Awas! 5 Kesalahan Serius Saat Tarawih yang Bikin Ibadah Kurang Sempurna
03/03/2026 | Penulis: BAZNAS
Kesalahan Serius Saat Tarawih
Wah, tak terasa ya kita sudah memasuki bulan Ramadhan yang penuh berkah! Salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu tentu saja adalah shalat Tarawih berjamaah di masjid. Suasananya yang hangat, lantunan ayat suci yang merdu, hingga momen berkumpul dengan tetangga membuat Tarawih punya tempat tersendiri di hati kita.
Tapi, pernah nggak sih terpikir, apakah ibadah kita sudah benar-benar maksimal? Terkadang, karena rasa semangat yang menggebu atau justru karena rasa kantuk yang menyerang setelah buka puasa, kita sering terjebak dalam kesalahan fatal saat tarawih yang tanpa disadari bisa mengurangi kualitas ibadah kita.
Agar Ramadhan tahun ini lebih bermakna, yuk kita bedah 5 kesalahan fatal saat tarawih yang perlu kita hindari bersama!
1. Kejar Tayang: Shalat Terlalu Cepat Tanpa Tuma'ninah
Ini dia kesalahan yang paling sering kita temukan. Demi mencapai jumlah rakaat yang banyak (23 rakaat, misalnya) atau ingin cepat selesai agar bisa santai di rumah, gerakan shalat dilakukan seperti "balapan". Ruku baru sebentar sudah tegak, sujud baru sedetik sudah duduk.
Padahal, tuma'ninah (diam sejenak dalam setiap gerakan) adalah rukun shalat. Tanpa tuma'ninah, shalat kita tidak terancam sah.
Rasulullah SAW pernah menegur seseorang yang shalatnya terlalu cepat dengan bersabda: "Kembalilah dan ulangi shalatmu, karena sesungguhnya kamu belum shalat." (HR. Bukhari & Muslim).
Ingat, Allah tidak melihat seberapa cepat kamu menyelesaikannya, tapi seberapa berkualitas interaksimu dengan-Nya. Jadi, santai saja, nikmati setiap gerakannya.
2. Salah Fokus: Lebih Sibuk dengan Gadget dan Obrolan

Kesalahan fatal saat tarawih berikutnya adalah membiarkan konsentrasi terpecah. Masjid seringkali menjadi tempat reuni dadakan. Akibatnya, saat jeda antar rakaat atau saat mendengarkan kultum, banyak dari kita yang justru asyik berkumpul atau mengecek notifikasi media sosial.
Shalat Tarawih adalah waktu "me-time" kita dengan Sang Pencipta. Jika fisik kita di masjid tapi pikiran kita di kolom komentar Instagram, tentu esensi ibadahnya jadi hilang. Mari kita simpan dulu ponselnya, matikan suaranya, dan fokuskan hati hanya untuk Allah selama di dalam masjid.
3. Shalat dalam Keadaan Kekenyangan Parah
Buka puasa memang momen kemenangan, tapi kalau makannya "balas balas dendam" sampai perut begah, ini bisa jadi bencana saat Tarawih. Kekenyangannya membuat kita merasa kedinginan, malas bergerak, bahkan sulit bernapas saat ruku dan sujud.
Kondisi ini membuat kita tidak khusyuk dan merasa terbebani dengan jumlah rakaat yang panjang. Padahal, Islam mengajarkan kita untuk makan secukupnya.
"Cukuplah bagi anak Adam beberapa suap makanan yang dapat menegakkan tulang punggung. Jikalau memang harus lebih, maka lancip untuk makanannya, lancip untuk minumannya, dan lancip untuk pernapasannya." (HR. Tirmidzi).
4. Mengabaikan Adab Berpakaian dan Bau Badan
Mungkin terdengar sepele, tapi ini adalah kesalahan fatal saat tarawih yang bisa mengganggu kenyamanan jamaah lain. Menggunakan pakaian yang tidak bersih atau memiliki bau badan yang tajam (setelah makan jengkol atau petai saat berbuka) bisa merusak kekhusyukan orang di sebelah kita.
Menjaga kebersihan dan keharuman saat ke masjid adalah bagian dari memuliakan rumah Allah. Pastikan pakaian yang kita gunakan suci dari najis dan kita dalam keadaan segar agar tidak "menzalimi" hidung saudara seiman kita.
5. Pulang Sebelum Imam Selesai (Kabur di Tengah Jalan)
Ada yang punya kebiasaan ikut Tarawih hanya 8 rakaat padahal imamnya 23 rakaat? Memang tidak dilarang secara hukum fikih dasar, namun sangat mendesak karena kita kehilangan keutamaan yang besar.
Rasulullah SAW menjanjikan pahala shalat malam suntuk bagi mereka yang shalat bersama imam hingga selesai.
"Barangsiapa yang shalat (Tarawih) bersama imam hingga selesai, maka dituliskan sepanjang pahala shalat semalam suntuk." (HR. Tirmidzi).
Sayang banget kan kalau kita kehilangan bonus pahala besar ini hanya karena ingin cepat pulang nonton TV?
Menghindari kesalahan fatal saat tarawih memang penting untuk menyempurnakan ibadah pribadi. Namun, kesempurnaan ibadah Ramadhan juga terletak pada kepedulian sosial kita. Setelah berusaha khusyuk di atas sajadah, yuk lengkapi keberkahanmu dengan berbagi kepada sesama.
Maksimalkan Pahalamu dengan Berbagi

BAZNAS Kota Sukabumi siap membantu kamu menyampaikan infaq dan sedekah secara amanah. Harta yang kamu infaqkan akan disalurkan untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan di wilayah Kota Sukabumi, sehingga mereka juga bisa menjalani Ramadhan dengan senyuman.
Mari berinfaq sekarang! Kunjungi kantor BAZNAS Kota Sukabumi atau gunakan layanan transfer kemudahan berbagi melalui rekening resmi BAZNAS. InsyaAllah, setiap rupiahmu menjadi saksi ketaatanmu di hadapan-Nya.
Untuk membaca artikel lainnya terkait ramadhan klik link di bawah ini:
https://baznaskotasukabumi.com/campaign/sedekah-alat-ibadah-untuk-lansia
Artikel Lainnya
Stop Anggap Remeh! Ketahuilah Makna Puasa yang Sebenarnya agar Ibadahmu Tidak Sia-Sia
Ramadhan Produktif: 10 Strategi Powerful Agar Ibadah Maksimal dan Rezeki Tetap Lancar
7 Tanda Ngeri Kiamat Sudah Dekat: Hubungan Konflik Iran dan Nubuwat Akhir Zaman
Saat kondisi keuangan seret, justru di situlah 7 keajaiban sering dimulai nomor 3 paling tak terduga!
Cara Dahsyat Jaga Amalan Setelah Bulan Ramadhan agar Iman Tetap Kuat dan Istiqamah
Pahala Sedekah Terancam Hilang, Waspada! 5 Niat Tersembunyi yang Bisa Menghapusnya

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
