Kapan Puasa Arafah Dilaksanakan? Ini Tata Cara dan Keutamaannya
18/09/2025 | Penulis: Khoirunisa
Kapan Puasa Arafah Dilaksanakan?
Puasa menjadi salah satu ibadah utama dalam Islam. Selain puasa wajib di bulan Ramadhan, ada pula berbagai puasa sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan, salah satunya adalah puasa Arafah. Puasa ini memiliki keutamaan luar biasa dan sayang untuk dilewatkan oleh umat muslim yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Lalu, kapan puasa Arafah dilaksanakan? Bagaimana cara melakukannya? Dan apa saja keutamaannya?
Kapan Puasa Arafah Dilaksanakan?
Puasa Arafah dilakukan setiap tanggal 9 Dzulhijjah, bertepatan dengan hari saat para jamaah haji melaksanakan wukuf di Padang Arafah. Bagi umat muslim yang tidak berhaji, puasa ini sangat dianjurkan karena memiliki banyak keutamaan, salah satunya adalah pengampunan dosa.
Tata Cara Puasa Arafah
Pelaksanaan puasa Arafah secara umum tidak berbeda dengan puasa-puasa lainnya, yakni dimulai sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Berikut langkah-langkah pelaksanaannya:
1. Niat Puasa Arafah
Niat dilakukan sejak malam hari hingga sebelum fajar. Lafadz niatnya adalah:
"Nawaitu shouma arofata sunnatan lillaahi ta’aalaa"
Artinya: Saya niat puasa Arafah, sunnah karena Allah Ta’ala.
2. Makan Sahur
Disunnahkan untuk sahur, meskipun hanya dengan air putih. Sahur menjadi energi dan pembeda antara puasa umat Islam dan puasa umat lain.
3. Menahan Diri dari Hal yang Membatalkan Puasa
Seperti makan, minum, berhubungan suami istri, dan hal-hal lain yang membatalkan puasa hingga waktu maghrib tiba.
4. Menyegerakan Berbuka
Setelah matahari terbenam, disunnahkan untuk segera berbuka puasa. Ini termasuk sunnah Nabi yang mendatangkan pahala.
Keutamaan Puasa Arafah
Puasa Arafah dikenal sebagai salah satu puasa sunnah yang memiliki keutamaan luar biasa. Berdasarkan hadits-hadits sahih, berikut beberapa keutamaannya:
1. Menghapus Dosa Dua Tahun
Rasulullah SAW bersabda, "Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang." (HR. Muslim)
2. Membebaskan dari Api Neraka
Nabi Muhammad SAW juga bersabda, "Tidak ada hari di mana Allah membebaskan lebih banyak hamba dari neraka selain Hari Arafah." (HR. Muslim)
Sebagai umat Islam, momen puasa Arafah adalah kesempatan emas untuk memperbanyak amalan dan mendekatkan diri kepada Allah. Selain berpuasa, jangan lupakan pula Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sebagai bentuk penyempurna ibadah.
BAZNAS Kota Sukabumi hadir untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat dan menyebarkan manfaatnya kepada yang membutuhkan. Kami mengajak sahabat semua untuk berbagi kebaikan melalui zakat online yang bisa diakses kapan saja, di mana saja melalui https://kotasukabumi.baznas.go.id/bayarzakat
Mari sempurnakan ibadah kita, raih pahala berlipat, dan wujudkan kesejahteraan bersama.
Artikel Lainnya
7 Pesan Islam tentang Berbagi yang Menguatkan Hati
Apa Bedanya Orang Hemat dengan Orang Kikir?
Agama Mengajarkan Ibadah, Tapi Mengapa Kita Masih Harus Belajar Menjadi Manusia?
5 Realitas Pahit di Balik Kemiskinan: Mengapa Peran BAZNAS Semakin Penting?
5 Alasan Mengapa Bantuan Saja Tidak Cukup untuk Mengatasi Kemiskinan
Bolehkah Kita Memilih Siapa yang Layak Dibantu?
5 Alasan Mengapa Lalai Berzakat Bisa Menjadi Kerugian Besar
Ada Kezaliman yang Mengambil Harta, Ada yang Mengambil Kehormatan, dan Ada yang Mengambil Kehidupan
Ketika Biaya Berobat Jadi Beban, Zakat BAZNAS Hadir Membawa Harapan
5 Tanda Penting untuk Membedakan Musibah dan Azab dalam Islam
3 Sikap Mulia yang Rasulullah Ajarkan Saat Melihat Musibah Orang Lain
7 Keajaiban Zakat BAZNAS yang Mengubah Kepedulian Menjadi Keberkahan
Mengapa Kita Selalu Merasa Kurang Setelah Melihat Hidup Orang Lain?
Mungkin Bencana Bukan Hanya Tentang Apa yang Terjadi, tetapi Tentang Apa yang Harus Kita Sadari
Apa Arti Rezeki Jika Tak Pernah Berbagi? BAZNAS Mengajak Kita Merenung

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Sukabumi.
Lihat Daftar Rekening →