WhatsApp Icon

AWAS! Kebiasaan Sepele Ini Bisa Membuat Hati Kehilangan Ketenangan

19/08/2026  |  Penulis: BAZNAS

Bagikan:URL telah tercopy
AWAS! Kebiasaan Sepele Ini Bisa Membuat Hati Kehilangan Ketenangan

AWAS! Kebiasaan Sepele Ini Bisa Membuat Hati Kehilangan Ketenangan

Pernah merasa hidup sebenarnya baik-baik saja, tetapi hati tetap terasa gelisah? Tidak sedang menghadapi masalah besar, tetapi pikiran sulit tenang, mudah membandingkan diri dengan orang lain, dan diam-diam merasa tidak nyaman ketika melihat orang lain mendapatkan kebahagiaan?

Bisa jadi, ada kebiasaan sepele yang tanpa sadar sedang memenuhi hati.

Kebiasaan tersebut adalah terlalu sering membandingkan diri, memikirkan kehidupan orang lain, menyimpan rasa iri, hingga sulit memaafkan kesalahan orang. Jika dibiarkan, hal-hal kecil ini dapat membuat hati semakin jauh dari ketenangan.

Dalam Islam, ketenangan hati bukan hanya tentang memiliki banyak harta atau terbebas dari masalah. Ketenangan berkaitan erat dengan hubungan seorang hamba kepada Allah.

Mengapa Hati Bisa Kehilangan Ketenangan?

Kita hidup di zaman ketika kehidupan orang lain begitu mudah terlihat. Media sosial membuat kita dapat mengetahui pencapaian, pekerjaan, rumah, kendaraan, perjalanan, bahkan kebahagiaan orang lain hanya dalam hitungan detik.

Tanpa sadar, kita mulai berkata dalam hati:

"Kenapa hidup dia lebih baik?"

"Kapan saya bisa seperti dia?"

"Kenapa rezekinya lebih banyak?"

Jika tidak dikendalikan, kebiasaan membandingkan diri dapat berkembang menjadi iri, dengki, kecewa, bahkan membuat kita lupa mensyukuri nikmat yang sudah Allah berikan.

Hati yang Terlalu Sibuk Melihat Milik Orang Lain

Padahal, setiap orang memiliki perjalanan hidup yang berbeda. Apa yang terlihat indah dari kehidupan seseorang belum tentu menggambarkan seluruh perjuangannya.

Allah mengingatkan agar kita tidak terus-menerus menginginkan kelebihan yang diberikan kepada orang lain.

“Dan janganlah kamu iri hati terhadap karunia yang telah dilebihkan Allah kepada sebagian kamu atas sebagian yang lain.”

(QS. An-Nisa: 32)

Ayat ini mengajarkan kita untuk berhenti menjadikan kehidupan orang lain sebagai ukuran kebahagiaan diri sendiri.

Dengki Bisa Mengotori Hati

AWAS! Kebiasaan Sepele Ini Bisa Membuat Hati Kehilangan Ketenangan

Dengki bukan sekadar merasa ingin memiliki sesuatu yang dimiliki orang lain. Dengki juga dapat membuat seseorang tidak senang melihat saudaranya memperoleh kebaikan.

Rasulullah SAW bahkan secara tegas melarang umatnya saling membenci dan saling dengki.

“Janganlah kalian saling membenci, janganlah kalian saling dengki, janganlah kalian saling membelakangi, dan jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara.”

(HR. Al-Adab Al-Mufrad no. 398)

Memaafkan Adalah Cara Membersihkan Hati

Selain menghindari dengki, kita juga perlu belajar memaafkan.

Menyimpan dendam mungkin terasa seperti sedang menghukum orang yang pernah menyakiti kita. Padahal, sering kali justru diri sendiri yang terus membawa beban tersebut.

Memaafkan bukan berarti membenarkan kesalahan orang lain. Memaafkan berarti memilih untuk tidak membiarkan kesalahan tersebut terus menguasai hati.

Hati yang dipenuhi dendam akan sulit menikmati nikmat. Sebaliknya, hati yang belajar memaafkan memiliki ruang yang lebih luas untuk bersyukur, mencintai, dan berbuat baik.

Kunci Ketenangan Ada pada Mengingat Allah

Islam memberikan jawaban yang sangat jelas tentang bagaimana mendapatkan ketenangan hati.

Allah berfirman:

“(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”

(QS. Ar-Ra'd: 28)

Ayat ini mengingatkan bahwa ketenangan sejati bukan semata-mata berasal dari keadaan hidup yang sempurna. Hati membutuhkan Allah.

Mulai dari Kebiasaan Kecil

Jika ingin hati lebih tenang, kita bisa memulainya dari hal sederhana:

  • Kurangi membandingkan kehidupan dengan orang lain.
  • Belajar bersyukur atas nikmat yang sudah dimiliki.
  • Berhenti menyimpan kebencian terlalu lama.
  • Doakan kebaikan bagi orang yang mendapatkan nikmat.
  • Perbanyak dzikir dan membaca Al-Qur'an.
  • Belajar memaafkan kesalahan orang lain.
  • Gunakan sebagian rezeki untuk membantu mereka yang membutuhkan.

Jangan Hanya Membersihkan Rumah, Bersihkan Juga Hati

Kita begitu memperhatikan kebersihan rumah, pakaian, kendaraan, bahkan tampilan media sosial. Namun terkadang lupa membersihkan sesuatu yang jauh lebih penting: hati.

Hati perlu dibersihkan dari iri, dengki, dendam, sombong, dan terlalu mencintai dunia.

Salah satu cara membersihkannya adalah dengan berbagi.

Ketika kita menyisihkan sebagian rezeki melalui zakat, infak, dan sedekah, kita bukan hanya membantu orang lain. Kita juga sedang belajar melepaskan keterikatan berlebihan kepada harta dan menumbuhkan rasa syukur.

Mari Jadikan Rezeki Sebagai Jalan Kebaikan

Ada orang yang hari ini sedang kesulitan memenuhi kebutuhan makan. Ada anak yang membutuhkan pendidikan. Ada keluarga yang membutuhkan bantuan kesehatan. Ada saudara kita yang mungkin hanya membutuhkan sedikit uluran tangan untuk kembali bangkit.

Bagikan:URL telah tercopy

Artikel Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Sukabumi.

Lihat Daftar Rekening →