran justru melayang ke urusan dunia. Inilah sebabnya mengapa khusyuk menjadi ruh salat yang tidak boleh diabaikan.

Tanpa khusyuk, salat hanya menjadi rangkaian gerakan fisik. Sebaliknya, dengan khusyuk, salat menjadi sarana komunikasi yang penuh makna antara seorang hamba dengan Rabb-nya. Oleh karena itu, setiap Muslim perlu memahami pentingnya menjaga kekhusyukan agar salat benar-benar memberikan dampak positif bagi kehidupan.

Apa Itu Khusyuk dalam Salat?

Khusyuk adalah keadaan hati yang penuh ketundukan, rasa takut, harap, dan pengagungan kepada Allah SWT saat melaksanakan salat. Khusyuk membuat seseorang fokus pada ibadah yang sedang dikerjakannya serta menjauhkan diri dari gangguan pikiran yang tidak bermanfaat.

Allah SWT berfirman:

“Sungguh beruntung orang-orang yang beriman, yaitu orang-orang yang khusyuk dalam salatnya.”

(QS. Al-Mu’minun: 1-2)

Ayat ini menunjukkan bahwa salah satu ciri utama orang beriman yang beruntung adalah mereka yang menjaga kekhusyukan dalam salatnya.

Mengapa Khusyuk Disebut Ruh Salat?

Salat Tanpa Khusyuk Kehilangan Maknanya

Jangan Abaikan Khusyuk, Karena Inilah Ruh Salat  

Tujuan utama salat bukan hanya menggugurkan kewajiban, tetapi juga mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ketika hati tidak hadir, maka hikmah dan pengaruh salat dalam kehidupan sehari-hari menjadi berkurang.

Rasulullah bersabda:

“Sesungguhnya seseorang selesai dari salatnya, namun tidak dicatat baginya kecuali sepersepuluh, sepersembilan, seperdelapan, sepertujuh, seperenam, seperlima, seperempat, sepertiga, atau setengah dari salatnya.”

(HR. Abu Dawud)

Hadits ini menunjukkan bahwa kualitas salat sangat dipengaruhi oleh tingkat kekhusyukan seseorang.

Khusyuk Membawa Ketenangan Jiwa

Di tengah kesibukan dan tekanan hidup modern, salat yang khusyuk menjadi tempat terbaik untuk menenangkan hati. Saat seseorang benar-benar menghadapkan diri kepada Allah SWT, ia akan merasakan ketenangan yang sulit ditemukan di tempat lain.

Tanda-Tanda Salat yang Khusyuk

Hati Fokus kepada Allah SWT

Orang yang khusyuk menyadari bahwa dirinya sedang berdiri di hadapan Allah SWT. Kesadaran ini membuatnya lebih tenang dan tidak tergesa-gesa dalam melaksanakan salat.

Memahami Bacaan Salat

Ketika memahami arti bacaan yang diucapkan, hati akan lebih mudah tersentuh dan meresapi makna setiap doa serta ayat yang dibaca.

Menjaga Gerakan dengan Tenang

Salat yang khusyuk tidak dilakukan dengan tergesa-gesa. Setiap rukuk, sujud, dan duduk dilakukan dengan tuma'ninah serta penuh penghayatan.

Cara Meningkatkan Khusyuk dalam Salat

Persiapkan Diri Sebelum Salat

Datang lebih awal ke masjid atau menenangkan diri sebelum takbiratul ihram dapat membantu mengurangi gangguan pikiran.

Pahami Makna Bacaan

Luangkan waktu untuk mempelajari arti bacaan salat. Semakin memahami maknanya, semakin mudah hati menghadirkan kekhusyukan.

Jauhkan Gangguan

Matikan atau senyapkan ponsel, pilih tempat yang tenang, dan hindari hal-hal yang dapat mengalihkan perhatian saat salat.

Perbanyak Doa dan Istighfar

Memohon pertolongan kepada Allah SWT agar diberikan hati yang khusyuk merupakan salah satu ikhtiar terbaik. Karena pada hakikatnya, kekhusyukan adalah karunia yang diberikan oleh Allah kepada hamba-Nya yang bersungguh-sungguh mencarinya.

Khusyuk yang Melahirkan Kepedulian

Salat yang khusyuk tidak hanya berdampak pada hubungan seorang hamba dengan Allah SWT, tetapi juga memengaruhi sikapnya terhadap sesama manusia. Orang yang benar-benar memahami makna salat akan lebih mudah bersyukur, lebih rendah hati, dan lebih peduli terhadap mereka yang membutuhkan.

Allah SWT berfirman:

“Dirikanlah salat dan tunaikanlah zakat.”

(QS. Al-Baqarah: 43)

Ayat ini menunjukkan bahwa salat dan kepedulian sosial melalui zakat memiliki hubungan yang erat. Ibadah yang baik akan melahirkan kepedulian yang nyata kepada sesama.

Jadikan Salat sebagai Jalan Menuju Keberkahan

Saat kita berusaha memperbaiki kualitas salat, jangan lupa bahwa masih banyak saudara kita yang sedang berjuang memenuhi kebutuhan hidup, pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya. Salah satu bentuk syukur atas nikmat yang Allah berikan adalah dengan berbagi kepada mereka yang membutuhkan.

05/08/2026 | Kontributor: BAZNAS
Cara Jaga Lisan dari Ghibah di Era Digital: Bijak Bermedia Sosial, Selamat Dunia Akhirat

Cara Jaga Lisan dari Ghibah di Era Digital: Bijak Bermedia Sosial, Selamat Dunia Akhirat

Di era digital seperti sekarang, menjaga lisan tidak lagi hanya tentang apa yang kita ucapkan secara langsung. Jari-jari yang mengetik komentar, membagikan unggahan, atau meneruskan pesan di grup media sosial juga termasuk bagian dari lisan yang akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT.

Tanpa disadari, banyak orang terjerumus dalam ghibah melalui media digital. Mulai dari membicarakan aib seseorang di grup WhatsApp, memberikan komentar negatif di media sosial, hingga menyebarkan informasi yang belum tentu benar. Oleh karena itu, umat Islam perlu lebih berhati-hati agar tidak terjebak dalam dosa yang dapat mengurangi pahala dan merusak hubungan sesama manusia.

 

Apa Itu Ghibah?

Ghibah adalah membicarakan keburukan atau aib seseorang di belakangnya, meskipun apa yang dibicarakan tersebut benar adanya.

Rasulullah ? bersabda:

Para sahabat bertanya, "Apakah ghibah itu?" Rasulullah ? bersabda, "Engkau menyebut tentang saudaramu sesuatu yang tidak ia sukai."
(HR. Muslim)

Hadits ini menunjukkan bahwa ghibah bukan hanya fitnah atau kebohongan. Bahkan ketika informasi yang disampaikan benar sekalipun, jika orang tersebut tidak menyukainya untuk dibicarakan, maka termasuk ghibah.

Bahaya Ghibah Menurut Al-Qur'an

Islam memberikan peringatan keras terhadap perilaku ghibah.

Allah SWT berfirman:

"Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa. Janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang."
(QS. Al-Hujurat: 12)

Perumpamaan memakan bangkai saudara sendiri menunjukkan betapa buruk dan hinanya perbuatan ghibah di sisi Allah SWT.

Mengapa Ghibah Semakin Mudah Terjadi di Era Digital?

Media Sosial Membuat Informasi Menyebar Cepat

Satu komentar negatif dapat dibaca ribuan orang dalam hitungan menit. Satu unggahan yang berisi aib seseorang dapat tersebar luas tanpa bisa ditarik kembali.

Grup Percakapan Sering Menjadi Tempat Ghibah

Tidak sedikit percakapan di grup media sosial berubah menjadi ajang membicarakan keburukan orang lain. Padahal setiap pesan yang dikirim akan menjadi catatan amal yang kelak dipertanggungjawabkan.

Anonimitas Membuat Orang Merasa Aman

Sebagian orang merasa bebas berkomentar kasar atau membicarakan orang lain karena menggunakan akun anonim. Namun, tidak ada satu pun perbuatan yang luput dari pengawasan Allah SWT.

Cara Menjaga Lisan dari Ghibah di Era Digital

Berpikir Sebelum Mengetik

Sebelum mengirim pesan atau komentar, tanyakan pada diri sendiri:

  • Apakah informasi ini benar?
  • Apakah bermanfaat?
  • Apakah akan menyakiti orang lain?
  • Apakah Allah ridha dengan apa yang saya tulis?

Jika ragu, lebih baik diam.

Hindari Menyebarkan Aib Orang Lain

Tidak semua hal yang kita ketahui harus dibagikan. Menutupi aib sesama Muslim adalah salah satu akhlak mulia yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Isi Media Sosial dengan Kebaikan

Gunakan media sosial untuk menyebarkan ilmu, inspirasi, motivasi, dan ajakan berbuat baik. Dengan demikian, jejak digital kita menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.

Perbanyak Dzikir dan Muhasabah

Orang yang sering mengingat Allah akan lebih berhati-hati dalam berbicara maupun menulis. Luangkan waktu setiap hari untuk mengevaluasi apa saja yang telah kita unggah, komentari, dan bagikan.

Jadikan Jari-Jemari Sebagai Jalan Kebaikan

Di era digital, satu klik dapat menjadi sumber pahala atau sumber dosa. Ketika kita menyebarkan kebaikan, mengingatkan dalam kebenaran, dan membantu sesama, maka teknologi menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Sebaliknya, ketika media sosial digunakan untuk menyebarkan kebencian, fitnah, dan ghibah, maka ia dapat menjadi penyebab kerugian besar di akhirat.

Karena itu, mari jadikan setiap kata yang kita tulis sebagai bentuk ibadah dan sarana menebar manfaat bagi sesama.

Bersihkan Hati dengan Berbagi Bersama BAZNAS Kota Sukabumi

Salah satu cara melembutkan hati dan menjauhkan diri dari kebiasaan buruk seperti ghibah adalah memperbanyak amal saleh. Ketika hati sibuk membantu sesama, kita akan lebih sedikit membicarakan kekurangan orang lain.

Hari ini masih banyak saudara kita yang membutuhkan bantuan untuk pendidikan, kesehatan, kebutuhan pangan, kemanusiaan, serta pemberdayaan ekonomi. Mereka menunggu uluran tangan dari orang-orang baik seperti Anda.

Yuk, salurkan zakat, infak, dan sedekah terbaik Anda melalui BAZNAS Kota Sukabumi, karena setiap kebaikan yang diniatkan karena Allah akan menjadi bekal terbaik untuk kehidupan dunia dan akhirat.

Tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah sekarang melalui:

???? https://kotasukabumi.baznas.go.id/bayarzakat

Semoga Allah SWT membimbing kita untuk selalu memperbaiki ibadah, menambah ilmu, mengikuti sunnah Rasulullah ?, dan menjadikan setiap amal yang kita lakukan sebagai bekal terbaik menuju ridha-Nya. Aamiin Ya Rabbal 'Alamin.

untuk melihat artikel lainnya KLIK DISINI

31/07/2026 | Kontributor: BAZNAS
Indahnya Berbagi Rezeki Lewat Sedekah Subuh: Membuka Pintu Keberkahan di Setiap Pagi

Indahnya Berbagi Rezeki Lewat Sedekah Subuh: Membuka Pintu Keberkahan di Setiap Pagi

Setiap orang tentu menginginkan hidup yang penuh keberkahan, hati yang tenang, serta rezeki yang lapang. Namun, sering kali kita mencari berbagai cara untuk meraih semua itu tanpa menyadari bahwa Islam telah mengajarkan amalan sederhana yang memiliki keutamaan luar biasa, yaitu sedekah subuh.

Sedekah subuh adalah sedekah yang dilakukan pada waktu subuh atau setelah menunaikan salat Subuh. Amalan ini semakin banyak dilakukan oleh umat Islam karena diyakini menjadi salah satu jalan untuk mengundang keberkahan, melancarkan rezeki, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Di balik nominal yang mungkin tidak seberapa, tersimpan pahala besar dan manfaat yang luar biasa, baik untuk kehidupan dunia maupun akhirat.

[caption id="attachment_5379" align="alignnone" width="630"Indahnya Berbagi Rezeki Lewat Sedekah Subuh: Membuka Pintu Keberkahan di Setiap Pagi Apa Itu Sedekah Subuh?[/caption]

Sedekah subuh bukanlah jenis sedekah yang berbeda dari sedekah pada umumnya. Namun, keistimewaannya terletak pada waktu pelaksanaannya, yaitu saat pagi hari ketika banyak orang baru memulai aktivitas.

Waktu subuh merupakan waktu yang penuh keberkahan. Pada saat itulah doa-doa dipanjatkan, harapan-harapan dititipkan kepada Allah SWT, dan amal saleh memiliki nilai yang sangat istimewa.

Malaikat Mendoakan Orang yang Bersedekah

Rasulullah ? bersabda:

“Tidaklah para hamba memasuki waktu pagi melainkan ada dua malaikat yang turun. Salah satunya berdoa, ‘Ya Allah, berikanlah ganti kepada orang yang berinfak.’ Sedangkan yang lainnya berdoa, ‘Ya Allah, berikanlah kebinasaan kepada orang yang menahan hartanya.’”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits ini menunjukkan betapa istimewanya sedekah yang dilakukan di pagi hari. Bahkan para malaikat mendoakan langsung orang-orang yang gemar berbagi.

Keutamaan Sedekah Subuh Menurut Islam

Membuka Pintu Rezeki

Banyak orang memahami sedekah sebagai pengurangan harta. Padahal dalam Islam, sedekah justru menjadi salah satu sebab datangnya keberkahan dan kelapangan rezeki.

Allah SWT berfirman:

“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang terbaik.”

(QS. Saba': 39)

Janji Allah ini memberikan keyakinan bahwa harta yang dikeluarkan di jalan kebaikan tidak akan sia-sia.

Menenangkan Hati dan Menghilangkan Kekhawatiran

Orang yang terbiasa bersedekah akan lebih mudah merasakan ketenangan hati. Ia tidak terlalu khawatir terhadap urusan dunia karena percaya bahwa Allah SWT adalah sebaik-baik pemberi rezeki.

Menjadi Amal yang Dicintai Allah

Sedekah merupakan salah satu amalan yang sangat dicintai oleh Allah SWT. Bahkan ketika dilakukan secara ikhlas dan rutin, sedekah dapat menjadi penyebab datangnya pertolongan Allah dalam berbagai urusan kehidupan.

Cara Memulai Kebiasaan Sedekah Subuh

Sisihkan Sebagian Rezeki Setiap Pagi

Tidak perlu menunggu kaya untuk bersedekah. Mulailah dari nominal yang ringan sesuai kemampuan. Yang terpenting adalah keikhlasan dan konsistensi dalam melakukannya.

Niatkan karena Allah SWT

Jangan menjadikan sedekah sebagai sarana pamer atau mencari pujian manusia. Niatkan semata-mata untuk mengharap ridha Allah SWT dan membantu sesama yang membutuhkan.

Salurkan kepada Lembaga Terpercaya

Agar sedekah lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat yang luas, salurkan melalui lembaga resmi yang amanah dan profesional dalam mengelola dana umat.

Sedekah Kecil, Dampaknya Besar

Boleh jadi sedekah yang kita keluarkan setiap subuh menjadi penyebab seorang anak dapat melanjutkan pendidikan, seorang pasien mendapatkan pengobatan, atau sebuah keluarga memperoleh makanan untuk hari itu.

Sedekah Subuh: Investasi Dunia dan Akhirat

Dalam kehidupan yang serba cepat dan penuh tantangan, sedekah subuh menjadi salah satu cara untuk mengawali hari dengan energi positif dan keberkahan. Ketika banyak orang sibuk memikirkan keuntungan untuk dirinya sendiri, orang yang bersedekah justru memilih berbagi kepada sesama.

Inilah keindahan Islam. Semakin banyak memberi, semakin banyak keberkahan yang Allah limpahkan. Semakin peduli kepada sesama, semakin luas pula pintu kebaikan yang dibukakan.

Yuk, Raih Keberkahan Pagi dengan Bersedekah Bersama BAZNAS Kota Sukabumi

Masih banyak saudara kita yang membutuhkan uluran tangan. Ada anak-anak yang membutuhkan biaya pendidikan, keluarga dhuafa yang kesulitan memenuhi kebutuhan harian, pasien yang membutuhkan bantuan kesehatan, hingga program pemberdayaan ekonomi untuk membantu masyarakat bangkit dari keterbatasan.

Yuk, salurkan zakat, infak, dan sedekah terbaik Anda melalui BAZNAS Kota Sukabumi, karena setiap kebaikan yang diniatkan karena Allah akan menjadi bekal terbaik untuk kehidupan dunia dan akhirat.

Tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah sekarang melalui:

???? https://kotasukabumi.baznas.go.id/bayarzakat

Semoga Allah SWT membimbing kita untuk selalu memperbaiki ibadah, menambah ilmu, mengikuti sunnah Rasulullah ?, dan menjadikan setiap amal yang kita lakukan sebagai bekal terbaik menuju ridha-Nya. Aamiin Ya Rabbal 'Alamin.

untuk melihat artikel lainnya KLIK DISINI

31/07/2026 | Kontributor: BAZNAS Kota Sukabumi
Salat Dhuha yang Benar Bukan Sekadar 2 Rakaat, Ini Panduan Lengkapnya

Salat Dhuha yang Benar Bukan Sekadar 2 Rakaat, Ini Panduan Lengkapnya

"Masih mengira Salat Dhuha hanya cukup 2 rakaat?" Faktanya, banyak umat Islam belum mengetahui bahwa Salat Dhuha memiliki tata cara, waktu pelaksanaan, dan jumlah rakaat yang lebih luas sesuai tuntunan Rasulullah ?. Memahami hal ini akan membuat ibadah kita semakin sempurna dan bernilai di sisi Allah SWT.

salat dhuha yang benar bukan sekedar 2 rakaat

Apa Itu Salat Dhuha?

Salat Dhuha adalah salat sunnah yang dikerjakan setelah matahari terbit hingga menjelang waktu Zuhur. Ibadah ini dikenal sebagai salah satu amalan yang memiliki banyak keutamaan, di antaranya memohon keberkahan rezeki, menghapus dosa, dan menjadi bentuk syukur atas nikmat kesehatan yang Allah berikan.

Rasulullah ? bersabda:

"Pada setiap pagi, setiap persendian salah seorang di antara kalian wajib disedekahi... dan semua itu dapat dicukupi dengan dua rakaat Salat Dhuha."
(HR. Muslim No. 720)

Hadis ini menunjukkan betapa istimewanya Salat Dhuha sebagai bentuk sedekah atas seluruh anggota tubuh kita.

Waktu Salat Dhuha

Waktu Salat Dhuha dimulai sekitar 15–20 menit setelah matahari terbit hingga sebelum masuk waktu Zuhur. Namun, waktu yang paling utama adalah ketika matahari mulai terasa panas, sekitar pukul 09.00–11.00 (disesuaikan dengan waktu setempat).

Berapa Rakaat Salat Dhuha?

Inilah yang sering disalahpahami. Salat Dhuha bukan hanya 2 rakaat.

Jumlah rakaat yang dapat dikerjakan adalah:

  • Minimal: 2 rakaat.
  • Boleh 4 rakaat.
  • Boleh 6 rakaat.
  • Boleh 8 rakaat, sebagaimana dicontohkan Rasulullah ?.
  • Sebagian ulama juga membolehkan 12 rakaat berdasarkan beberapa riwayat.

Pelaksanaannya dilakukan 2 rakaat salam, kemudian dilanjutkan 2 rakaat berikutnya sesuai kemampuan.

Tata Cara Salat Dhuha

Berikut panduan singkat Salat Dhuha:

  1. Niat Salat Dhuha di dalam hati.
  2. Takbiratul ihram.
  3. Membaca doa iftitah (sunnah).
  4. Membaca Surah Al-Fatihah.
  5. Membaca surah atau ayat Al-Qur'an.
  6. Rukuk dengan thuma'ninah.
  7. I'tidal.
  8. Sujud pertama.
  9. Duduk di antara dua sujud.
  10. Sujud kedua.
  11. Berdiri untuk rakaat berikutnya.
  12. Tasyahud akhir dan salam.

Tidak ada surah tertentu yang diwajibkan. Anda dapat membaca surah apa saja yang mudah dihafal.

Keutamaan Salat Dhuha

Beberapa keutamaan Salat Dhuha antara lain:

  • Menjadi sedekah bagi seluruh persendian tubuh.
  • Mendapat pahala sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT.
  • Membuka pintu keberkahan rezeki.
  • Mendekatkan diri kepada Allah dengan ibadah sunnah yang dicintai-Nya.

Yang paling penting bukan sekadar banyaknya rakaat, tetapi keikhlasan, kekhusyukan, dan pelaksanaannya sesuai sunnah Rasulullah ?.

Lengkapi Ibadah dengan Zakat, Infak, dan Sedekah

Salat Dhuha mengajarkan kita untuk bersyukur kepada Allah. Salah satu bentuk rasa syukur tersebut adalah dengan berbagi kepada sesama melalui zakat, infak, dan sedekah. Harta yang kita keluarkan di jalan Allah tidak akan mengurangi kekayaan, justru menjadi sebab datangnya keberkahan dan pertolongan-Nya.

Mari tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Sukabumi, agar bantuan yang Anda berikan dikelola secara amanah, profesional, dan disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Anda di sini:

https://kotasukabumi.baznas.go.id/bayarzakat

Semoga Allah SWT menerima setiap ibadah kita, melapangkan rezeki, dan menjadikan kita hamba yang senantiasa istiqamah dalam beramal saleh. Aamiin Ya Rabbal 'Alamin.

Saya juga dapat membuat gambar hero website (16:9) untuk artikel ini dengan dominasi background putih cerah, objek seorang Muslim sedang Salat Dhuha, dan ruang kosong di sisi kiri untuk penempatan judul agar tampil profesional di website BAZNAS Kota Sukabumi.

 

24/07/2026 | Kontributor: BAZNAS
Mengapa Banyak Orang Memilih Menyalurkan Zakat Melalui BAZNAS?

Mengapa Banyak Orang Memilih Menyalurkan Zakat Melalui BAZNAS?

Zakat bukan hanya kewajiban bagi setiap muslim yang telah memenuhi syarat, tetapi juga menjadi salah satu cara terbaik untuk mewujudkan keberkahan dalam harta. Namun masih banyak orang yang bertanya, lebih baik menyalurkan zakat langsung kepada penerima atau melalui lembaga seperti BAZNAS?

Faktanya, semakin banyak masyarakat Indonesia yang memilih menunaikan zakat melalui BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) . Alasannya bukan sekedar praktis, tetapi juga karena pengelolaannya lebih amanah, profesional, dan mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

Lalu, apa saja alasan dibalik kepercayaan tersebut?

Zakat Bukan Sekadar Memberi, tetapi Mengelola Amanah

Mengapa Banyak Orang Memilih Menyalurkan Zakat Melalui BAZNAS  

Ketika seseorang menunaikan zakat, yang dilakukan bukan hanya memindahkan sejumlah harta kepada orang lain. Zakat adalah ibadah yang memiliki aturan, sasaran penerima (asnaf), dan tata kelola yang telah ditetapkan dalam syariat Islam.

Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, para amil zakat, para mualaf yang dibujuk hatinya, untuk memerdekakan hamba sahaya, orang-orang yang terjatuh, untuk jalan Allah, dan untuk orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai kewajiban dari Allah. Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”

(QS. At-Taubah : 60)

Ayat ini menunjukkan bahwa zakat memiliki aturan yang jelas. Diberdayakannya peran amil zakat menjadi sangat penting agar zakat benar-benar sampai kepada mereka yang berhak.

Mengapa Banyak Orang Memilih BAZNAS?

1. Dikelola Secara Amanah dan Profesional

BAZNAS merupakan lembaga resmi yang dibentuk oleh pemerintah berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Dana zakat yang diterima dikelola sesuai prinsip syariah, akuntabel, dan transparan.

Artinya, para muzaki tidak perlu khawatir mengenai penyaluran zakatnya karena setiap dana dikelola dengan penuh tanggung jawab.

2. Tepat Sasaran

Tidak semua orang yang terlihat termasuk termasuk golongan penerima zakat. BAZNAS memiliki proses pendataan, survei, dan verifikasi sehingga zakat dapat disalurkan kepada delapan golongan (asnaf) yang telah ditetapkan syariat.

Dengan demikian, zakat yang Anda tunaikan benar-benar memberikan manfaat bagi mereka yang paling membutuhkan.

3. Dampaknya Lebih Luas

Melalui BAZNAS, zakat tidak hanya diberikan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga diwujudkan dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Program yang Dirasakan Masyarakat

  • Bantuan pendidikan untuk pelajar dan pelajar.
  • Layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.
  • Bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM.
  • Bantuan kemanusiaan saat terjadi bencana.
  • Program dakwah dan pembinaan keagamaan.
  • Renovasi rumah tidak layak huni.
  • Pemberdayaan ekonomi keluarga.

Dengan pengelolaan yang baik, zakat menjadi solusi jangka panjang yang membantu mustahik menjadi lebih mandiri.

Rasulullah  Mengajarkan Pentingnya Pengelolaan Zakat

Pada masa Rasulullah  zakat tidak disalurkan secara individual oleh setiap orang. Beliau mengangkat para amil untuk mengumpulkan dan mendistribusikan zakat kepada yang berhak.

Rasulullah  bersabda:

Layanan Pelanggan dan Layanan Pelanggan

“Zakat diambil dari orang-orang kaya mereka, lalu diberikan kepada orang-orang fakir di antara mereka.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menunjukkan adanya proses pengambilan dan penyaluran zakat melalui petugas (amil), sehingga pendistribusiannya lebih tertata dan tepat sasaran.

Keuntungan Menunaikan Zakat Melalui BAZNAS

Lebih Mudah

Kini zakat dapat terhubung secara online tanpa harus datang langsung ke kantor. Prosesnya cepat, praktis, dan dapat dilakukan kapan saja.

Lebih Tenang

Karena dikelola oleh lembaga resmi, Anda memperoleh rasa tenang bahwa zakat telah disalurkan sesuai ketentuan syariat.

Lebih Berdampak

Satu zakat yang Anda tunaikan dapat menjadi bagian dari program besar yang membantu ribuan masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dan dakwah.

Zakat adalah Investasi Akhirat

Sering kali kita menganggap zakat sebagai pengeluaran. Padahal, dalam pandangan Islam, zakat adalah investasi terbaik untuk kehidupan dunia dan akhirat.

Allah SWT menjanjikan keberkahan bagi orang-orang yang gemar berbagi dan membersihkan hartanya melalui zakat.

Harta yang dizakati tidak berkurang sebab kerugiannya di sisi Allah, justru menjadi datangnya keberkahan, ketenangan hati, dan pertolongan-Nya.

15/07/2026 | Kontributor: BAZNAS

Berita Terbaru

BAZNAS Beri Bantuan Biaya Hidup untuk Korban Kebocoran Gas di Gedong Panjang
BAZNAS Beri Bantuan Biaya Hidup untuk Korban Kebocoran Gas di Gedong Panjang
Sukabumi – 2 September 2025. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Sukabumi memberikan bantuan biaya hidup kepada Ibu Ai Fahmi, warga Gedong Panjang, Sukabumi, yang menjadi korban kebocoran gas. Insiden ini menyebabkan Ibu Ai Fahmi mengalami luka bakar serius pada wajah, tangan, dan kaki, serta kerusakan pada atap rumahnya. Bantuan berupa uang diserahkan tunai langsung oleh perwakilan BAZNAS di kediamannya. Musibah yang menimpa Ibu Ai Fahmi terjadi akibat ledakan pipa gas di rumahnya. Kejadian ini tidak hanya melukai fisiknya, tetapi juga merusak sebagian atap rumahnya. Segala aparatur pemerintah dimulai dari ke RT-an sampai pihak kelurahan Gedong Panjang membantu untuk pengobatan dan perbaikan rumah. Menanggapi laporan tersebut, BAZNAS segera bergerak cepat untuk memberikan bantuan. Program bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi yang dialami korban. Bantuan tunai yang diberikan diharapkan dapat digunakan untuk biaya pengobatan, pemulihan, serta kebutuhan sehari-hari lainnya selama masa pemulihan. Ibu Ai Fahmi, dengan rasa haru, menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada BAZNAS, Kelurahan Gedong Panjang, dan para muzaki (donatur) yang telah menyalurkan hartanya melalui BAZNAS. “Alhamdulillah saya sangat bersyukur atas bantuan ini. Ini sangat membantu kami di tengah musibah yang kami alami. Semoga Allah membalas kebaikan semua pihak yang telah membantu,” ujarnya.Pemberian bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap sesama, khususnya mereka yang sedang ditimpa musibah. BAZNAS berkomitmen untuk terus menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah dari kepada masyarakat yang membutuhkan secara tepat sasaran. Aksi ini juga menjadi pengingat pentingnya peran lembaga filantropi Islam dalam membantu masyarakat yang kurang beruntung.Untuk saling membantu sesama melalui website resmi kami.
BERITA02/09/2025 | Faiz
Latihan Dasar Kelompok ZMart Kota Sukabumi: Ikhtiar Bersama Menuju Kemandirian Ekonomi Mustahik
Latihan Dasar Kelompok ZMart Kota Sukabumi: Ikhtiar Bersama Menuju Kemandirian Ekonomi Mustahik
Harapan baru lahir dari Aula Islamic Centre Kota Sukabumi. Sebanyak 50 penerima manfaat Program ZMart Baznas berkumpul untuk mengikuti Latihan Dasar Kelompok (LDK), sebuah langkah awal yang penuh semangat menuju kemandirian ekonomi. Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan Baznas Kota Sukabumi serta Aksesmu, mitra strategis BAZNAS yang akan mendukung pengembangan ZMart melalui supply chain barang dagangan. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kota Sukabumi, Bapak Miftah Amir menekankan bahwa ZMart bukan sekadar program bantuan ekonomi, tetapi juga upaya komprehensif untuk pemberdayaan mustahik. “Kami berharap, melalui pendampingan intensif, para mustahik dapat mengalami peningkatan di tiga aspek penting: omzet usaha, kualitas ibadah, dan ilmu pengetahuan. Dengan izin Allah, mereka tidak hanya menjadi lebih mandiri, tetapi juga mampu bertransformasi menjadi munfiq bahkan muzakki,” ujarnya penuh harap. Ibu Dede Susilawati, salah satu penerima manfaat program ini, menyampaikan rasa syukur yang mendalam. Dengan suara yang bergetar haru, ia berkata, “Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Baznas atas program yang sangat bagus ini untuk kami. Saya berharap, dengan adanya program ZMart, kami bisa menjadi lebih baik lagi dan mampu memberi manfaat lebih bagi keluarga serta masyarakat.” Kegiatan LDK ini dirancang untuk membekali para penerima manfaat dengan pemahaman menyeluruh tentang program ZMart. Materi yang disampaikan mencakup alur program, mulai dari penyaluran hingga pendampingan intensif. Selain itu, pembentukan struktur kelompok dilakukan untuk menciptakan solidaritas dan kerja sama yang kuat di antara para penerima manfaat. Dalam sesi diskusi, para peserta juga diperkenalkan dengan Aksesmu, mitra yang akan memfasilitasi supply chain barang dagangan untuk warung mereka. Program ZMart BAZNAS tidak hanya menjadi jembatan bagi mustahik untuk bangkit dari keterbatasan, tetapi juga ladang pahala bagi para donatur. Setiap rupiah yang diamanahkan untuk program ini memberikan dampak nyata—mengubah kehidupan mereka yang membutuhkan, menanamkan harapan, dan melahirkan generasi yang lebih mandiri. Kami mengundang para dermawan, untuk terus mendukung program ini. Bersama kita wujudkan mimpi para mustahik menjadi kenyataan, menjadikan mereka pelaku perubahan yang tidak hanya bangkit, tetapi juga mampu berbagi kebaikan kepada sesama. Karena setiap kebaikan Anda adalah doa yang terjawab bagi mereka yang tengah berjuang. #ZMartBAZNAS #BAZNAS-RI #BAZNASKotaSukabumi #PemberdayaanEkonomi #ZakatUntukKemandirian #DariMustahikMenjadiMuzakki
BERITA13/01/2025 | DIVISI EKONOMI PERKOTAAN BAZNAS
Bulan Muharam dan Keutamaannya Muslim Wajib Tahu
Bulan Muharam dan Keutamaannya Muslim Wajib Tahu
Muharam merupakan bulan yang dimaknai oleh umat muslim sebagai Tahun Baru Islam atau Tahun Baru Hijriyah. Bulan pertama pada kalender Hijriyah ini menjadi salah satu bulan mulia selain bulan Dzulqaidah, Dzulhijjah, dan Rajab. Hal ini, dikarenakan bulan Muharam berkaitan dengan peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari kota Mekah ke Madinah pada 622 Masehi, yang menjadi awal mula ditetapkannya 1 Muharam.Kemuliaan bulan Muharam tercantum dalam Al-Quran Surat At-Taubah, ayat 36. Artinya:"Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Janganlah kamu menganiaya dirimu dalam (bulan yang empat) itu, dan perangilah kaum musyrikin semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang takwa," (QS. At-Taubah :36). Keutamaan Bulan Muharam Bulan Muharam menjadi bulan yang penuh keistimewaan dan mukjizat bagi umat Islam yang memohon ampun kepada Allah SWT. Terdapat beberapa keutamaan bulan Muharam, sebagai berikut: 1. Menghapus dosa setahun lalu dengan puasa AsyuraPuasa sunnah di bulan Muharam sangat dianjurkan, sebagaimana Nabi Muhammad SAW. bersabda, "Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa bulan Muharam dan shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah shalat malam," (HR Muslim). Berdasarkan hadits di atas, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak puasa pada bulan mulia ini, terutama pada hari ke-10 yang disebut dengan puasa Asyura. Puasa di hari Asyura dapat menghapus dosa satu tahun yang lalu, sebagaimana disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan Abu Qatadah r.a.:Rasulullah SAW. pernah ditanya tentang keutamaan puasa hari Asyura, lalu beliau menjawab, "Puasa Asyura melebur dosa setahun yang telah lewat," (H.R. Muslim). Selain puasa 10 Muharam, umat Islam juga dianjurkan berpuasa pada tanggal 9 Muharam (puasa tasu’a) dan 11 Muharam. Inilah yang membedakan umat Islam dengan umat Yahudi, yang mana mereka hanya berpuasa di hari Asyura. 2. Dilapangkannya rezeki bagi yang menafkahi keluargaSelain melaksanakan puasa Asyura, amalan sunnah yang dapat dilakukan oleh kaum muslimin pada tanggal 10 Muharam ialah menafkahi atau menambah uang belanja untuk keluarga. Habib Muhammad bin Farid al-Mutohhar menyampaikan bahwa amalan kebaikan tersebut merupakan salah satu ajaran Nabi.Momentum ini dapat dimanfaatkan bagi para kaum muslimin yang memberi kelapangan untuk keluarganya di hari Asyura, maka insyaallah rezekinya akan dilapangkan oleh Allah. Di samping itu, umat Islam juga dianjurkan untuk bersilaturahmi, menjenguk orang sakit, mengusap kepala anak yatim, bersedekah, memotong kuku, memakai celak dan melakukan berbagai amalan baik lainnya di tanggal 10 Muharam. 3. Bulan terjadinya peristiwa-peristiwa agungBulan Muharram dianggap mulia terutama pada hari Asyura dikarenakan banyak peristiwa agung bagi para nabi yang terjadi pada bulan tersebut. Beberapa di antaranya ialah:- Diterimanya taubat Nabi Adam as setelah sebelumnya dikeluarkan dari surga- Diselamatkannya Nabi Nuh as dan kaumnya dari kapal setelah banjir bandang- Diselamatkannya Nabi Ibrahim as dari Raja Namrud yang membakar tubuhnya- Dibelahnya laut merah untuk Nabi Musa as dan Bani Israil, serta ditenggelamkannya raja Fir’aun dalam lautan- Dikeluarkannya Nabi Yunus as dari perut ikan nun (ikan paus yang sangat besar)- Disembuhkannya Nabi Ayyub as atas penyakitnya yang menjijikan- Diampuninya Nabi Muhammad SAW dari kesalahan yang telah lewat dan yang akan datang. Dari kisah-kisah agung para nabi yang terjadi di bulan Muharam tersebut, dapat disimpulkan bahwa Allah Maha Penolong dan Yang Maha Melindungi. Tidak hanya menolong hamba-Nya, namun Allah juga akan memberikan ampunan yang luas dan melipatgandakan pahala bagi yang taat kepada-Nya, terutama di bulan Muharam yang mulia. 1 Muharam 2024 Berdasarkan keputusan pemerintah, Tahun Baru Islam 1 Muharam 1446 H jatuh pada 07 Juli 2024. Sahabat BAZNAS, mari kita manfaatkan bulan Muharam yang mulia ini dengan mengamalkan segala kebaikan semata-mata untuk mengharap ridho-Nya, salah satunya dengan bersedekah. Sahabat BAZNAS dapat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS dengan mengakses tautan https://kotasukabumi.baznas.go.id/bayarzakat Kebaikan yang Sahabat BAZNAS tunaikan akan disalurkan kepada saudara kita yang membutuhkan.
BERITA04/07/2024 | BAZNAS Kota Sukabumi
Momentum Hari Pahlawan Baznas Kota Sukabumi Gulirkan Bantuan Kepada Guru Ngaji Veteran dan Anak Stunting
Momentum Hari Pahlawan Baznas Kota Sukabumi Gulirkan Bantuan Kepada Guru Ngaji Veteran dan Anak Stunting
TatarSukabumi.ID - Bertepatan Peringatan Hari Pahlawan 2022, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Sukabumi menggulirkan program insentif bagi Guru TPQ, RA, MD se Kota Sukabumi, Kamis (10/11/2022). Sedikitnya 337 Guru se Kota Sukabumi penerima manfaat program.yang digulirkan Baznas Kota Sukabumi dalam rangka memuliakan Guru TPQ, RA dan MD yang telah berdedikasi secara gigih dalam mendidik generasi Muslim di Kota Sukabumi. Ketua Baznas Kota Sukabumi, Miftah Amir, kepada awak media mengatakan, selain program Insentif bagi Guru se Kota Sukabumi, Baznas berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Sukabumi melaksanakan kegiatan pembagian produk dan benih Hortikultura dalam upaya pengendalian Inflasi Jawa barat bagi keluarga balita stunting dan miskin. "Dalam acara ini Baznas Kota Sukabumi juga memberikan bantuan berupa asupan nutrisi bagi anak stunting sebanyak 50 paket," ungkap Miftah Amir, Kamis (10/11). Masih kata Miftah Amir, rangkain kegiatan dalam rangka mengenang jasa Pahlawan dilakukan Baznas Kota Sukabumi berkolaborasi dengan Dewan Harian Cabang (DHC) Badan Pembudayaan Kejuangan 45 (BPK 45) Kota Sukabumi, menyalurkan 25 paket bantuan sembako bagi janda veteran. Ditambahkan Wakil Ketua II Baznas Kota Sukabumi, Wawan Supendi, dalam rangkaian kegiatan Hari Pahlawan ini Baznas berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kota Sukabumi. "Kita berkolaborasi dengan beberapa stakeholder yang ada, beberapa kegiatan besar yang kita lakukan adalah pendistribusian bantuan untuk guru ngaji, guru MD, guru TPQ dan Guru RA," ungkap Wawan Supendi. "Lalu kedua bantuan support Baznas Kota Sukabumi untuk penanganan anak stunting, kita berikan bantuan tambahan makanan bergizi," sambung Dia. "Kemudian ketiga kita melaksanakan bantuan rutin tahunan sesuai momen hari Pahlawan kepada veteran dan pejuang," jelasnya. Terkait output dari 3 rangkaian kegiatan di Hari Pahlawan ini, Wawan menyatakan bahwa tupoksi dan amanah utama Baznas sebagai lembaga pengumpul zakat infak sedekah dari Muzaki untuk selanjutnya dibagikan ke Mustahik. "Tertunaikannya amanah kami di Baznas, bahwa apa yang telah dikeluarkan oleh para Muzaki yang berinfak dan berzakat untuk selanjutnya dibagikan kepada para Mustahik. Maka itu Kita keluarkan," ungkap Wawan. "Semoga kehadiran Baznas dapat memberi manfaat besar bagi masyarakat, dari seluruh hasil zakat infak sedekah yang kami kumpulkan bisa turut membantu program pengentasan kemiskinan di wilayah kota Sukabumi, sehingga selanjutnya kepercayaan masyarakat kepada lembaga amil zakat ini semakin meningkat," tandasnya.(*)
BERITA15/11/2022 | GA
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Sukabumi.

Lihat Daftar Rekening →