Berhenti Berharap Pada Manusia
18/09/2025 | Penulis: Khoirunisa
Berhenti Berharap Pada Manusia
Harapan memang hal yang tidak akan terpisahkan dari diri kita sebagai manusia. Kita tentu memiliki harapan ataupun keinginan yang ingin diwujudkan seperti sukses dalam pekerjaan, tambahan penghasilan, liburan sepuasnya, penerimaan rasa cinta, sampai support system yang kita rasa bisa terpenuhi dari manusia lain
Namun ketika harapan tersebut kita gantungkan kepada manusia semata maka bersiaplah merasakan pahitnya rasa kecewa. Karena ketika berharap pada manusia secara berlebihan, kita akan menempatkan beban emosional dan ekspektasi kepada mereka. Sementara mereka entah itu kelaurga, kerabat, teman, maupun pasangan tidak bisa selalu meneuhi harapan kita. Mereka juga manusia yang tidak lepas dari kesalahan, dan bisa saja meninggalkan kita baik disebabkan oleh kematian atau hal lainnya.
Padahal Allah sudah berfirman untuk hanya kepada-Nya lah kita berharap :
“dan hanya kepada Rabb-mu hendaknya kamu berharap”
(Q.S Al insyirah ayat 8)
Apabila kita berharap pada Allah swt, sang pencipta yang tak mungkin menelantarkan ciptaanNya lagi Maha Mendengar insya Allah apapun hasilnya kita akan tenang.
Terkadang kita lebih cenderung berfokus pada manusia daripada pada Allah. Kita mungkin berharap pada seseorang untuk kebahagiaan kita, mengandalkan seseorang untuk memenuhi semua kebutuhan kita, atau bahkan menilai nilai kita berdasarkan apa yang orang lain katakan atau pikirkan tentang kita. Ketika kita berbuat demikian, kita menempatkan manusia di atas Allah dalam hierarki harapan kita
Kita harus ingat, jika manusia lain tidak bertanggung jawab atas kebahagiaan atau kesuksesan kita. Kita harus mencari kebahagiaan dalam diri kita sendiri dengan cara mencari pertolongan serta mengikuti panduan dari Allah dalam menghadapi setiap aspek kehidupan kita.
Semoga hati kita selalu penuh harap hanya kepada-Nya, semoga kita tidak pernah menyerah untuk selau berdoa dan berharap kepada Allah semata ya sahabat.
Artikel Lainnya
Ketika Biaya Berobat Jadi Beban, Zakat BAZNAS Hadir Membawa Harapan
Ketika Harta Menjadi Ujian: Sudahkah Kita Menunaikan Zakat?
Apa Arti Rezeki Jika Tak Pernah Berbagi? BAZNAS Mengajak Kita Merenung
Mungkin Bencana Bukan Hanya Tentang Apa yang Terjadi, tetapi Tentang Apa yang Harus Kita Sadari
Berapa Banyak Harta yang Sanggup Kita Pertanggungjawabkan?
5 Alasan Mengapa Bantuan Saja Tidak Cukup untuk Mengatasi Kemiskinan
5 Tanda Penting untuk Membedakan Musibah dan Azab dalam Islam
Mengapa Allah Menjanjikan Balasan bagi Harta yang Kita Keluarkan?
5 Alasan Mengapa Lalai Berzakat Bisa Menjadi Kerugian Besar
7 Pesan Islam tentang Berbagi yang Menguatkan Hati
7 Pelajaran Berharga tentang Harta, Waktu, dan Kehidupan
Ada Kezaliman yang Mengambil Harta, Ada yang Mengambil Kehormatan, dan Ada yang Mengambil Kehidupan
5 Realitas Pahit di Balik Kemiskinan: Mengapa Peran BAZNAS Semakin Penting?
Apa Bedanya Orang Hemat dengan Orang Kikir?
Agama Mengajarkan Ibadah, Tapi Mengapa Kita Masih Harus Belajar Menjadi Manusia?

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Sukabumi.
Lihat Daftar Rekening →