WhatsApp Icon
Menelan Air Ludah Saat Puasa: Fakta Penting, Hukum Ulama, dan Penjelasan Lengkap

Menelan Air Ludah Saat Puasa sering membuat ragu. Simak fakta penting, hukum menurut ulama, syarat sah puasa, dan penjelasan lengkapnya di sini.

Menelan Air Ludah Saat Puasa: Fakta Penting, Hukum Ulama, dan Penjelasan Lengkap

Menelan Air Ludah Saat Puasa sering kali menjadi pertanyaan yang muncul di tengah masyarakat, terutama saat bulan Ramadhan. Tidak sedikit orang yang merasa ragu dan khawatir puasanya batal hanya karena menelan ludahnya sendiri. Bahkan, ada yang memilih membuang ludah berulang kali saat berpuasa karena takut melanggar aturan puasa. Lantas, bagaimana sebenarnya hukum menelan air ludah saat berpuasa menurut Islam?

Puasa memang dapat batal apabila seseorang dengan sengaja memasukkan makanan atau minuman ke dalam tubuh melalui rongga tertentu. Namun, air ludah atau air liur merupakan sesuatu yang secara alami diproduksi oleh tubuh dan sangat sulit dihindari. Oleh karena itu, para ulama memberikan penjelasan khusus terkait hukum menelan air ludah saat puasa.

Hukum Menelan Air Ludah Saat Puasa Menurut Ulama

[caption id="attachment_2634" align="alignnone" width="398"]add media BAZNAS Kota Sukabumi[/caption]

Dalam buku “Hukum Menelan Air Ludah bagi Orang yang Berpuasa” karya Ahmad Mundzir, seorang pengajar Pondok Pesantren Raudhatul Quran An-Nasimiyyah Semarang, dijelaskan bahwa para ulama sepakat menelan air ludah tidak membatalkan puasa. Kesepakatan ini didasarkan pada kenyataan bahwa air liur merupakan bagian alami dari tubuh manusia dan sulit untuk dihindari keberadaannya.

Penjelasan ini juga ditegaskan oleh Imam an-Nawawi dalam kitab al-Majmu’ Syarah al-Muhadzdzab (Juz 6, halaman 341). Beliau menyatakan:

“Menelan air liur itu tidak membatalkan puasa sesuai kesepakatan para ulama. Hal ini berlaku jika orang yang berpuasa tersebut memang biasa mengeluarkan air liur. Sebab susahnya memproteksi air liur untuk masuk kembali.”

Dari penjelasan ini, dapat dipahami bahwa Islam adalah agama yang memberikan kemudahan dan tidak memberatkan umatnya dalam menjalankan ibadah.

Syarat Menelan Air Ludah Agar Tidak Membatalkan Puasa

Meski menelan air ludah saat puasa pada dasarnya tidak membatalkan puasa, para ulama memberikan beberapa syarat penting yang perlu diperhatikan agar puasa tetap sah.

  1. Air Ludah Tidak Tercampur Zat Lain: Air ludah yang ditelan harus murni, tidak tercampur dengan zat lain seperti darah akibat luka gusi, sisa makanan, atau minuman. Jika air ludah bercampur dengan zat lain lalu sengaja ditelan, maka hal tersebut berpotensi membatalkan puasa.
  2. Air Ludah Tidak Keluar Melewati Bibir: Air ludah yang masih berada di dalam rongga mulut dan belum melewati batas bibir luar boleh ditelan dan tidak membatalkan puasa. Namun, jika air ludah sudah keluar dari mulut lalu dikumpulkan kembali dan ditelan dengan sengaja, sebagian ulama berpendapat hal ini dapat membatalkan puasa.
  3. Tidak Sengaja Menampung Ludah Berlebihan: Jika seseorang dengan sengaja menampung air ludah dalam jumlah banyak lalu menelannya, terdapat perbedaan pendapat ulama. Pendapat yang masyhur menyebutkan bahwa selama perbuatan tersebut tidak disengaja dan tidak ada unsur rekayasa, maka puasanya tetap sah.

Dengan memenuhi ketiga syarat tersebut, menelan air ludah saat puasa tidak perlu dikhawatirkan dan puasa tetap dianggap sah.

Mengapa Tidak Perlu Berlebihan Membuang Ludah?

Membuang ludah secara berlebihan justru dapat mengganggu kenyamanan dan kekhusyukan ibadah puasa. Islam mengajarkan keseimbangan dan kemudahan dalam beribadah. Selama tidak ada unsur kesengajaan memasukkan sesuatu ke dalam tubuh, puasa tetap sah dan bernilai ibadah.

Menyempurnakan Puasa dengan Sedekah

Selain menjaga sah atau tidaknya puasa, umat Islam dianjurkan untuk menyempurnakan ibadah Ramadhan dengan memperbanyak amal kebaikan, salah satunya bersedekah. Sedekah dapat melipatgandakan pahala puasa dan membantu sesama yang membutuhkan.

Bersedekah kini semakin mudah melalui BAZNAS Kota Sukabumi secara online. Sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang mengelola dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), BAZNAS Provinsi Jawa Barat telah dipercaya masyarakat luas.

Bersedekah mudah melalui:

Semoga setiap kebaikan yang kita keluarkan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

BSI 4964964969 A/N Baznas Kota Sukabumi

No. Pelayanan: 085721333351

Memberikan sedekah atau zakat membantu sesama yang membutuhkan dan menjadi penebus dosa bagi yang menunda kewajiban. Seperti firman Allah SWT:
"Perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji." (QS. Al-Baqarah: 261)

Melalui BAZNAS, sedekah lebih mudah, aman, dan tepat sasaran.

[caption id="attachment_2552" align="alignnone" width="503"]rekening baznas baznas kota sukabumi[/caption]

Untuk referensi bacaan singkat lainnya kunjungi artikel BAZNAS Kota Sukabumi yang mengulas tema Mencari Keuntungan Bisnis Tanpa Menghilangkan Keberkahan

15/01/2026 | Kontributor: Baznas Kota Sukabumi
Hal-Hal yang Membatalkan Puasa: Panduan Lengkap dan Penting bagi Muslim

Hal-Hal yang Membatalkan Puasa wajib diketahui setiap Muslim. Simak penjelasan lengkap 8 perkara pembatal puasa beserta dalil Al-Qur’an dan hadits.

Hal-Hal yang Membatalkan Puasa: Panduan Lengkap dan Penting bagi Muslim

[caption id="attachment_2640" align="alignnone" width="430"]8 Ha Pembatal Puasa BAZNAS Kota Sukabumi[/caption]

Hal-Hal yang Membatalkan Puasa

merupakan pengetahuan penting yang wajib dipahami setiap Muslim agar ibadah puasa yang dijalankan sah dan sempurna. Puasa adalah salah satu ibadah utama dalam Islam dan termasuk ke dalam rukun Islam. Hukumnya ada yang wajib dan ada pula yang sunnah. Puasa yang wajib dijalankan oleh setiap Muslim yang telah baligh dan berakal adalah puasa Ramadhan.

Puasa Ramadhan dilaksanakan selama 29 atau 30 hari pada bulan Ramadhan dan perintahnya disebutkan secara tegas dalam Al-Qur’an. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 183 yang menjelaskan kewajiban puasa bagi orang-orang beriman. Oleh karena itu, memahami hal-hal yang membatalkan puasa menjadi sangat penting agar ibadah yang dilakukan tidak sia-sia.

Foto

Berikut ini 8 hal yang membatalkan puasa seseorang menurut Al-Qur’an, hadits, dan pendapat para ulama.

1. Memasukkan Sesuatu ke Dalam Tubuh dengan Sengaja

Makan dan minum dengan sengaja merupakan pembatal puasa yang paling jelas. Hal ini berdasarkan firman Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 187:

“Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan) antara benang putih dan benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa sampai (datang) malam.”

Namun, jika seseorang makan atau minum karena lupa, maka puasanya tetap sah dan boleh dilanjutkan.

2. Memasukkan Sesuatu ke Dalam Kubul atau Dubur

Memasukkan sesuatu melalui kubul atau dubur, meskipun untuk pengobatan, dapat membatalkan puasa. Contohnya seperti pemasangan kateter urin, obat ambeien, atau cairan tertentu yang masuk ke dalam tubuh dan dianalogikan sebagai makan atau minum oleh sebagian ulama.

3. Muntah dengan Sengaja

Muntah yang disengaja membatalkan puasa. Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang terpaksa muntah, maka tidak wajib baginya mengqadha puasanya. Dan barang siapa muntah dengan sengaja, maka wajib baginya mengqadha puasanya.”
(HR. Abu Daud)

Jika muntah terjadi tanpa disengaja, maka puasa tetap sah.

4. Melakukan Hubungan Suami Istri

Melakukan hubungan suami istri di siang hari Ramadhan termasuk pembatal puasa yang paling berat. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 187 yang menjelaskan bahwa hubungan suami istri hanya dihalalkan pada malam hari di bulan puasa.

Bagi yang melanggarnya, wajib menunaikan kafarat berat, yaitu:

  • Memerdekakan budak mukmin

  • Jika tidak mampu, berpuasa dua bulan berturut-turut

  • Jika tidak mampu juga, memberi makan 60 fakir miskin

5. Keluar Air Mani dengan Sengaja

Keluar air mani dengan sengaja, baik melalui onani atau bercumbu tanpa jima’, membatalkan puasa dan wajib mengqadha tanpa kafarat. Hal ini berdasarkan hadits Bukhari:

“Ketika berpuasa ia meninggalkan makan, minum, dan syahwat karena-Ku.”

Namun, jika mani keluar tanpa disengaja seperti mimpi basah, maka tidak membatalkan puasa.

6. Haid dan Nifas

Wanita yang mengalami haid atau nifas saat berpuasa, meskipun menjelang waktu berbuka, puasanya batal dan wajib menggantinya di hari lain. Rasulullah SAW bersabda:

“Bukankah jika wanita haid, ia tidak shalat dan tidak berpuasa?” (HR. Bukhari)

7. Gila atau Hilang Akal

Salah satu syarat wajib puasa adalah berakal sehat. Jika seseorang mengalami gila atau hilang akal, maka puasanya batal karena tidak terpenuhinya syarat sah puasa.

8. Keluar dari Islam (Murtad)

Keluar dari Islam, baik melalui perkataan maupun perbuatan, otomatis membatalkan seluruh ibadah, termasuk puasa. Jika seseorang mengingkari keesaan Allah saat berpuasa, maka puasanya batal.

Kesimpulan

Hal-Hal yang Membatalkan Puasa wajib dipahami agar ibadah Ramadhan dijalankan dengan benar sesuai syariat Islam. Dengan memahami pembatal puasa, setiap Muslim dapat lebih berhati-hati dan menjaga kesucian ibadahnya. Semoga artikel ini dapat membantu Sahabat BAZNAS menjalankan puasa dengan ilmu dan kesadaran yang benar.

Bersedekah mudah melalui:

Semoga setiap kebaikan yang kita keluarkan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

BSI 4964964969 A/N Baznas Kota Sukabumi

No. Pelayanan: 085721333351

Memberikan sedekah atau zakat membantu sesama yang membutuhkan dan menjadi penebus dosa bagi yang menunda kewajiban. Seperti firman Allah SWT:
"Perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji." (QS. Al-Baqarah: 261)

Melalui BAZNAS Kota Sukabumi, sedekah lebih mudah, aman, dan tepat sasaran.

[caption id="attachment_2552" align="alignnone" width="503"]rekening baznas baznas kota sukabumi[/caption]

Untuk referensi bacaan singkat lainnya kunjungi artikel BAZNAS Kota Sukabumi yang mengulas tema Perlu Nggak Sih Kita Jadi Muzakki? Banyak yang Belum Tahu

15/01/2026 | Kontributor: Baznas Kota Sukabumi
Puasa Tanpa Sahur: Panduan Lengkap Hukum, Dalil, dan Manfaatnya

Puasa Tanpa Sahur sering menjadi pertanyaan umat Muslim. Simak hukum sahur dalam Islam, dalil Al-Qur’an dan hadits, pendapat ulama, serta manfaat sahur.

Puasa Tanpa Sahur: Panduan Lengkap Hukum, Dalil, dan Manfaatnya

Puasa Tanpa Sahur sering menjadi topik yang dipertanyakan oleh umat Islam, terutama ketika seseorang tertidur dan terlewat waktu sahur atau karena kondisi tertentu yang membuatnya tidak sempat makan sahur. Puasa sendiri adalah ibadah menahan diri dari makan, minum, dan hawa nafsu sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Biasanya, puasa diawali dengan makan sebelum terbit fajar yang dikenal dengan sahur.

Namun, bagaimana hukum puasa tanpa sahur dalam Islam? Apakah sahur merupakan syarat sahnya puasa, ataukah hanya sekadar anjuran? Artikel ini akan mengupas secara lengkap hukum, dalil, pendapat ulama, serta manfaat sahur dalam Islam.

Hukum Sahur dalam Islam

[caption id="attachment_2646" align="alignnone" width="515"]Hukum Sahur Dalam Islam Baznas Kota Sukabumi[/caption]

Banyak umat Muslim bertanya, apakah puasa tanpa sahur diperbolehkan? Dalam Islam, sahur bukanlah syarat sah puasa, melainkan amalan sunnah yang sangat dianjurkan. Artinya, puasa tetap sah meskipun seseorang tidak melaksanakan sahur.

Rasulullah SAW bersabda:

“Makan sahur itu mengandung berkah, maka janganlah kalian meninggalkannya, walaupun hanya dengan seteguk air.”
(HR. Ahmad dan Ibnu Hibban)

Hadits ini menunjukkan bahwa sahur memiliki keutamaan dan keberkahan, meskipun tidak diwajibkan. Oleh karena itu, puasa tanpa sahur tetap sah, tetapi sangat disayangkan jika seseorang meninggalkan sahur tanpa alasan.

Allah SWT juga berfirman dalam Al-Qur’an:

“Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa hingga malam…”
(QS. Al-Baqarah: 187)

Ayat ini menunjukkan batas waktu makan sebelum puasa dimulai, namun tidak menjadikan sahur sebagai syarat sah puasa.

Puasa Tanpa Sahur Menurut Pendapat Ulama

Para ulama sepakat bahwa puasa tanpa sahur hukumnya boleh, tetapi sahur tetap dianjurkan. Berikut beberapa pendapat ulama dari berbagai mazhab:

Mazhab Syafi’i dan Hambali

Dalam Mazhab Syafi’i dan Hambali, sahur dihukumi sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan). Jika seseorang berpuasa tanpa sahur, puasanya tetap sah, tetapi ia kehilangan keberkahan sahur.

Mazhab Hanafi

Imam Abu Hanifah menyatakan bahwa puasa tanpa sahur diperbolehkan. Namun, beliau menekankan bahwa sahur membantu meringankan puasa dan menjaga kekuatan fisik selama berpuasa.

Mazhab Maliki

Mazhab Maliki juga berpendapat bahwa sahur bukan syarat sah puasa, tetapi merupakan sunnah yang mengandung hikmah besar bagi pelaksana puasa.

Pendapat Ulama Kontemporer

Ulama kontemporer seperti Syaikh Ibnu Utsaimin menegaskan bahwa puasa tanpa sahur sah secara hukum, namun sahur sangat dianjurkan karena mengandung keberkahan dan mengikuti sunnah Rasulullah SAW.

Manfaat Sahur dalam Puasa

[caption id="attachment_2647" align="alignnone" width="357"]5 Manfaat Sahur Dalam Islam BAZNAS Kota Sukabumi[/caption]

Meskipun puasa tanpa sahur diperbolehkan, sahur memiliki banyak manfaat, baik secara spiritual maupun kesehatan.

  1. Mendapat Keberkahan: Rasulullah SAW secara khusus menyebut sahur sebagai waktu yang penuh berkah. Keberkahan ini mencakup kekuatan fisik dan kemudahan dalam beribadah.
  2. Menjaga Stamina Selama Puasa: Sahur membantu tubuh memiliki cadangan energi. Tanpa sahur, tubuh lebih cepat lemas dan sulit fokus dalam aktivitas maupun ibadah.
  3. Mengurangi Rasa Lapar dan Haus: Dengan sahur, rasa lapar dan haus dapat ditekan sehingga puasa terasa lebih ringan dan nyaman.
  4. Mengikuti Sunnah Rasulullah SAW: Sahur adalah salah satu bentuk meneladani sunnah Rasulullah SAW. Meskipun puasa tanpa sahur sah, mengikuti sunnah tentu lebih utama.
  5. Membantu Bangun Lebih Awal untuk Ibadah: Sahur membuat seseorang terbiasa bangun sebelum subuh, sehingga bisa dimanfaatkan untuk shalat malam, dzikir, dan doa.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa puasa tanpa sahur hukumnya sah dan diperbolehkan dalam Islam. Namun, sahur merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan karena mengandung banyak keberkahan dan manfaat. Dalil dari Al-Qur’an, hadits, dan pendapat para ulama menunjukkan bahwa sahur bukan syarat sah puasa, tetapi merupakan sarana untuk menyempurnakan ibadah puasa.

Bagi umat Muslim yang ingin menjalankan puasa dengan lebih optimal, sangat dianjurkan untuk tidak meninggalkan sahur, meskipun hanya dengan seteguk air. Dengan sahur, puasa akan terasa lebih ringan, ibadah lebih khusyuk, dan keberkahan pun lebih terasa.

Bersedekah mudah melalui:

Semoga setiap kebaikan yang kita keluarkan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

BSI 4964964969 A/N Baznas Kota Sukabumi

No. Pelayanan: 085721333351

Memberikan sedekah atau zakat membantu sesama yang membutuhkan dan menjadi penebus dosa bagi yang menunda kewajiban. Seperti firman Allah SWT:
"Perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji." (QS. Al-Baqarah: 261)

Melalui BAZNAS Kota Sukabumi, sedekah lebih mudah, aman, dan tepat sasaran.

[caption id="attachment_2552" align="alignnone" width="447"]rekening baznas baznas kota sukabumi[/caption]

Untuk referensi bacaan singkat lainnya kunjungi artikel BAZNAS Kota Sukabumi yang mengulas tema Bantuan Pendidikan BAZNAS Kota Sukabumi: Solusi Ringan untuk Pelajar yang Membutuhkan

15/01/2026 | Kontributor: Baznas Kota Sukabumi
Menangis Bisa Membatalkan Puasa? : Mitos dan Fakta yang Perlu Diketahui

Apakah Menangis Membatalkan Puasa? Simak penjelasan lengkap berdasarkan hukum Islam, pendapat ulama, serta mitos dan fakta agar tidak salah paham saat berpuasa.

Menangis Membatalkan Puasa? Fakta Penting dan Penjelasan Ulama

Emosi yang diekspresikan ketika sedih umumnya adalah menangis. Namun jika menangis saat puasa apakah akan membatalkan puasa? Karena saat berpuasa kita diharapkan dapat menahan diri dari emosi.  Bahkan saat kecil, sering kita mendengar orang tua berkata kepada anaknya untuk jangan menangis agar puasa tidak batal.

Sebelumnya, kamu tentu tahu beberapa hal yang dapat membatalkan puasa, seperti makan dan minum disengaja, berhubungan intim dengan sengaja, memasukkan sesuatu ke dalam lubang di tubuh, dan lain sebagainya yang bisa dibaca selengkpanya disini

Jadi, apakah menangis bisa membatalkan puasa, mari simak mitos dan fakta yang perlu diketahui dalam artikel ini

Apakah Menangis Membatalkan Puasa?

[caption id="attachment_2652" align="alignnone" width="443"]Menangis bisa membatalkan puasa BAZNAS Kota Sukabumi[/caption]

Dilansir dari laman NU Online, menangis tidak membatalkan puasa sebab bukan termasuk dari memasukkan sesuatu sampai rongga bagian dalam tubuh (jauf). Dari suatu hadits riwayat Muslim diketahui bahwa Abu Bakar As Shiddiq sering menangis ketika sholat atau membaca Alquran. Walaupun  tidak dijelaskan secara detail menangis dapat membuat puasa batal atau tidak, tetapi bukan hal yang mustahil jika beliau pernah menangis saat puasa.

Ketika seseorang menangis, tidak terdapat sesuatu yang masuk ke dalam mata menuju arah tenggorokan. Hal ini ditegaskan dalam kitab Rawdah at Thalibin berikut:

Artinya: "Cabang permasalahan. Tidak dipermasalahkan bagi orang yang berpuasa untuk bercelak, baik ditemukan dalam tenggorokannya dari celak tersebut suatu rasa atau tidak. Sebab mata tidak termasuk jauf (bagian dalam) dan tidak ada jalan dari mata menuju tenggorokan" (Syekh Abu Zakaria Yahya bin Syaraf an-Nawawi, Rawdah at-Thalibin, Juz 3, Hal. 222).

Tetapi, jika air mata dari tangisan seseorang tercampur dengan air liur dan kemudian tertelan ke dalam tenggorokan, hal tersebut dapat membatalkan puasa karena terjadinya penelanan air mata.

Hal tersebut karena menangis tidak termasuk dalam salah satu dari hal-hal yang dapat membatalkan puasa. Meski demikian, umat muslim tidak dianjurkan untuk menangis. Ibadah puasa hendaknya dijalankan dengan penuh suka cita, fokus memperbanyak ibadah, dan mengharapkan rida dari Allah Swt.

Sementara itu, ada banyak ulama yang mengatakan bahwa menangis tidak membuat puasa batal kecuali mereka menelan air mata yang jatuh dengan sengaja. Seperti yang disampaikan oleh Husein Ja'far Al Hadar pada suatu konten di Youtube.

“Tidak, nangis nggak membatalkan puasa yang membatalkan puasa itu masuknya makanan dan minuman ke dalam lubang di tubuh kita. Kalau ini kan bukan lobang dan malah keluar air mata. Mungkin orang tua zaman dulu mendidik biar ga cengeng jadi bilangnya jangan nangis nanti batal tapi ga kreatif masa sampai bohong untuk ngajarin anak-anak.”

Jadi, kesimpulan yang dapat ditarik adalah bahwa pandangan umum yang menyatakan bahwa menangis bisa membatalkan puasa adalah keliru. Secara faktual, menangis tidak akan mengakibatkan pembatalan puasa kecuali jika air mata tersebut sengaja ditelan. Semoga penjelasan ini dapat memberikan jawaban terkait apakah menangis membatalkan puasa

Dalil dan Penjelasan Ulama

Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu dikenal sering menangis ketika shalat dan membaca Al-Qur’an. Tidak ada keterangan bahwa tangisan beliau membatalkan ibadah puasanya. Hal ini menunjukkan bahwa menangis bukan perkara yang membatalkan puasa.

Imam An-Nawawi dalam kitab Rawdah at-Thalibin menjelaskan:

“Tidak dipermasalahkan bagi orang yang berpuasa untuk bercelak, baik terasa di tenggorokan atau tidak. Sebab mata bukan termasuk jauf dan tidak ada jalan dari mata menuju tenggorokan.”
(Rawdah at-Thalibin, Juz 3, Hal. 222)

Dari penjelasan ini, dapat dipahami bahwa air mata yang keluar dari mata tidak membatalkan puasa, karena mata bukan jalan masuk menuju rongga dalam tubuh.

Kapan Menangis Bisa Membatalkan Puasa?

Walaupun menangis tidak membatalkan puasa, ada satu kondisi yang perlu diperhatikan. Jika air mata bercampur dengan air liur lalu sengaja ditelan, maka hal tersebut bisa membatalkan puasa karena ada cairan yang masuk ke tenggorokan dengan kesengajaan.

Namun, hal ini jarang terjadi dan tidak termasuk kondisi umum ketika seseorang menangis secara spontan karena sedih, terharu, atau takut kepada Allah SWT.

Mitos Menangis Saat Puasa

Masih banyak orang yang percaya bahwa menangis saat puasa bisa membatalkan puasa. Mitos ini kemungkinan berasal dari cara orang tua mendidik anak agar lebih kuat dan tidak cengeng.

Pendakwah Husein Ja’far Al-Hadar pernah menjelaskan bahwa menangis tidak membatalkan puasa kecuali jika disertai dengan menelan air mata secara sengaja. Pernyataan ini memperkuat pandangan mayoritas ulama.

Etika Menjaga Emosi Saat Puasa

Meskipun tidak membatalkan puasa, umat Islam tetap dianjurkan untuk menjaga emosi. Puasa adalah sarana melatih kesabaran dan ketenangan jiwa. Menangis karena takut kepada Allah, tersentuh ayat Al-Qur’an, atau penyesalan atas dosa justru bernilai ibadah.

Namun, menangis berlebihan karena emosi negatif sebaiknya dihindari agar puasa dijalani dengan hati lapang dan penuh harapan akan ridha Allah SWT.

Kesimpulan

Jawaban atas pertanyaan apakah menangis membatalkan puasa adalah tidak. Menangis tidak membatalkan puasa selama tidak ada air mata yang sengaja ditelan. Pandangan yang menyebutkan bahwa menangis bisa membatalkan puasa adalah keliru dan tidak memiliki dasar fiqih yang kuat.

Dengan memahami hal ini, umat Islam tidak perlu ragu atau khawatir jika menangis saat berpuasa, terutama karena dorongan iman atau perasaan yang tidak disengaja. Semoga penjelasan ini meluruskan pemahaman dan menambah ketenangan dalam menjalankan ibadah puasa

Mari menyalurkan sedekah atau zakat melalui BAZNAS Kota Sukabumi:

BSI 4964964969 A/N Baznas Kota Sukabumi
No. Pelayanan: 085721333351

[caption id="attachment_2552" align="alignnone" width="477"]rekening baznas baznas kota sukabumi[/caption]

Bersedekah atau menunaikan zakat tidak hanya membantu sesama, tetapi juga menambah pahala dan keberkahan bagi diri sendiri. Sebagaimana firman Allah SWT:
"Perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap bulir seratus biji." (QS. Al-Baqarah: 261).

Untuk referensi bacaan singkat lainnya kunjungi artikel BAZNAS Kota Sukabumi yang mengulas tema Ketika Tubuh Berbicara: Pentingnya Menjaga Kesehatan sebagai Amanah dalam Islam

15/01/2026 | Kontributor: Baznas Kota Sukabumi
Mimpi Basah Saat Puasa: Fakta Penting, Mitos, dan Penjelasan Ilmiah Lengkap

Mimpi Basah Saat Puasa sering menimbulkan pertanyaan. Simak fakta, mitos, hukum Islam, dan penjelasan ilmiah lengkap agar tidak salah paham saat berpuasa.

Mimpi Basah Saat Puasa: Fakta Penting, Mitos, dan Penjelasan Ilmiah Lengkap

[caption id="attachment_2650" align="alignnone" width="438"]Apa Itu Mimpi Basah BAZNAS Kota Sukabumi[/caption]

Mimpi basah merupakan salah satu peristiwa ilmiah yang terjadi pada setiap laki-laki sebagai tanda kedewasaan. Biasanya mimpi basah terjadi ketika kantung sperma telah penuh dan akhirnya keluar saat sedang tidur karena sudah tidak bisa menampung lagi. Dalam islam, ketika ada seorang laki-laki mengalami mimpi basah maka dia diwajibkan untuk melaksanakan mandi wajib karena ketika mengalami mimpi basah dia dalam keadaan junub (mengeluarkan air mani) menjadikan dia tidak dalam keadaan suci.

Namun terkadang timbul pertanyaan, ketika seorang laki-laki mengalami mimpi basah saat berpuasa apakah puasanya batal? Karena keluarnya air mani merupakan salah satu hal yang dapat membatalkan puasa. Di artikel ini, akan dibahas semua hal terkait mimpi basah saat puasa: mitos, fakta, dan penjelasan ilmiah.

Mitos Mimpi Basah

[caption id="attachment_2616" align="alignnone" width="258"]Mitos Mimpi Basah BAZNAS Kota Sukabumi[/caption]

Hal pertama yang akan dibahas terkait mimpi basah adalah mitosnya. Ada beberapa mitos yang muncul ketika berbicara tentang mimpi basah, dan tentu saja mitos-mitos dibawah ini tidak benar adanya karena tidak terbukti secara ilmiah. Beberapa mitos tersebut antara lain:1.Dapat mengurangi produksi spermaMuncul suatu keyakinan pada orang-orang bahwa ketika seorang pria terlalu sering mengalami mimpi basah, maka sperma yang dihasilkan akan semakin berkurang. Ini merupakan anggapan yang salah besar karena mimpi basah merupakan cara testikel untuk mengeluarkan sperma lama, dan menggantinya dengan sperma baru yang lebih sehat. 2. Dapat mengurangi sistem imunAda beberapa orang yang meyakini bahwa mimpi basah dapat membuat sistem imun seseorang menurun sehingga lebih rentan terkena penyakit seperti flu, ataupun penyakit lainnya. Padahal hal ini hanyalah mitos yang tidak pernah terbukti secara ilmiah kebenarannya.3. Membatalkan puasaMitos terakhir yang muncul dari mimpi basah adalah mimpi basah dapat membatalkan puasa. Banyak orang beranggapan seperti itu karena ketika mengalami mimpi basah, seorang pria akan mengeluarkan sperma dari kelamin nya dan keluarnya sperma atau air mani merupakan salah satu hal yang membatalkan puasa. Padahal, ketika seorang pria mengalami mimpi basah saat puasa, puasa yang dilakukannya tetap sah dan dia dapat melanjutkan puasanya karena keluarnya sperma disebabkan mimpi basah merupakan hal yang tidak disengaja, bukan hal yang disengaja sehingga puasa yang dilakukannya tetap sah.Fakta Mimpi BasahSetalah mengetahui mitos mimpi basah, kita juga harus mengetahui apa saja fakta tentang mimpi basah. Karena ternyata, ada beberapa fakta menarik yang perlu dan penting untuk kita ketahui tentang mimpi basah:

1. Mimpi basah tidak selalu terjadi karena mimpi erotis

Menurut penelitian, hanya sebagian kecil atau sekitar empat persen saja mimpi basah yang terjadi karena mimpi erotis. Beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan terjadinya mimpi basah selain karena mimpi erotis antara lain karena alat kelamin yang tidak sengaja bergesekan dengan seprai, selimut, atau guling saat tidur sehingga alat kelamin pun terangsang dan menyebabkan keluarnya sperma dari alat kelamin.

2. Mimpi basah bukan tanda penyakit

Terjadinya mimpi basah bukanlah sebuah kelainan atau tanda penyakit, tapi mimpi basah merupakan kondisi normal yang dialami oleh seseorang dan bisa jadi merupakan tanda fungsi seksual yang masih sehat.

3. Tidak membatalkan puasa

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, mimpi basah saat puasa merupakan hal yang tidak membatalkan puasa. Karena mimpi basah merupakan suatu hal yang tidak disengaja sehingga ketika seorang pria mengalami mimpi basah, dia dapat tetap melanjutkan puasanya sampai akhir. Namun, seperti hukum yang berlaku dalam islam, seseorang yang mengalami mimpi basah tetap diwajibkan untuk melakukan mandi wajib untuk mensucikan tubuh mereka walaupun ketika sedang berpuasa sehingga mereka bisa tetap menjalankan ibadah-ibadah lainnya seperti sholat, membaca al-quran, dsb.Dilansir dari islam.nu.or.id, Al-Khatib As-Syirbini dalam kitab Mughnil Muhtaj menjelaskan, yang artinya:“Dan wajib (menahan diri) dari onani, jika orang puasa melakukannya maka batal puasanya. Hal yang sama jika mani keluar akibat menyentuh, mencium, dan tidur bersamaan (dengan adanya sentuhan). Adapun hanya sebatas berpikir atau melihat dengan gairah maka (hukumnya) serupa dengan mimpi basah, (yaitu tidak membatalkan puasa).”(Al-Khatib As-Syirbini, Mughnil Muhtaj, , jilid I, halaman 630).

Penjelasan Ilmiah

Mimpi basah merupakan salah satu peristiwa alamiah yang terjadi kepada setiap orang, sehingga ada penjelasan ilmiah dibalik terjadinya mimpi basah. Jadi, mimpi basah terjadi ketika tubuh memproduksi lebih banyak hormon testosteron (hormon yang memproduksi cairan sperma) dan ketika tubuh terlalu banyak memproduksi dan menampung sperma maka tubuh perlu untuk mengeluarkan nya sehingga terjadilah mimpi basah sebagai salah satu bentuk tubuh untuk mengeluarkan sperma tersebut.Dengan dikeluarkannya sperma yang lama tersebut, maka tubuh akan memproduksi sperma baru yang lebih sehat sebagai pengganti sperma lama yang sudah dikeluarkan.Frekuensi mimpi basah pada masing-masing individu berbeda satu sama lain tergantung pada hormon testosteron yang dimiliki masing-masing individu. Selain itu, frekuensi terjadinya mimpi basah juga bergantung pada usia. Biasanya, pria dengan usia produktif dari rentang usia remaja sampai usia 30-an lebih sering mengalami mimpi basah daripada pria berusia lanjut. Frekuensi terjadinya mimpi basah pada kebanyakan pria tidak bisa ditentukan waktu pastinya, tapi kebanyakan mimpi basah terjadi satu kali setiap 3-5 minggu, mirip dengan siklus menstruasi pada wanita.Sebagai salah satu hal alamiah dan nikmat yang diberikan oleh Allah SWT kepada hambanya, maka terjadinya mimpi basah merupakan hal yang wajar dan perlu disyukuri oleh setiap manusia karena dibalik hal tersebut, tersimpan fakta dan manfaat bagi setiap hamba yang mengalami nya. Semoga dengan adanya artikel ini dapat menjawab semua hal tentang mimpi basah saat puasa: mitos, fakta, dan penjelasan ilmiah. Dan bagi kalian yang mengalami mimpi basah, jangan lupa untuk melaksanakan mandi wajib agar ibadah yang kalian lakukan sah dan tetap dihitung sebagai amal ibadah. Wallahu alam.

Untuk referensi bacaan singkat lainnya kunjungi artikel BAZNAS Kota Sukabumi yang mengulas tema Menghidupkan Kembali Empati: Tantangan Akhlak di Era Modern dalam Pandangan Islam

Mari menyalurkan sedekah atau zakat melalui BAZNAS Kota Sukabumi:

BSI 4964964969 A/N Baznas Kota Sukabumi
No. Pelayanan: 085721333351

[caption id="attachment_2552" align="alignnone" width="477"]rekening baznas baznas kota sukabumi[/caption]

Bersedekah atau menunaikan zakat tidak hanya membantu sesama, tetapi juga menambah pahala dan keberkahan bagi diri sendiri. Sebagaimana firman Allah SWT:
"Perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap bulir seratus biji." (QS. Al-Baqarah: 261).

15/01/2026 | Kontributor: Baznas Kota Sukabumi

Artikel Terbaru

THR Ojol Grab 2025 Cair Kapan? Ini Bocoran Jadwal dan Cara Mengaturnya Biar Gak Cepat Habis!
THR Ojol Grab 2025 Cair Kapan? Ini Bocoran Jadwal dan Cara Mengaturnya Biar Gak Cepat Habis!
Menjelang Hari Raya Idulfitri, Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi momen yang dinantikan oleh banyak pekerja, termasuk mitra pengemudi ojek online (ojol) seperti Grab. THR bukan hanya sekadar tambahan pendapatan, tetapi juga bentuk apresiasi atas kerja keras selama setahun penuh. Namun, ada satu tantangan besar yang sering terjadi: tanpa perencanaan yang baik, THR bisa cepat habis tanpa memberikan manfaat maksimal. Oleh karena itu, dalam artikel ini, kita akan membahas jadwal pencairan THR Ojol Grab 2025 dan memberikan panduan lengkap agar Anda bisa mengelola THR dengan bijak serta menyisihkan sebagian untuk berbagi kebaikan melalui zakat, infaq, dan sedekah. Jadwal Pencairan THR Ojol Grab 2025 Pemerintah Indonesia telah menetapkan bahwa THR bagi pekerja harus dibayarkan paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya Idulfitri. Berdasarkan kalender hijriah, Idulfitri 2025 diperkirakan jatuh pada 31 Maret 2025. Dengan demikian, THR bagi mitra pengemudi Grab seharusnya diterima paling lambat pada 24 Maret 2025. Menurut informasi dari Grab Indonesia, perusahaan akan kembali memberikan program Bonus Hari Raya (BHR) sebagai bentuk THR bagi mitra pengemudi. Program ini diberikan sebagai apresiasi terhadap kinerja mitra yang aktif dan telah bekerja keras sepanjang tahun. Besaran bonus akan disesuaikan dengan tingkat keaktifan dan performa masing-masing pengemudi. Sebagai referensi, pada tahun-tahun sebelumnya, pencairan THR Grab dilakukan secara bertahap berdasarkan level mitra pengemudi. Oleh karena itu, sebaiknya pastikan akun Grab Anda tetap aktif dan memenuhi kriteria agar mendapatkan THR sesuai harapan. Besaran THR Ojol Grab 2025 Besaran THR bagi mitra pengemudi Grab tidak bersifat tetap, melainkan bergantung pada beberapa faktor, seperti: Jumlah perjalanan yang telah diselesaikan dalam beberapa bulan terakhir Rating dan performa pengemudi Tingkat loyalitas sebagai mitra Grab Wilayah operasional pengemudi Pada tahun-tahun sebelumnya, kisaran THR untuk mitra pengemudi Grab bervariasi antara Rp300.000 hingga Rp1.500.000, tergantung pada kategori dan performa masing-masing mitra. Cara Bijak Mengelola THR Agar Tidak Cepat Habis Setelah mengetahui kapan THR akan cair dan perkiraan jumlahnya, hal berikutnya yang tak kalah penting adalah bagaimana cara mengelola THR dengan bijak. Berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan: 1. Buat Rencana Pengeluaran Sebelum menghabiskan THR, buatlah daftar kebutuhan yang benar-benar penting, seperti kebutuhan lebaran, pembayaran utang, atau tabungan. Dengan perencanaan yang baik, pengeluaran dapat lebih terkontrol dan tidak boros. 2. Prioritaskan Kebutuhan Pokok Gunakan THR untuk keperluan yang benar-benar dibutuhkan, seperti: Belanja kebutuhan pokok untuk Idulfitri Membayar tagihan atau cicilan Keperluan pendidikan anak Jangan sampai THR habis untuk hal-hal konsumtif yang kurang bermanfaat. 3. Sisihkan untuk Tabungan atau Investasi Sebisa mungkin, alokasikan minimal 20% dari THR untuk ditabung atau diinvestasikan. Ini bisa menjadi dana darurat atau modal usaha kecil-kecilan. 4. Gunakan Sebagian untuk Berbagi Sebagian THR yang Anda terima bisa disisihkan untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama melalui zakat, infaq, dan sedekah. Dalam Islam, menunaikan zakat adalah kewajiban bagi mereka yang memiliki kelebihan rezeki. Dengan berbagi, kita tidak hanya membantu sesama, tetapi juga membersihkan dan memberkahi harta kita sendiri. 5. Hindari Pengeluaran Konsumtif yang Berlebihan Jangan tergoda dengan diskon besar-besaran atau barang-barang mewah yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Ingat, THR adalah tambahan penghasilan, bukan uang yang harus langsung dihabiskan dalam waktu singkat. Pentingnya Menyalurkan Zakat, Infaq, dan Sedekah dari THR Dalam Islam, setiap rezeki yang kita dapatkan, termasuk THR, mengandung hak orang lain yang lebih membutuhkan. Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk menyisihkan sebagian dari THR untuk berbagi dengan sesama melalui zakat, infaq, dan sedekah. Allah SWT berfirman: "Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka." (QS. At-Taubah: 103) Menyalurkan zakat tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu, terutama di momen Idulfitri. Ayo Salurkan Zakat dan Infaq Anda Melalui BAZNAS Kota Sukabumi! Momen penerimaan THR adalah saat yang tepat untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama. Anda dapat menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Sukabumi, lembaga resmi yang amanah dan terpercaya dalam menyalurkan dana kepada mereka yang berhak. Kenapa Harus Melalui BAZNAS? ? Aman dan Terpercaya – BAZNAS adalah lembaga resmi yang diawasi langsung oleh pemerintah. ? Tepat Sasaran – Dana yang Anda donasikan akan disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. ? Berdayakan Umat – Zakat yang Anda keluarkan bisa menjadi modal usaha bagi masyarakat dhuafa agar mereka bisa mandiri secara ekonomi. ???? Klik fitur di bawah ini untuk menyalurkan harta anda Dengan berbagi, kita tidak hanya membantu sesama, tetapi juga mendapatkan keberkahan dan pahala yang berlipat ganda di bulan Ramadhan ini. Mari jadikan momen Idulfitri lebih bermakna dengan berbagi melalui BAZNAS Kota Sukabumi! ?????
ARTIKEL12/03/2025 | Duta Zakat
Fadhilah Tarawih Malam ke-13: Amalan Rahasia yang Jarang Diketahui, Pahalanya Luar Biasa!
Fadhilah Tarawih Malam ke-13: Amalan Rahasia yang Jarang Diketahui, Pahalanya Luar Biasa!
Bulan Ramadan merupakan bulan penuh keberkahan, di mana setiap amal ibadah yang dilakukan mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Salah satu ibadah yang sangat dianjurkan adalah shalat Tarawih. Shalat sunnah ini dilakukan setelah shalat Isya dan menjadi salah satu keistimewaan bulan Ramadan. Setiap malam Tarawih memiliki keutamaan tersendiri. Namun, tidak banyak yang mengetahui bahwa malam ke-13 shalat Tarawih memiliki fadhilah khusus yang luar biasa. Ada amalan istimewa yang bisa dilakukan pada malam ini, dan keutamaannya bisa menjadi penyelamat dari berbagai keburukan di hari kiamat. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini agar kita tidak melewatkan kesempatan emas ini. Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-13 Menurut beberapa riwayat, shalat Tarawih pada malam ke-13 memiliki keutamaan yang sangat besar. Diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda mengenai keutamaan shalat Tarawih di malam ketiga belas: “Pada malam ketiga belas, pada saat hari kiamat tiba, orang yang melaksanakan shalat Tarawih akan selamat dari segala macam keburukan.” Dari hadits ini, kita dapat memahami bahwa shalat Tarawih pada malam ke-13 memiliki manfaat yang luar biasa, yakni memberikan perlindungan dari keburukan yang mungkin terjadi di hari kiamat. Ini adalah janji yang luar biasa bagi umat Islam yang tekun melaksanakan ibadah selama bulan Ramadan. Amalan yang Bisa Dilakukan di Malam ke-13 Selain shalat Tarawih, ada beberapa amalan yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan keberkahan yang lebih besar di malam ke-13 Ramadan: 1. Memperbanyak Istighfar dan Doa Bulan Ramadan adalah bulan penuh ampunan, dan salah satu waktu mustajab untuk berdoa adalah di malam-malam Ramadan. Pada malam ke-13 ini, perbanyaklah istighfar dan memohon ampunan kepada Allah. 2. Membaca Al-Qur'an Membaca Al-Qur'an di malam Ramadan memiliki keutamaan yang luar biasa. Rasulullah SAW bersabda bahwa setiap huruf dalam Al-Qur'an yang dibaca akan mendapat pahala berlipat ganda. Usahakan untuk membaca dan mentadabburi ayat-ayat suci agar lebih memahami maknanya. 3. Bersedekah kepada yang Membutuhkan Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan, dan kedermawanannya semakin meningkat di bulan Ramadan. Oleh karena itu, bersedekah pada malam-malam Ramadan, termasuk malam ke-13, adalah amalan yang sangat dianjurkan. 4. Memperbanyak Shalawat Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW merupakan amalan yang membawa banyak keberkahan. Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa yang memperbanyak shalawat, maka akan mendapatkan syafaatnya di hari kiamat. 5. Menghidupkan Malam dengan Qiyamul Lail Selain shalat Tarawih, kita bisa melanjutkan ibadah dengan melaksanakan shalat Tahajud dan Witir. Menghidupkan malam Ramadan dengan ibadah akan membawa keberkahan dan ketenangan hati. Hubungan Ibadah dengan Kepedulian Sosial: Zakat, Infaq, dan Sedekah Selain meningkatkan ibadah pribadi, bulan Ramadan juga menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial. Salah satu cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan menunaikan zakat, infaq, dan sedekah. 1. Zakat Zakat adalah kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu. Dengan membayar zakat, kita tidak hanya menyucikan harta, tetapi juga membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. 2. Infaq dan Sedekah Selain zakat, kita juga dianjurkan untuk berinfaq dan bersedekah. Sedekah tidak hanya berupa harta, tetapi juga bisa berupa makanan, pakaian, atau bentuk bantuan lainnya kepada mereka yang kurang mampu. 3. Membantu Sesama Melalui BAZNAS Kota Sukabumi BAZNAS Kota Sukabumi hadir sebagai lembaga yang mengelola zakat, infaq, dan sedekah secara profesional dan transparan. Dengan menyalurkan zakat dan sedekah melalui BAZNAS, kita memastikan bahwa bantuan kita sampai kepada yang benar-benar membutuhkan. Mengapa memilih BAZNAS Kota Sukabumi? Amanah dan Transparan – Pengelolaan dana dilakukan secara profesional, memastikan setiap rupiah yang disalurkan tepat sasaran. Program Terarah – BAZNAS memiliki berbagai program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. Kemudahan Berdonasi – Anda bisa menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah dengan mudah melalui berbagai kanal yang disediakan oleh BAZNAS Kota Sukabumi. Kesimpulan Shalat Tarawih malam ke-13 memiliki fadhilah yang luar biasa, yaitu memberikan keselamatan dari segala keburukan di hari kiamat. Selain meningkatkan kualitas ibadah pribadi, bulan Ramadan juga menjadi momen terbaik untuk memperbanyak amalan sosial melalui zakat, infaq, dan sedekah. Menyalurkan zakat dan sedekah melalui BAZNAS Kota Sukabumi adalah pilihan tepat agar donasi yang kita berikan benar-benar bermanfaat bagi yang membutuhkan. Dengan bersedekah, kita tidak hanya membantu sesama, tetapi juga mendapatkan pahala berlipat ganda di bulan penuh berkah ini. Ayo Berdonasi Sekarang! Jangan lewatkan kesempatan meraih keberkahan Ramadan! Salurkan zakat, infaq, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Sukabumi. ???? Klik fitur di bawah ini ????Transfer donasi Anda ke rekening resmi BAZNAS Kota Sukabumi Mari bersama-sama membangun kepedulian sosial dan meraih keberkahan di bulan suci Ramadan! ?????
ARTIKEL12/03/2025 | Duta Zakat
BLT BBM 2025: Apakah Anda Penerima? Ini Cara Cek & Manfaatnya!
BLT BBM 2025: Apakah Anda Penerima? Ini Cara Cek & Manfaatnya!
Pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) 2025 sebagai upaya meringankan beban masyarakat akibat kenaikan harga bahan bakar. Program ini bertujuan untuk membantu keluarga penerima manfaat (KPM) dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka di tengah kondisi ekonomi yang menantang. Namun, tidak semua orang tahu apakah mereka termasuk penerima bantuan ini dan bagaimana cara memeriksanya. Selain itu, ada manfaat lain dari BLT BBM 2025 yang perlu diketahui, serta bagaimana kita bisa memanfaatkan bantuan ini dengan bijak, termasuk dengan berbagi kembali melalui zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Simak informasi lengkapnya di bawah ini! Apa Itu BLT BBM 2025? BLT BBM 2025 adalah program bantuan tunai yang diberikan pemerintah kepada masyarakat miskin atau rentan miskin yang terdampak oleh kenaikan harga BBM. Bantuan ini bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat dan memastikan mereka tetap dapat memenuhi kebutuhan dasar mereka. Berapa Besaran BLT BBM 2025? Pemerintah memberikan bantuan sebesar Rp300.000 per KPM. Bantuan disalurkan dalam dua tahap, yaitu Januari dan Februari 2025. Dana akan langsung dikirimkan ke rekening penerima atau melalui mekanisme penyaluran resmi dari pemerintah. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar tetap bisa menjalankan kehidupan sehari-hari dengan lebih baik meski terjadi kenaikan harga BBM. Kapan BLT BBM 2025 Cair? Pencairan BLT BBM 2025 dilakukan dalam dua tahap, masing-masing sebesar Rp300.000. Berikut jadwal pencairannya: Tahap 1: Januari 2025 Tahap 2: Februari 2025 Namun, jadwal ini bisa mengalami perubahan sesuai kebijakan pemerintah dan kondisi di lapangan. Oleh karena itu, penting untuk terus memantau informasi terbaru dari Kementerian Sosial (Kemensos) atau pihak terkait. Siapa Saja yang Berhak Menerima BLT BBM 2025? BLT BBM 2025 tidak diberikan kepada semua warga, tetapi hanya untuk masyarakat yang memenuhi kriteria tertentu. Berikut adalah kelompok yang berhak menerima bantuan ini: Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Masyarakat miskin dan rentan miskin yang terdampak kenaikan harga BBM Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, atau Polri Tergolong pekerja informal dengan penghasilan tidak tetap Jika Anda merasa memenuhi kriteria ini tetapi tidak menerima bantuan, Anda bisa melakukan pengecekan atau melaporkan ke pihak terkait untuk dilakukan verifikasi ulang. Cara Mengecek Status Penerima BLT BBM 2025 1. Cek Melalui Situs Resmi Kemensos Anda dapat melakukan pengecekan penerima BLT BBM 2025 dengan mengikuti langkah-langkah berikut: Buka situs resmi Kemensos: cekbansos.kemensos.go.id Masukkan data pribadi Anda, seperti: Nama lengkap sesuai KTP Provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa Masukkan kode verifikasi yang tertera di layar Klik tombol "Cari Data" untuk mengetahui apakah Anda termasuk penerima BLT BBM 2025 2. Cek Melalui Aplikasi "Cek Bansos" Selain melalui website, Anda juga bisa mengecek status penerima bantuan melalui aplikasi Cek Bansos yang tersedia di Google Play Store. Caranya: Download aplikasi "Cek Bansos" Lakukan registrasi menggunakan NIK dan nomor KK Login dan pilih menu "Cek Bansos" Masukkan data diri sesuai instruksi Klik "Cari" untuk melihat status penerimaan BLT BBM 2025 Jika nama Anda terdaftar, maka Anda bisa segera mencairkan bantuan sesuai jadwal yang ditentukan. Manfaat BLT BBM 2025 BLT BBM 2025 tidak hanya membantu penerima dalam memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga memberikan manfaat lain yang lebih luas, seperti: Membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk bertahan di tengah kenaikan harga BBM Meningkatkan daya beli masyarakat miskin dan rentan miskin Mencegah dampak ekonomi yang lebih besar akibat kenaikan harga bahan bakar Namun, sebagai penerima, penting juga untuk menggunakan bantuan ini dengan bijak agar manfaatnya lebih maksimal. Manfaatkan Rezeki dengan Berbagi Melalui Zakat, Infak, dan Sedekah Selain menerima bantuan, kita juga diajarkan untuk berbagi kepada mereka yang membutuhkan. Dalam Islam, ada konsep zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dapat membantu saudara-saudara kita yang masih dalam kesulitan. Mengapa Berzakat Itu Penting? Menyucikan harta dari hak orang lain Membantu mereka yang benar-benar membutuhkan Menjadikan rezeki lebih berkah dan bertambah Cara Berdonasi Melalui BAZNAS Kota Sukabumi BAZNAS Kota Sukabumi menyediakan berbagai kemudahan bagi masyarakat yang ingin menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya. Anda bisa berdonasi melalui: 1. Transfer Bank Rekening resmi BAZNAS Kota Sukabumi (dapat dicek di situs resmi BAZNAS) Transfer sesuai niat donasi Anda (zakat, infak, atau sedekah) Simpan bukti transfer sebagai tanda bukti donasi 2. Platform Digital BAZNAS bekerja sama dengan berbagai platform pembayaran digital seperti: GoPay, OVO, Dana, ShopeePay, LinkAja Marketplace seperti Tokopedia dan Bukalapak Melalui situs resmi BAZNAS Dengan berdonasi melalui BAZNAS, Anda turut serta dalam membantu masyarakat yang membutuhkan dan memastikan bantuan tepat sasaran. Kesimpulan BLT BBM 2025 merupakan upaya pemerintah untuk membantu masyarakat yang terdampak kenaikan harga BBM. Dengan mengetahui cara mengecek status penerima dan memahami manfaatnya, kita dapat memanfaatkan bantuan ini dengan lebih bijak. Namun, jangan lupa untuk selalu berbagi dengan sesama melalui zakat, infak, dan sedekah. Mari kita bantu mereka yang lebih membutuhkan melalui BAZNAS Kota Sukabumi. Dengan berbagi, kita dapat meringankan beban saudara-saudara kita dan menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera. Ayo Berdonasi Sekarang! Klik fitur di bawah ini atau hubungi kami untuk informasi lebih lanjut. Semoga rezeki kita semakin berkah! ?
ARTIKEL11/03/2025 | Duta Zakat
Harga BBM Pertamina 2025 Naik atau Turun? Begini Cara Bijak Atur Keuangan
Harga BBM Pertamina 2025 Naik atau Turun? Begini Cara Bijak Atur Keuangan
Pendahuluan Harga bahan bakar minyak (BBM) selalu menjadi isu penting bagi masyarakat Indonesia. Perubahan harga BBM, baik naik maupun turun, dapat berdampak besar pada ekonomi nasional, harga barang kebutuhan pokok, dan pengeluaran rumah tangga. Oleh karena itu, memahami tren harga BBM serta cara mengelola keuangan secara bijak sangat penting agar tidak terlalu terdampak oleh fluktuasi harga energi ini. Tahun 2025, masyarakat kembali menantikan keputusan pemerintah dan PT Pertamina (Persero) terkait harga BBM. Akankah harga BBM mengalami kenaikan, atau justru turun? Artikel ini akan membahas tren harga BBM Pertamina 2025 serta bagaimana cara mengatur keuangan dengan baik dalam menghadapi perubahan harga BBM. Tren Harga BBM Pertamina 2025 Sejak beberapa tahun terakhir, harga BBM ditentukan berdasarkan berbagai faktor, termasuk harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta kebijakan subsidi dari pemerintah. Pada tahun 2024, harga BBM mengalami beberapa kali penyesuaian, seiring dengan fluktuasi harga minyak global. Dalam kebijakan terbaru, pemerintah menetapkan bahwa harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar tetap dikontrol agar tetap terjangkau bagi masyarakat. Sementara itu, harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, dan Dex Series cenderung lebih fluktuatif mengikuti harga minyak dunia. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi harga BBM Pertamina 2025 antara lain: Harga Minyak Mentah Dunia: Jika harga minyak dunia naik, maka harga BBM di Indonesia kemungkinan besar juga ikut naik. Kebijakan Pemerintah: Keputusan terkait subsidi energi dan pajak BBM akan mempengaruhi harga jual di SPBU. Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS: Karena minyak mentah diperdagangkan dalam dolar, nilai tukar rupiah akan berdampak langsung pada biaya impor minyak. Kapasitas Produksi Kilang dalam Negeri: Semakin banyak produksi BBM di dalam negeri, semakin kecil ketergantungan terhadap impor yang harganya lebih mahal. Sampai saat ini, masyarakat menantikan pengumuman resmi dari Pertamina dan pemerintah terkait harga BBM 2025. Namun, apapun keputusannya, penting bagi kita untuk tetap bijak dalam mengelola keuangan. Cara Bijak Mengatur Keuangan Saat Harga BBM Berubah Perubahan harga BBM bisa berdampak signifikan terhadap pengeluaran rumah tangga. Oleh karena itu, diperlukan strategi keuangan yang bijak untuk menghadapi situasi ini. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan: 1. Evaluasi Anggaran Bulanan Jika harga BBM naik, pastikan untuk meninjau kembali anggaran bulanan Anda. Kurangi pengeluaran yang tidak terlalu mendesak dan fokus pada kebutuhan pokok. Pastikan alokasi dana untuk transportasi tetap terkendali agar tidak membebani keuangan. 2. Gunakan Transportasi yang Lebih Efisien Jika memungkinkan, pertimbangkan untuk beralih ke transportasi umum atau berbagi kendaraan dengan teman (carpooling). Selain lebih hemat, ini juga bisa membantu mengurangi emisi karbon yang berdampak pada lingkungan. 3. Kurangi Pengeluaran Konsumtif Batasi pengeluaran yang bersifat rekreatif dan konsumtif, seperti makan di luar atau membeli barang yang tidak terlalu dibutuhkan. Fokuslah pada pengeluaran yang benar-benar penting. 4. Manfaatkan Promo dan Diskon BBM Beberapa aplikasi dompet digital dan kartu kredit sering menawarkan promo dan cashback untuk pembelian BBM. Manfaatkan promo ini untuk menghemat biaya transportasi. 5. Alokasikan Dana untuk Tabungan dan Investasi Selalu sisihkan sebagian pendapatan untuk tabungan darurat dan investasi. Dengan memiliki dana cadangan, Anda bisa lebih siap menghadapi kenaikan biaya hidup akibat fluktuasi harga BBM. 6. Beralih ke Kendaraan Ramah Lingkungan Jika memungkinkan, pertimbangkan untuk menggunakan kendaraan listrik atau sepeda motor dengan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien. Kendaraan listrik saat ini semakin banyak tersedia dengan berbagai pilihan harga. Zakat, Infaq, dan Sedekah sebagai Solusi Sosial Selain menerapkan strategi keuangan pribadi, kita juga bisa berperan dalam membantu sesama dengan menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah. Kenaikan harga BBM seringkali berdampak lebih besar bagi masyarakat kurang mampu, terutama mereka yang mengandalkan kendaraan sebagai sumber mata pencaharian, seperti ojek online dan sopir angkutan umum. Zakat merupakan salah satu instrumen ekonomi Islam yang dapat membantu menciptakan keseimbangan sosial. Dengan menyalurkan zakat, kita ikut berkontribusi dalam membantu mereka yang terdampak oleh kenaikan harga BBM. BAZNAS Kota Sukabumi mengajak seluruh masyarakat untuk berbagi melalui zakat, infaq, dan sedekah. Dana yang terkumpul akan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan, termasuk program bantuan untuk masyarakat yang terdampak kenaikan harga bahan pokok akibat perubahan harga BBM. Yuk, donasi sekarang! Dengan cara klik fitur di bawah ini. Dengan berbagi, kita tidak hanya membantu sesama, tetapi juga mendapatkan keberkahan dalam rezeki kita. Kesimpulan Harga BBM Pertamina 2025 masih menjadi perhatian utama masyarakat. Apakah harga akan naik atau turun, penting bagi kita untuk selalu siap menghadapi perubahan tersebut dengan mengatur keuangan secara bijak. Dengan menerapkan strategi pengelolaan keuangan yang cerdas, memanfaatkan transportasi yang lebih hemat, dan berinvestasi untuk masa depan, kita bisa lebih tenang menghadapi ketidakpastian harga BBM. Selain itu, jangan lupakan peran zakat, infaq, dan sedekah dalam membantu mereka yang terdampak oleh kenaikan harga BBM. Dengan menyalurkan sebagian rezeki kita, kita tidak hanya membantu sesama, tetapi juga mendapatkan keberkahan dalam kehidupan. Mari bersama-sama wujudkan masyarakat yang lebih peduli dan sejahtera melalui zakat!
ARTIKEL11/03/2025 | Duta Zakat
Aurat dalam Surat Al-Baqarah: Batasan yang Wajib Diketahui Muslim & Muslimah!
Aurat dalam Surat Al-Baqarah: Batasan yang Wajib Diketahui Muslim & Muslimah!
Pendahuluan Menutup aurat merupakan kewajiban bagi setiap Muslim dan Muslimah sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Aurat berasal dari kata "awira" dalam bahasa Arab yang berarti sesuatu yang memalukan atau tidak pantas dilihat. Dalam konteks syariat Islam, aurat merujuk pada bagian tubuh yang harus ditutup dari pandangan orang lain yang bukan mahram. Dalam Al-Qur'an, banyak ayat yang menjelaskan tentang kewajiban menutup aurat, salah satunya terdapat dalam Surat Al-Baqarah. Dengan memahami batasan aurat yang telah ditetapkan dalam Islam, kita dapat menjalankan perintah Allah dengan lebih baik serta menjaga kehormatan diri dan masyarakat. Batasan Aurat dalam Islam Para ulama telah sepakat bahwa menutup aurat merupakan kewajiban bagi setiap Muslim dan Muslimah, namun terdapat perbedaan pendapat mengenai batasannya. Berikut adalah batasan aurat berdasarkan pandangan mayoritas ulama: 1. Batasan Aurat bagi Laki-laki Mayoritas ulama berpendapat bahwa aurat laki-laki adalah bagian tubuh antara pusar hingga lutut. Hal ini berdasarkan hadits Rasulullah SAW: "Bagian tubuh antara pusar dan lutut adalah aurat." (HR. Ahmad, Abu Dawud, dan Tirmidzi) 2. Batasan Aurat bagi Perempuan Dalam Islam, aurat perempuan lebih luas cakupannya dibandingkan laki-laki. Para ulama bersepakat bahwa seluruh tubuh wanita adalah aurat kecuali wajah dan telapak tangan, sebagaimana disebutkan dalam ayat: "Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) tampak darinya." (QS. An-Nur: 31) Namun, terdapat perbedaan pendapat mengenai apakah kaki termasuk aurat atau tidak. Sebagian ulama membolehkan memperlihatkan kaki, sementara lainnya mewajibkan untuk menutupnya. Dalil dalam Surat Al-Baqarah Surat Al-Baqarah memberikan beberapa penegasan tentang kewajiban menutup aurat dan menjaga kehormatan, antara lain: Perintah untuk Menjaga Kesucian dan Kehormatan "Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan untuk perhiasan. Tetapi pakaian takwa itulah yang lebih baik. Itulah sebagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, supaya mereka selalu ingat." (QS. Al-A’raf: 26) Menjaga Diri dari Godaan dan Fitnah "Janganlah kalian mendekati zina. Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk." (QS. Al-Isra: 32) Kewajiban Menutup Aurat dalam Ibadah "Wahai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid..." (QS. Al-A’raf: 31) Ayat-ayat ini menunjukkan pentingnya menutup aurat sebagai bentuk ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus menjaga diri dari fitnah yang bisa merugikan diri sendiri maupun masyarakat. Hikmah Menutup Aurat Menutup aurat bukan hanya kewajiban, tetapi juga memiliki berbagai hikmah yang membawa manfaat bagi individu dan masyarakat: Menjaga Kehormatan dan Martabat Dengan menutup aurat, seorang Muslim dan Muslimah menjaga diri dari pandangan yang tidak pantas serta menjaga kehormatan diri. Menghindari Fitnah dan Godaan Islam mengajarkan untuk menjauhkan diri dari hal-hal yang dapat menimbulkan godaan dan fitnah, termasuk dalam cara berpakaian. Mendapatkan Ridha Allah SWT Menjalankan perintah Allah dalam menutup aurat merupakan bagian dari ketakwaan yang akan mendatangkan pahala serta keberkahan hidup. Menciptakan Masyarakat yang Berakhlak Baik Dengan menutup aurat, kita ikut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik dan harmonis sesuai dengan ajaran Islam. Keterkaitan Menutup Aurat dengan Zakat, Infaq, dan Sedekah Selain kewajiban menutup aurat, Islam juga mengajarkan untuk menjaga kebersihan harta melalui zakat, infaq, dan sedekah. Menutup aurat dan menunaikan zakat adalah bentuk kepatuhan kepada Allah yang harus dijalankan oleh setiap Muslim. Zakat sebagai Penyucian Diri dan Harta "Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka." (QS. At-Taubah: 103) Infaq dan Sedekah untuk Keberkahan Hidup Rasulullah SAW bersabda: "Sedekah tidak akan mengurangi harta." (HR. Muslim) Membantu Sesama yang Membutuhkan Dengan menunaikan zakat, infaq, dan sedekah, kita ikut membantu masyarakat yang kurang mampu dan menciptakan kesejahteraan bersama. Kesimpulan Menutup aurat adalah kewajiban yang harus dipahami dan dilaksanakan oleh setiap Muslim dan Muslimah. Selain sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, menutup aurat juga menjaga kehormatan serta mencegah terjadinya fitnah dalam masyarakat. Sebagai bagian dari ketaatan yang lebih luas, mari kita juga tingkatkan kepedulian dalam menunaikan zakat, infaq, dan sedekah. Dengan menyalurkan donasi melalui BAZNAS Kota Sukabumi, kita tidak hanya memenuhi kewajiban sebagai Muslim, tetapi juga membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Mari tingkatkan kepedulian kita terhadap sesama dengan menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Sukabumi. Silahkan klik fitur di bawah ini untuk menyalurkan harta terbaik anda. Setiap kebaikan yang kita lakukan, insyaAllah akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya. Aamiin.
ARTIKEL11/03/2025 | Duta Zakat
Doa Buka Puasa Dzahaba: Lafadz Lengkap & Keutamaannya di Bulan Ramadhan
Doa Buka Puasa Dzahaba: Lafadz Lengkap & Keutamaannya di Bulan Ramadhan
Pendahuluan Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah di mana umat Islam menjalankan ibadah puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Salah satu momen yang paling dinanti dalam menjalankan ibadah puasa adalah saat berbuka. Pada waktu ini, selain menyantap hidangan yang telah disiapkan, umat Muslim dianjurkan untuk membaca doa berbuka puasa sebagai bentuk syukur dan harapan akan pahala dari Allah SWT. Salah satu doa berbuka puasa yang sangat dianjurkan adalah doa Dzahaba Dzama'u, yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Doa ini tidak hanya memiliki makna mendalam tetapi juga memiliki keutamaan luar biasa bagi mereka yang membacanya dengan penuh keimanan. Dalam artikel ini, kita akan membahas lafadz lengkap doa berbuka puasa, keutamaannya, serta bagaimana berbuka puasa dengan adab yang benar sesuai sunnah Rasulullah SAW. Lafadz Lengkap Doa Buka Puasa Dzahaba Doa "Dzahaba Dzama'u" adalah salah satu doa yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW untuk dibaca saat berbuka puasa. Berikut lafadz lengkapnya dalam bahasa Arab, latin, serta artinya: Bahasa Arab: ?????? ????????? ???????????? ?????????? ???????? ????????? ???? ????? ??????? Latin: Dzahabazh zhama'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru insya Allah. Artinya: "Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan pahala telah tetap, insya Allah." Doa ini mencerminkan rasa syukur atas nikmat berbuka setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Selain itu, doa ini juga mengandung harapan bahwa pahala puasa yang telah dijalankan akan diterima oleh Allah SWT. Keutamaan Membaca Doa Buka Puasa Dzahaba Membaca doa berbuka puasa memiliki banyak keutamaan yang luar biasa. Beberapa di antaranya adalah: 1. Menjadi Sunnah Rasulullah SAW Doa ini diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW sehingga menjadi amalan sunnah yang dianjurkan untuk diikuti oleh seluruh umat Islam. 2. Mendapatkan Pahala Berlipat Ganda Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah di mana setiap amal ibadah dilipatgandakan pahalanya, termasuk membaca doa berbuka puasa. 3. Waktu Mustajab untuk Berdoa Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa, doanya tidak akan tertolak ketika berbuka puasa." (HR. Ibnu Majah) Karena itu, membaca doa berbuka puasa sekaligus memanjatkan doa lainnya adalah momen yang sangat baik untuk memohon keberkahan dan ampunan dari Allah SWT. Adab Berbuka Puasa Sesuai Sunnah Rasulullah SAW Berbuka puasa bukan sekadar makan dan minum setelah seharian menahan diri, tetapi juga memiliki adab yang dianjurkan dalam Islam. Berikut adalah beberapa sunnah berbuka puasa yang dapat kita amalkan: Menyegerakan berbuka Rasulullah SAW bersabda: "Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka." (HR. Bukhari dan Muslim) Ini menunjukkan bahwa berbuka puasa segera setelah adzan maghrib berkumandang adalah amalan yang dianjurkan. Berbuka dengan kurma atau air Rasulullah SAW biasanya berbuka dengan kurma basah. Jika tidak ada, beliau berbuka dengan kurma kering. Jika tidak ada, beliau berbuka dengan air putih. Membaca doa berbuka Membaca doa Dzahaba Dzama'u sebelum mulai makan dan minum adalah sunnah yang dianjurkan. Berdoa untuk keberkahan Sebelum berbuka, perbanyak doa karena waktu berbuka adalah salah satu waktu mustajab untuk berdoa. Keutamaan Sedekah di Bulan Ramadhan Selain berpuasa, bulan Ramadhan juga dikenal sebagai bulan penuh sedekah. Rasulullah SAW adalah contoh terbaik dalam kedermawanan, terutama di bulan Ramadhan. Beberapa keutamaan sedekah di bulan Ramadhan antara lain: Pahala Berlipat Ganda Allah SWT melipatgandakan pahala sedekah di bulan Ramadhan dibandingkan bulan lainnya. Menghapus Dosa Rasulullah SAW bersabda: "Sedekah itu memadamkan dosa sebagaimana air memadamkan api." (HR. At-Tirmidzi) Membantu Sesama Dengan bersedekah, kita membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan agar mereka juga dapat merasakan kebahagiaan berbuka puasa. Sebagai bentuk kepedulian dan kebaikan di bulan Ramadhan, mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk berbagi dengan sesama melalui BAZNAS Kota Sukabumi. Dengan berdonasi melalui BAZNAS, kita dapat membantu kaum dhuafa dan mereka yang membutuhkan. Cara Berdonasi: Transfer Bank: Salurkan donasi Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Sukabumi. Kunjungi Kantor BAZNAS: Datang langsung ke kantor BAZNAS Kota Sukabumi untuk menyerahkan donasi secara langsung. Donasi Online: Gunakan layanan donasi online yang disediakan oleh BAZNAS untuk mempermudah proses sedekah. Setiap donasi yang diberikan akan digunakan untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, seperti kaum dhuafa, yatim piatu, dan fakir miskin. Semoga Allah SWT melipatgandakan pahala kita dan menjadikan sedekah ini sebagai pemberat amal kebaikan di akhirat kelak. Kesimpulan Doa buka puasa "Dzahaba Dzama'u" adalah doa yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW saat berbuka puasa. Selain mengandung makna syukur, doa ini juga menjadi pengingat akan besarnya pahala puasa yang dijanjikan Allah SWT. Membaca doa berbuka puasa sesuai sunnah, mengikuti adab berbuka, serta memperbanyak sedekah di bulan Ramadhan adalah cara terbaik untuk mendapatkan keberkahan. Ramadhan adalah waktu terbaik untuk meningkatkan keimanan dan kepedulian sosial. Mari kita manfaatkan momen ini dengan memperbanyak doa, ibadah, dan berbagi dengan sesama melalui zakat, infaq, dan sedekah. Jangan lewatkan kesempatan untuk meraih pahala berlipat ganda dengan berdonasi melalui BAZNAS Kota Sukabumi. "Barangsiapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa itu." (HR. Tirmidzi) Semoga Allah SWT menerima semua amal ibadah kita dan menjadikan kita sebagai pribadi yang lebih bertakwa. Aamiin.
ARTIKEL11/03/2025 | Duta Zakat
Bukan Sekadar Hijrah, Peggy Melati Sukma Tunjukkan Cara Kaya dengan Berkah!
Bukan Sekadar Hijrah, Peggy Melati Sukma Tunjukkan Cara Kaya dengan Berkah!
Siapa yang tidak mengenal Peggy Melati Sukma? Aktris yang terkenal di era 90-an ini dulu identik dengan peran gadis ceria dan slogannya yang khas, "pusing!" Namun, perjalanan hidup Peggy mengalami perubahan besar setelah ia memutuskan untuk hijrah. Kini, ia dikenal sebagai Khadijah Peggy Melati Sukma, seorang pendakwah yang aktif di berbagai kegiatan sosial dan dakwah Islam. Hijrah bagi Peggy bukan sekadar perubahan dalam berpakaian, tetapi juga transformasi total dalam gaya hidup dan cara pandangnya terhadap harta dan keberkahan. Salah satu yang ia tekankan dalam dakwahnya adalah bagaimana cara memperoleh kekayaan dengan berkah, salah satunya melalui zakat, infaq, dan sedekah. Lalu, bagaimana perjalanan hijrah Peggy Melati Sukma dan apa yang bisa kita pelajari dari kisah inspiratifnya? Mari kita simak lebih lanjut! Perjalanan Hijrah Peggy Melati Sukma Pada puncak kariernya sebagai artis, Peggy Melati Sukma memiliki segalanya: ketenaran, harta, dan kehidupan yang tampak sempurna. Namun, di balik itu semua, ia merasakan kekosongan spiritual. Keresahan ini membawanya kepada pencarian makna hidup yang lebih mendalam. Tahun 2013 menjadi titik balik dalam hidupnya. Peggy memutuskan untuk meninggalkan dunia hiburan dan lebih mendalami agama Islam. Ia mengganti namanya menjadi Khadijah sebagai simbol dari perjalanan hijrahnya. Tidak hanya itu, ia juga mengubah seluruh aspek hidupnya, dari cara berpakaian hingga cara pandang terhadap dunia dan harta benda. Kini, Peggy aktif dalam berbagai kegiatan sosial, mendirikan lembaga kemanusiaan, serta berdakwah ke berbagai negara. Ia juga sering mengajak masyarakat untuk berbagi rezeki dengan menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah. Bagi Peggy, kekayaan yang sesungguhnya bukan hanya diukur dari jumlah materi, tetapi dari seberapa banyak manfaat yang bisa diberikan kepada orang lain. Pentingnya Zakat, Infaq, dan Sedekah dalam Islam Dalam Islam, harta yang kita miliki bukanlah milik kita sepenuhnya, tetapi ada hak orang lain di dalamnya. Oleh karena itu, Islam mengajarkan umatnya untuk menunaikan zakat, infaq, dan sedekah sebagai bentuk penyucian harta sekaligus upaya untuk mendapatkan keberkahan. 1. Zakat Zakat merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang telah memenuhi syarat nisab. Dalam Al-Qur'an, Allah berfirman: "Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka." (QS. At-Taubah: 103) Zakat tidak hanya membantu mereka yang membutuhkan, tetapi juga membersihkan harta dan jiwa orang yang menunaikannya. 2. Infaq Infaq adalah pengeluaran harta di jalan Allah tanpa batasan jumlah dan waktu tertentu. Dalam QS. Al-Baqarah ayat 261, Allah menjanjikan balasan berlipat ganda bagi mereka yang berinfaq: "Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki." 3. Sedekah Sedekah memiliki keistimewaan tersendiri, karena bisa dilakukan kapan saja dan kepada siapa saja. Rasulullah SAW bersabda: "Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api." (HR. Tirmidzi) Dengan menunaikan zakat, infaq, dan sedekah, kita tidak hanya membantu sesama, tetapi juga mendekatkan diri kepada Allah dan memperoleh keberkahan dalam hidup. Mengikuti Jejak Peggy Melati Sukma: Menjadi Kaya dengan Berkah Hijrah Peggy Melati Sukma mengajarkan kita bahwa kekayaan sejati bukan hanya tentang jumlah uang di rekening, tetapi tentang seberapa besar manfaat yang bisa kita berikan kepada sesama. Jika ingin hidup lebih berkah, kita bisa mengikuti beberapa langkah berikut: Niat yang Lurus Memiliki niat yang ikhlas dalam mencari rezeki. Rezeki yang diperoleh dengan cara yang halal dan digunakan untuk kebaikan akan membawa berkah. Menyalurkan Zakat Secara Teratur Sebagaimana yang sering disampaikan oleh Peggy, zakat adalah cara terbaik untuk membersihkan harta dan mendapatkan keberkahan. Berinfaq dan Bersedekah Jangan menunggu kaya untuk bersedekah, karena sedekah adalah kunci keberkahan dalam hidup. Memanfaatkan Harta untuk Kepentingan Umat Peggy menggunakan hartanya untuk membangun program sosial dan pendidikan. Kita juga bisa ikut berkontribusi dengan menyisihkan sebagian rezeki untuk kepentingan umat. Berdonasi Melalui Lembaga Resmi seperti BAZNAS Agar donasi tepat sasaran dan lebih bermanfaat, kita bisa menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah melalui lembaga resmi seperti BAZNAS Kota Sukabumi. Kesimpulan Perjalanan hijrah Peggy Melati Sukma menunjukkan bahwa hijrah bukan hanya tentang perubahan penampilan, tetapi juga perubahan pola pikir dan cara mengelola harta. Dengan memahami konsep kekayaan yang penuh berkah, kita bisa mengikuti jejaknya dalam memanfaatkan harta untuk kebaikan umat. Sebagai umat Muslim, kita juga diajarkan untuk selalu berbagi melalui zakat, infaq, dan sedekah. Dengan menyalurkan donasi melalui BAZNAS Kota Sukabumi, kita bisa memastikan bahwa bantuan yang kita berikan tepat sasaran dan membawa manfaat yang lebih luas. Ayo Berdonasi ke BAZNAS Kota Sukabumi! Mari tingkatkan kepedulian sosial kita dengan menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Sukabumi. Dengan berdonasi, kita tidak hanya membantu sesama, tetapi juga mendapatkan keberkahan dalam hidup. Salurkan harta terbaik anda dengan cara klik fitur di bawah ini! Semoga kita semua bisa mendapatkan kekayaan yang penuh berkah, sebagaimana yang dicontohkan oleh Peggy Melati Sukma dalam perjalanannya menuju kehidupan yang lebih baik. Aamiin!
ARTIKEL11/03/2025 | Duta Zakat
THR PNS 2025 Cair, Tapi Berkah atau Musnah? Ini Cara Agar Rezeki Langgeng!
THR PNS 2025 Cair, Tapi Berkah atau Musnah? Ini Cara Agar Rezeki Langgeng!
Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun 2025 kembali menjadi perbincangan hangat. Tidak hanya tentang kapan THR PNS 2025 cair, tetapi juga bagaimana cara terbaik mengelola rezeki agar tidak hanya numpang lewat. Banyak orang menganggap THR hanya sebagai bonus tahunan yang cepat habis, padahal jika dikelola dengan bijak, THR dapat menjadi ladang keberkahan yang berkelanjutan. Lantas, kapan pencairan THR PNS 2025? Berapa besarannya? Dan bagaimana agar rezeki dari THR ini tidak hanya sekadar habis untuk kebutuhan sesaat? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Jadwal Pencairan THR PNS 2025 Berdasarkan tren tahun-tahun sebelumnya, THR untuk ASN, TNI, Polri, dan pensiunan biasanya dicairkan sekitar 10 hari sebelum Hari Raya Idul Fitri. Jika mengacu pada perkiraan kalender Islam, Idul Fitri 1446 H akan jatuh pada 31 Maret atau 1 April 2025. Artinya, pencairan THR kemungkinan besar akan dilakukan pada minggu ketiga bulan Maret 2025. Namun, hingga saat ini pemerintah belum mengeluarkan regulasi resmi terkait pencairan THR PNS 2025. Sebaiknya para PNS mempersiapkan keuangan dengan tidak hanya mengandalkan THR sebagai sumber utama pemasukan menjelang Lebaran. Besaran THR PNS 2025 Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun 2025 ditetapkan setara dengan gaji pokok ditambah tunjangan-tunjangan berikut: Tunjangan Keluarga: Meliputi tunjangan suami/istri sebesar 5% dari gaji pokok dan tunjangan anak sebesar 2% per anak, maksimal untuk tiga anak. Tunjangan Pangan: Besarnya bervariasi sesuai golongan, misalnya, PNS golongan I dan II menerima Rp35.000 per hari, golongan III Rp37.000 per hari, dan golongan IV Rp41.000 per hari. Tunjangan Jabatan: Diberikan kepada PNS dengan jenjang eselon tertentu. Tunjangan Kinerja: Besarnya berbeda-beda tergantung instansi dan peringkat jabatan masing-masing PNS. Sebagai contoh, jika seorang PNS memiliki gaji pokok Rp5.000.000, tunjangan keluarga Rp500.000, tunjangan pangan Rp300.000, tunjangan jabatan Rp1.000.000, dan tunjangan kinerja Rp1.200.000, maka total THR yang diterima adalah Rp8.000.000. Pencairan THR tahun ini dijadwalkan pada Maret 2025, sekitar 10 hari kerja sebelum Hari Raya Idul Fitri, yang diperkirakan jatuh pada 31 Maret atau 1 April 2025. Penting bagi PNS untuk memanfaatkan THR dengan bijak, termasuk mempertimbangkan alokasi untuk zakat, infaq, dan sedekah. Melalui BAZNAS Kota Sukabumi, Anda dapat menyalurkan sebagian rezeki untuk membantu mereka yang membutuhkan, sehingga keberkahan THR dapat dirasakan lebih luas. Besarannya bergantung pada golongan dan pangkat masing-masing ASN. Untuk ASN di daerah, pencairan THR juga menunggu kesiapan anggaran pemerintah daerah. THR Berkah atau Musnah? Ini Cara Bijak Mengelola THR Meskipun jumlah THR yang diterima cukup besar, banyak orang mengeluh bahwa uang tersebut cepat habis tanpa bekas. Lalu, bagaimana cara agar THR menjadi berkah dan membawa manfaat jangka panjang? 1. Sisihkan untuk Zakat dan Sedekah Sebagai umat Muslim, kewajiban menunaikan zakat tidak boleh dilupakan. Dalam Al-Qur'an disebutkan bahwa dengan membayar zakat, harta kita akan semakin bersih dan penuh keberkahan: "Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka…" (QS. At-Taubah: 103). Selain zakat, sedekah juga merupakan amalan yang mendatangkan keberkahan. Tidak perlu menunggu kaya untuk bersedekah, karena dalam setiap rezeki kita terdapat hak orang lain yang lebih membutuhkan. 2. Alokasikan untuk Tabungan dan Investasi THR bukan hanya untuk dibelanjakan, tetapi juga bisa menjadi modal untuk masa depan. Beberapa opsi yang bisa dipertimbangkan: Tabungan Darurat: Simpan sebagian THR untuk keperluan tak terduga. Investasi: Bisa dalam bentuk reksadana syariah, emas, atau aset lainnya yang memberikan keuntungan jangka panjang. 3. Gunakan untuk Keperluan Prioritas Sebelum menghabiskan THR untuk belanja konsumtif, buat daftar kebutuhan prioritas. Misalnya: Melunasi utang jika ada Membeli kebutuhan pokok untuk Hari Raya Mempersiapkan dana pendidikan anak THR dan Kewajiban Zakat, Mengapa Harus Menyalurkan ke BAZNAS? Membayar zakat, infaq, dan sedekah melalui lembaga resmi seperti BAZNAS Kota Sukabumi adalah pilihan terbaik untuk memastikan dana yang disalurkan benar-benar sampai kepada yang membutuhkan. Berikut alasan mengapa menyalurkan zakat melalui BAZNAS sangat dianjurkan: Legal dan Resmi – BAZNAS adalah lembaga pemerintah yang memiliki izin resmi untuk mengelola zakat. Transparansi dan Akuntabilitas – Setiap dana yang masuk akan dikelola secara profesional dan dilaporkan kepada publik. Program yang Tepat Sasaran – Dana zakat tidak hanya diberikan dalam bentuk bantuan langsung, tetapi juga dikelola dalam program pemberdayaan ekonomi untuk masyarakat miskin. Dengan menyalurkan zakat dan sedekah melalui BAZNAS Kota Sukabumi, Anda tidak hanya mendapatkan keberkahan dari harta yang lebih bersih, tetapi juga turut serta dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kesimpulan THR PNS 2025 memang menjadi momen yang dinantikan, tetapi lebih dari sekadar menerima uang tambahan, bagaimana kita mengelolanya adalah hal yang lebih penting. Dengan menyisihkan sebagian THR untuk zakat, infaq, dan sedekah, serta mengalokasikannya dengan bijak, kita bisa memastikan bahwa rezeki ini tidak hanya habis begitu saja, tetapi memberikan manfaat yang berkelanjutan. Jangan biarkan THR hanya numpang lewat! Segera tunaikan zakat Anda melalui BAZNAS Kota Sukabumi dan jadikan rezeki yang Anda terima lebih berkah dan langgeng. Ingin menyalurkan zakat dan sedekah Anda? ???? Klik fitur di bawaha ini untuk menyalurkan harta and sekarang juga! ???? Hubungi kami untuk konsultasi zakat Anda. Semoga rezeki yang kita terima membawa berkah dan manfaat bagi sesama! Aamiin.
ARTIKEL11/03/2025 | Duta Zakat
Cek NIK KTP Penerima Bansos! Begini Cara Pastikan Anda Terdaftar dan Berhak Menerima Bantuan
Cek NIK KTP Penerima Bansos! Begini Cara Pastikan Anda Terdaftar dan Berhak Menerima Bantuan
Pemerintah Indonesia terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program bantuan sosial (bansos). Program ini ditujukan bagi masyarakat kurang mampu agar mereka dapat memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, pendidikan, dan kesehatan. Namun, sering kali masyarakat belum mengetahui apakah mereka termasuk penerima manfaat bansos atau tidak. Salah satu cara untuk memastikan hak Anda adalah dengan mengecek status penerimaan bansos menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduduk (KTP). Dengan melakukan pengecekan, Anda bisa mengetahui apakah nama Anda terdaftar sebagai penerima bansos tahun 2025 atau tidak. Artikel ini akan membahas langkah-langkah cara mengecek NIK KTP penerima bansos secara online dan informasi terkait program bantuan yang tersedia. Mengapa Penting untuk Mengecek Status Penerimaan Bansos? Mengetahui status penerimaan bansos sangat penting agar masyarakat bisa mendapatkan haknya secara tepat. Berikut beberapa alasan mengapa Anda perlu memeriksa status penerimaan bansos: Memastikan Bantuan Sampai ke Pihak yang Berhak – Dengan pengecekan NIK, Anda bisa mengetahui apakah Anda termasuk dalam daftar penerima bansos. Menghindari Kesalahan Data – Jika ada kesalahan dalam data penerima, Anda dapat segera mengurus perbaikannya. Memantau Program Bansos yang Tersedia – Pemerintah terus mengembangkan berbagai program bantuan. Dengan pengecekan rutin, Anda bisa mengetahui program apa saja yang dapat Anda manfaatkan. Cara Cek NIK KTP Penerima Bansos 2025 Berikut beberapa metode yang dapat digunakan untuk mengecek apakah Anda terdaftar sebagai penerima bansos: 1. Cek Melalui Website Resmi Kemensos Kementerian Sosial (Kemensos) menyediakan layanan pengecekan bansos secara online yang dapat diakses dengan mudah. Berikut langkah-langkahnya: Kunjungi situs resmi Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id. Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan sesuai dengan alamat KTP Anda. Masukkan nama lengkap sesuai KTP. Masukkan kode captcha yang tersedia. Klik tombol "Cari Data" untuk melihat status penerimaan bansos Anda. Jika nama Anda tercantum sebagai penerima bansos, informasi terkait jenis bantuan yang diterima juga akan ditampilkan. 2. Cek Melalui Aplikasi Cek Bansos Selain melalui website, pengecekan status penerimaan bansos juga dapat dilakukan melalui aplikasi "Cek Bansos" yang tersedia di Google Play Store. Berikut caranya: Unduh dan instal aplikasi "Cek Bansos" di ponsel Anda. Buka aplikasi dan lakukan registrasi dengan mengisi data diri yang diperlukan. Setelah registrasi, masuk ke dalam aplikasi dan pilih menu "Cek Bansos". Masukkan data NIK dan nama lengkap sesuai dengan KTP Anda. Sistem akan menampilkan apakah Anda terdaftar sebagai penerima bansos atau tidak. 3. Cek Melalui Kantor Dinas Sosial atau Kelurahan Jika Anda mengalami kendala saat mengecek secara online, Anda dapat mendatangi kantor Dinas Sosial setempat atau kelurahan untuk menanyakan status penerimaan bansos Anda. Pastikan membawa KTP dan Kartu Keluarga (KK) untuk verifikasi data. Jenis-Jenis Bantuan Sosial yang Tersedia di Tahun 2025 Berikut beberapa jenis bantuan sosial yang disediakan oleh pemerintah di tahun 2025: Program Keluarga Harapan (PKH) – Bantuan tunai yang diberikan kepada keluarga miskin yang memenuhi kriteria tertentu seperti ibu hamil, anak sekolah, lansia, atau penyandang disabilitas. Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) – Bantuan berupa bahan pangan yang diberikan kepada keluarga kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan nutrisi. Bantuan Langsung Tunai (BLT) – Bantuan tunai yang diberikan kepada masyarakat terdampak situasi tertentu seperti pandemi atau bencana alam. Program Indonesia Pintar (PIP) – Bantuan biaya pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) – Bantuan iuran jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin agar dapat mengakses layanan kesehatan. Bantuan UMKM 2025 – Program bantuan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk membantu keberlangsungan usaha mereka. Pentingnya Zakat, Infaq, dan Sedekah dalam Mendukung Program Bansos Meskipun pemerintah telah menyediakan berbagai program bansos, peran masyarakat dalam membantu sesama tetap sangat dibutuhkan. Salah satu bentuk kontribusi yang bisa dilakukan adalah dengan menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) melalui lembaga resmi seperti BAZNAS Kota Sukabumi. BAZNAS Kota Sukabumi mengelola dana ZIS untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang tidak tercakup dalam program bansos pemerintah. Dengan berzakat dan bersedekah, kita dapat membantu mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Yuk, Berbagi Melalui BAZNAS Kota Sukabumi! Sebagai bagian dari masyarakat yang peduli, Anda dapat berkontribusi dalam membantu sesama dengan menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Sukabumi. Donasi yang Anda berikan akan disalurkan secara transparan dan tepat sasaran kepada mereka yang membutuhkan. Cara Berdonasi ke BAZNAS Kota Sukabumi Anda dapat menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah Anda melalui beberapa cara berikut: Transfer Bank: BAZNAS Kota Sukabumi menyediakan layanan donasi melalui transfer bank ke rekening resmi yang tersedia di website mereka. Datang Langsung: Anda juga bisa datang langsung ke kantor BAZNAS Kota Sukabumi untuk menyerahkan donasi Anda. Melalui Platform Digital: BAZNAS telah bekerja sama dengan berbagai platform digital untuk memudahkan masyarakat dalam berdonasi. Dengan berdonasi melalui BAZNAS Kota Sukabumi, Anda turut serta dalam membantu mereka yang membutuhkan serta mendapatkan keberkahan dalam hidup Anda. Kesimpulan Mengetahui status penerimaan bansos sangat penting agar masyarakat yang membutuhkan bisa mendapatkan haknya dengan tepat. Dengan mengecek NIK KTP secara online atau langsung ke dinas sosial, Anda bisa memastikan apakah Anda termasuk dalam daftar penerima bansos tahun 2025. Selain itu, program bansos pemerintah perlu didukung oleh kepedulian sosial dari masyarakat melalui zakat, infaq, dan sedekah. Dengan berbagi melalui BAZNAS Kota Sukabumi, kita dapat membantu lebih banyak orang dan menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera. Mari bersama-sama peduli terhadap sesama dengan menyalurkan zakat dan sedekah kita melalui BAZNAS Kota Sukabumi. Berbuat baik tidak hanya bermanfaat bagi orang lain, tetapi juga membawa berkah bagi kita sendiri!
ARTIKEL11/03/2025 | Duta Zakat
Hari Libur Lebaran 2025: Kapan? Ini Cara Mengisi Liburan dengan Keberkahan
Hari Libur Lebaran 2025: Kapan? Ini Cara Mengisi Liburan dengan Keberkahan
Pendahuluan Libur Lebaran selalu menjadi momen yang dinanti-nantikan oleh masyarakat Indonesia. Selain menjadi waktu untuk berkumpul bersama keluarga, libur Lebaran juga memberikan kesempatan untuk melakukan perjalanan dan beristirahat sejenak dari rutinitas. Namun, bagaimana jika liburan ini juga dimanfaatkan untuk menambah keberkahan? Dalam artikel ini, kita akan membahas jadwal libur Lebaran 2025 serta berbagai cara mengisi liburan dengan kegiatan yang bermanfaat dan penuh keberkahan. Kapan Hari Libur Lebaran 2025? Berdasarkan kalender nasional, Hari Raya Idul Fitri 2025 diperkirakan jatuh pada tanggal 30-31 Maret 2025. Pemerintah biasanya menetapkan cuti bersama yang memperpanjang waktu liburan bagi masyarakat. Untuk memastikan jadwal resminya, masyarakat dapat menunggu pengumuman resmi dari pemerintah. Destinasi Wisata di Sukabumi untuk Mengisi Libur Lebaran Sukabumi memiliki berbagai destinasi wisata yang cocok untuk mengisi liburan Lebaran. Dari wisata alam hingga wisata religi, berikut beberapa tempat yang bisa dikunjungi: 1. Pantai Pelabuhan Ratu Pantai ini adalah salah satu destinasi paling populer di Sukabumi. Dengan ombak yang indah dan pemandangan matahari terbenam yang memukau, tempat ini cocok untuk liburan keluarga. 2. Curug Sawer Bagi yang menyukai wisata alam, Curug Sawer menawarkan pemandangan air terjun yang menenangkan. Suasana sejuk dan alami membuat tempat ini ideal untuk melepas penat. 3. Situ Gunung Danau ini merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Pengunjung dapat menikmati keindahan alam, berjalan di jembatan gantung, atau sekadar bersantai menikmati udara segar. 4. Mabda Jampang (Wisata Religi) Mabda Jampang adalah salah satu destinasi wisata religi yang menarik di Sukabumi. Tempat ini menjadi pusat kajian Islam yang mengajarkan nilai-nilai keberagaman dan keberkahan dalam berbagi. Bagi yang ingin mengisi liburan dengan kegiatan spiritual, Mabda Jampang bisa menjadi pilihan yang tepat. 5. Masjid Agung Sukabumi Sebagai salah satu ikon religi di Sukabumi, Masjid Agung Sukabumi bisa menjadi destinasi untuk beribadah sekaligus berwisata religi. 6. Gua Buniayu Bagi pencinta petualangan, Gua Buniayu menawarkan pengalaman wisata gua yang menarik dengan stalaktit dan stalagmit yang menakjubkan. Mengisi Liburan dengan Kegiatan Berkah Selain berwisata, ada banyak cara mengisi liburan Lebaran dengan keberkahan, seperti: Berbagi dengan sesama: Mengunjungi panti asuhan atau berbagi makanan dengan tetangga yang membutuhkan. Memperbanyak ibadah: Menghabiskan waktu dengan membaca Al-Qur’an, berzikir, dan mendekatkan diri kepada Allah. Berdonasi ke BAZNAS Kota Sukabumi: Membantu sesama dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS agar manfaatnya lebih luas dan tepat sasaran. Kesimpulan Libur Lebaran 2025 adalah waktu yang tepat untuk bersantai, berwisata, dan berbagi keberkahan. Dengan mengunjungi tempat-tempat wisata di Sukabumi, terutama destinasi religi seperti Mabda Jampang, serta menyisihkan sebagian rezeki untuk berbagi melalui BAZNAS Kota Sukabumi, kita dapat menjadikan liburan ini lebih bermakna. Yuk, manfaatkan liburan dengan berbagi keberkahan! Salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Sukabumi untuk membantu mereka yang membutuhkan.
ARTIKEL11/03/2025 | Duta Zakat
Jadwal Salat Hari Ini: Jangan Lupa Tunaikan Kewajiban & Perbanyak Sedekah!
Jadwal Salat Hari Ini: Jangan Lupa Tunaikan Kewajiban & Perbanyak Sedekah!
Pendahuluan Salat lima waktu merupakan kewajiban utama bagi setiap Muslim. Selain menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, salat juga menjadi penyejuk hati dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Namun, apakah cukup hanya dengan melaksanakan salat? Islam juga mengajarkan umatnya untuk memperbanyak amal kebaikan, salah satunya adalah dengan bersedekah. Terutama di bulan Ramadhan, pahala bersedekah akan dilipatgandakan. Dalam artikel ini, kita akan membahas jadwal salat hari ini untuk berbagai kota di Jawa Barat serta pentingnya sedekah dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita simak informasi selengkapnya. Jadwal Salat Hari Ini di Berbagai Kota Mengetahui jadwal salat yang tepat sangat penting agar ibadah dapat dilakukan dengan khusyuk dan tepat waktu. Berikut adalah jadwal salat untuk beberapa kota di Jawa Barat: Jadwal Salat di Sukabumi Subuh: 04:42 Zuhur: 12:07 Asar: 15:11 Magrib: 18:14 Isya: 19:24 Jadwal Salat di Bandung Subuh: 04:38 Zuhur: 12:04 Asar: 15:09 Magrib: 18:12 Isya: 19:22 Jadwal Salat di Bogor Subuh: 04:40 Zuhur: 12:06 Asar: 15:10 Magrib: 18:13 Isya: 19:23 Jadwal Salat di Bekasi Subuh: 04:39 Zuhur: 12:05 Asar: 15:08 Magrib: 18:12 Isya: 19:22 Jadwal Salat di Cirebon Subuh: 04:35 Zuhur: 12:02 Asar: 15:07 Magrib: 18:09 Isya: 19:20 (Catatan: Jadwal dapat berbeda beberapa menit tergantung lokasi spesifik dan metode perhitungan.) Mengapa Kita Harus Bersedekah? Sedekah adalah salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an: "Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir, pada tiap-tiap butir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 261) Keutamaan Sedekah Subuh Salah satu waktu terbaik untuk bersedekah adalah setelah salat subuh. Beberapa keutamaan sedekah subuh antara lain: Didoakan oleh Malaikat – Rasulullah SAW bersabda bahwa setiap pagi ada dua malaikat yang turun dan mendoakan orang-orang yang bersedekah. Melipatgandakan Rezeki – Sedekah subuh dipercaya dapat membuka pintu rezeki yang lebih luas. Menghapus Dosa – Sebagaimana air memadamkan api, sedekah juga dapat menghapus dosa-dosa kecil. Keistimewaan Sedekah di Bulan Ramadhan Bulan Ramadhan merupakan momen terbaik untuk meningkatkan amalan kebaikan. Berikut beberapa alasan mengapa kita dianjurkan untuk bersedekah di bulan suci ini: Pahala yang Dilipatgandakan – Setiap amal ibadah di bulan Ramadhan bernilai berkali lipat dibandingkan di bulan lainnya. Membantu Sesama – Banyak orang yang membutuhkan bantuan, terutama mereka yang kurang mampu. Menjaga Keseimbangan Sosial – Dengan bersedekah, kita ikut berkontribusi dalam menciptakan keseimbangan ekonomi dalam masyarakat. Bentuk-Bentuk Sedekah yang Bisa Dilakukan Ada banyak cara untuk bersedekah, di antaranya: Sedekah Uang – Memberikan sebagian harta kepada orang yang membutuhkan. Berbagi Makanan – Terutama dalam bentuk berbagi takjil atau makanan berbuka puasa. Wakaf – Memberikan aset atau harta yang digunakan untuk kepentingan umum seperti membangun masjid atau sekolah. Sedekah Jariyah – Amal yang pahalanya terus mengalir meskipun pemberinya telah wafat, seperti wakaf Al-Qur’an atau sumur air bersih. Cara Mudah Berdonasi ke BAZNAS Kota Sukabumi Bagi Anda yang ingin bersedekah dengan mudah dan aman, BAZNAS Kota Sukabumi menyediakan berbagai metode donasi: Transfer Bank – Donasi dapat dilakukan melalui transfer ke rekening resmi BAZNAS Kota Sukabumi. QRIS – Scan kode QR untuk donasi digital dengan cepat. Kunjungan Langsung – Datang langsung ke kantor BAZNAS untuk menyerahkan donasi secara langsung. Melalui Website – Akses website resmi BAZNAS Kota Sukabumi untuk donasi secara online. Kesimpulan Menjaga salat lima waktu merupakan kewajiban setiap Muslim, dan menunaikannya tepat waktu akan membawa ketenangan dalam hidup. Selain itu, memperbanyak sedekah, terutama di waktu subuh dan bulan Ramadhan, adalah amalan yang dapat mendatangkan banyak keberkahan. Mari manfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan amal ibadah kita. Ayo, tunaikan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Sukabumi dan bantu mereka yang membutuhkan!
ARTIKEL11/03/2025 | Duta Zakat
Bayar ZIS di Shopee? Cuma 3 Klik, Berkah Mengalir Tanpa Henti!
Bayar ZIS di Shopee? Cuma 3 Klik, Berkah Mengalir Tanpa Henti!
Kemudahan Berzakat di Era Digital Di era digital seperti sekarang, segala hal bisa dilakukan dengan lebih mudah, termasuk dalam menunaikan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS). Jika dulu pembayaran zakat harus dilakukan secara langsung ke lembaga amil zakat atau masjid, kini sudah tersedia berbagai platform digital yang mempermudah prosesnya. Salah satunya adalah Shopee, yang bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk menghadirkan fitur pembayaran ZIS secara praktis dan cepat. Bagi Anda yang ingin menunaikan kewajiban zakat atau ingin berbagi sedekah, kini tidak perlu repot keluar rumah. Cukup dengan tiga langkah mudah, zakat Anda dapat langsung tersalurkan kepada mereka yang membutuhkan. Lantas, bagaimana cara melakukannya? Simak panduan lengkapnya berikut ini! Cara Bayar ZIS di Shopee dalam 3 Langkah Mudah 1. Akses Layanan Zakat di Shopee Buka aplikasi Shopee di smartphone Anda. Pada halaman utama, pilih menu "Pulsa, Tagihan & Hiburan" lalu cari dan pilih opsi "Zakat". Di sini, Anda akan menemukan berbagai pilihan zakat dan sedekah yang bisa Anda tunaikan. 2. Pilih Jenis Zakat dan Lembaga Amil Setelah masuk ke menu zakat, pilih jenis zakat yang ingin Anda bayarkan. Shopee menyediakan beberapa pilihan seperti: Zakat Fitrah – Kewajiban bagi setiap Muslim menjelang Hari Raya Idul Fitri. Zakat Maal – Zakat yang dikeluarkan dari harta yang telah mencapai nisab dan haul. Infaq dan Sedekah – Donasi untuk membantu fakir miskin, anak yatim, dan masyarakat yang membutuhkan. Setelah itu, pilih BAZNAS sebagai lembaga amil zakat tujuan. Kerja sama antara BAZNAS dan Shopee memastikan bahwa dana yang Anda salurkan akan dikelola secara aman, profesional, dan sesuai syariat Islam. 3. Tentukan Nominal dan Selesaikan Pembayaran Masukkan nominal zakat atau sedekah yang ingin Anda berikan. Shopee menyediakan berbagai metode pembayaran, seperti ShopeePay, transfer bank, atau kartu kredit. Setelah transaksi selesai, Anda akan menerima notifikasi dan bukti pembayaran. Mengapa Harus Bayar ZIS Melalui Shopee? 1. Mudah dan Cepat Tidak perlu keluar rumah atau antre panjang, cukup tiga klik di aplikasi Shopee, zakat Anda langsung tersalurkan. 2. Aman dan Terpercaya BAZNAS adalah lembaga resmi yang diakui pemerintah dalam mengelola zakat. Dengan membayar zakat melalui Shopee, dana yang Anda salurkan akan terdistribusi secara transparan dan tepat sasaran. 3. Pahala Berlipat Ganda Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an: “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir, pada tiap-tiap butir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 261) Berzakat dan bersedekah bukan hanya memberikan manfaat bagi penerima, tetapi juga mendatangkan keberkahan dan kelimpahan rezeki bagi yang memberi. Keutamaan Menunaikan Zakat, Infaq, dan Sedekah 1. Membersihkan Harta dan Jiwa Zakat berfungsi untuk membersihkan harta dan jiwa dari sifat kikir serta menyucikan hati agar lebih ikhlas dalam berbagi. 2. Membantu Mengurangi Ketimpangan Sosial Dana zakat yang terkumpul digunakan untuk membantu kaum dhuafa, anak yatim, serta mereka yang berada dalam kondisi ekonomi sulit. 3. Mendapatkan Keberkahan Hidup Rasulullah SAW bersabda: “Sedekah tidak akan mengurangi harta. Allah tidak akan menambahkan kepada seseorang yang memberi maaf kecuali kemuliaan. Dan tidaklah seseorang merendahkan diri karena Allah, melainkan Allah akan meninggikan derajatnya.” (HR. Muslim) Zakat di Bulan Ramadhan: Kesempatan Emas Meraih Pahala Bulan Ramadhan adalah waktu terbaik untuk menunaikan zakat dan memperbanyak sedekah. Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk memperbanyak amal kebaikan di bulan suci ini, salah satunya dengan bersedekah: “Sebaik-baik sedekah adalah sedekah di bulan Ramadhan.” (HR. Tirmidzi) Maka dari itu, jangan sia-siakan kesempatan ini. Mari salurkan zakat, infaq, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Sukabumi agar lebih banyak saudara kita yang terbantu. Ayo, Tunaikan ZIS Melalui Shopee Sekarang! Dengan kemudahan yang ditawarkan, tidak ada alasan untuk menunda menunaikan ZIS. Segera akses layanan zakat di Shopee dan salurkan zakat, infaq, serta sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Sukabumi. Berkah mengalir tanpa henti dengan berbagi kepada sesama. “Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk.” (QS. Al-Baqarah: 43) Mari kita manfaatkan teknologi dengan sebaik-baiknya untuk menebar kebaikan. Semoga dengan berzakat dan bersedekah, kita semua mendapatkan keberkahan hidup di dunia dan akhirat. Aamiin. ???? Tunaikan ZIS Sekarang dengan Klik Fitur di Bawah ini! ???? Bagikan artikel ini agar lebih banyak orang yang tahu tentang kemudahan membayar zakat secara digital! Semakin banyak yang tahu, semakin banyak pula yang bisa berbagi keberkahan!
ARTIKEL11/03/2025 | Duta Zakat
Banjir Melanda, Kepedulian Meningkat! Ini Peran Zakat dalam Bencana
Banjir Melanda, Kepedulian Meningkat! Ini Peran Zakat dalam Bencana
Bencana alam, seperti banjir, kerap melanda berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Sukabumi. Hujan deras yang mengguyur sejak beberapa hari terakhir menyebabkan banjir bandang di sembilan kecamatan di Sukabumi, mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur. Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukabumi, ratusan rumah terendam air, jalanan tergenang, serta sejumlah fasilitas umum rusak akibat bencana ini. Situasi ini menuntut kepedulian dan aksi nyata dari seluruh elemen masyarakat. Salah satu bentuk kontribusi nyata yang dapat diberikan adalah melalui penyaluran zakat, infaq, dan sedekah (ZIS). Dana zakat bukan hanya digunakan untuk membantu fakir miskin, tetapi juga untuk membantu korban bencana alam. Islam mengajarkan bahwa membantu sesama, terutama dalam kondisi sulit seperti bencana, merupakan bentuk ibadah yang mendatangkan pahala besar. Dampak Banjir di Sukabumi dan Wilayah Lain Banjir bukan hanya terjadi di Sukabumi, tetapi juga di beberapa wilayah lain seperti Bekasi, Karawang, Bandung, Pelabuhan Ratu, hingga Semarang. Di beberapa titik, banjir disertai longsor yang memperparah kondisi. Berikut adalah dampak yang ditimbulkan: Kerusakan Infrastruktur: Jalan-jalan utama tergenang air, membuat aktivitas warga terhenti. Beberapa jembatan bahkan ambruk akibat derasnya aliran air. Kerugian Ekonomi: Banyak pedagang kecil yang mengalami kerugian karena toko dan warung mereka terendam banjir. Sektor pertanian juga terkena dampaknya karena sawah-sawah gagal panen. Ancaman Penyakit: Air banjir yang kotor meningkatkan risiko penyebaran penyakit seperti diare, demam berdarah, dan infeksi kulit. Pengungsian Massal: Ribuan warga harus mengungsi ke lokasi yang lebih aman karena rumah mereka tidak bisa dihuni. Peran Zakat dalam Penanggulangan Bencana Zakat memiliki peran penting dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Menurut Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, dana zakat dapat digunakan untuk berbagai bentuk bantuan kemanusiaan, termasuk bagi korban bencana alam. Bagaimana Zakat Membantu Korban Bencana? Bantuan Darurat Menyediakan makanan, pakaian, air bersih, serta kebutuhan pokok lainnya bagi para korban. Memberikan layanan kesehatan darurat, termasuk obat-obatan dan tenaga medis di lokasi pengungsian. Rehabilitasi dan Rekonstruksi Membangun kembali rumah-rumah warga yang hancur akibat bencana. Memperbaiki infrastruktur publik seperti jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya. Pemberdayaan Ekonomi Pasca Bencana Memberikan modal usaha kepada korban bencana agar mereka dapat kembali bekerja. Menyelenggarakan pelatihan keterampilan kerja bagi warga yang kehilangan mata pencaharian. Contoh Nyata Peran Zakat dalam Bencana Lembaga-lembaga zakat, seperti BAZNAS, telah berulang kali membuktikan perannya dalam membantu korban bencana di Indonesia. Misalnya: Banjir Jakarta 2021: BAZNAS menyalurkan bantuan berupa makanan, tenda darurat, serta layanan medis bagi ribuan korban banjir. Gempa Lombok 2018: Dana zakat digunakan untuk membangun kembali rumah-rumah warga serta memberikan modal usaha bagi mereka yang kehilangan mata pencaharian. Banjir Bandang di Garut: BAZNAS membantu membangun kembali sekolah-sekolah dan fasilitas kesehatan yang rusak. Kini, dengan bencana banjir yang terjadi di Sukabumi dan sekitarnya, kita memiliki kesempatan untuk ikut membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan. Kesimpulan Bencana banjir yang melanda berbagai daerah di Indonesia, termasuk Sukabumi, adalah pengingat bagi kita untuk semakin meningkatkan solidaritas dan kepedulian sosial. Melalui zakat, infaq, dan sedekah, kita bisa berkontribusi untuk meringankan beban para korban bencana. Dana ZIS yang dikelola dengan baik oleh lembaga seperti BAZNAS Kota Sukabumi dapat memberikan bantuan yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Mari salurkan zakat, infaq, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Sukabumi. Dengan berdonasi, Anda telah menjadi bagian dari solusi bagi mereka yang membutuhkan. Kepedulian Anda adalah harapan bagi mereka yang terdampak bencana. Klik Fitur di Basah Ini untuk berdonasi Sekarang “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.” (QS. Al-Ma'idah: 2) Semoga Allah SWT melindungi kita semua dan menjadikan kita hamba yang selalu peduli terhadap sesama. Aamiin.
ARTIKEL11/03/2025 | Duta Zakat
Idul Fitri 2025 Jatuh di Tanggal Berapa? Ini Konversi ke Hijriah!
Idul Fitri 2025 Jatuh di Tanggal Berapa? Ini Konversi ke Hijriah!
Idul Fitri adalah momen yang dinantikan oleh umat Muslim di seluruh dunia sebagai perayaan kemenangan setelah menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan. Namun, setiap tahunnya, banyak masyarakat yang bertanya-tanya, "Idul Fitri 2025 jatuh pada tanggal berapa?" dan "Bagaimana konversi kalender Hijriah ke Masehi?". Mengetahui tanggal pasti perayaan Idul Fitri sangat penting, terutama bagi mereka yang ingin merencanakan mudik, liburan, serta persiapan lainnya. Selain itu, momen Idul Fitri bukan hanya soal perayaan dan kebersamaan, tetapi juga waktu yang tepat untuk berbagi dengan sesama melalui zakat fitrah dan sedekah. Lalu, kapan tepatnya Idul Fitri 2025 akan dirayakan? Simak informasi lengkapnya berikut ini! Tanggal Idul Fitri 2025 dalam Kalender Masehi dan Hijriah Menurut prediksi kalender Islam, Idul Fitri 2025 diperkirakan jatuh pada Senin, 31 Maret 2025. Namun, penetapan resmi masih harus menunggu hasil rukyatul hilal yang dilakukan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Dalam kalender Hijriah, Idul Fitri selalu jatuh pada tanggal 1 Syawal 1446 H. Perbedaan metode perhitungan antara Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) sering kali menghasilkan tanggal yang berbeda. Muhammadiyah menggunakan metode hisab (perhitungan astronomi), sementara NU lebih mengandalkan rukyatul hilal (pengamatan langsung bulan baru). Oleh karena itu, ada kemungkinan perbedaan perayaan Idul Fitri antara kedua organisasi ini. Perbedaan Penentuan Idul Fitri oleh Muhammadiyah dan NU Muhammadiyah Berdasarkan metode hisab, Muhammadiyah biasanya sudah memiliki jadwal pasti untuk perayaan Idul Fitri jauh-jauh hari. Menurut kalender hisab Muhammadiyah, Idul Fitri 2025 diprediksi jatuh pada 31 Maret 2025. Nahdlatul Ulama (NU) NU menggunakan metode rukyatul hilal untuk menentukan awal bulan Hijriah. Jika hilal terlihat pada 29 Ramadan 1446 H, maka Idul Fitri jatuh keesokan harinya, yakni 31 Maret 2025. Namun, jika hilal tidak terlihat, maka Ramadan digenapkan menjadi 30 hari, dan Idul Fitri bisa jatuh pada 1 April 2025. Persiapan Menyambut Idul Fitri 2025 Setiap perayaan Idul Fitri selalu menjadi momen spesial bagi umat Islam di Indonesia. Berikut beberapa hal yang bisa dipersiapkan: Membayar Zakat Fitrah – Zakat fitrah wajib ditunaikan sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri. Besaran zakat fitrah biasanya ditetapkan oleh BAZNAS berdasarkan harga beras yang dikonsumsi sehari-hari. Menyiapkan THR dan Sedekah – Selain membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada keluarga, ada baiknya menyisihkan sebagian harta untuk bersedekah kepada yang membutuhkan. Menyiapkan Makanan Khas Lebaran – Ketupat, opor ayam, rendang, dan aneka kue kering menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi Lebaran di Indonesia. Mudik atau Silaturahmi Virtual – Bagi yang berencana mudik, sebaiknya mempersiapkan perjalanan lebih awal untuk menghindari kepadatan lalu lintas. Makna Idul Fitri dan Keutamaan Berbagi Idul Fitri bukan hanya tentang kebahagiaan bersama keluarga, tetapi juga kesempatan untuk berbagi dengan mereka yang kurang beruntung. Islam mengajarkan pentingnya berbagi rezeki melalui zakat, infaq, dan sedekah. Zakat Fitrah: Membersihkan Diri di Akhir Ramadan Zakat fitrah wajib dikeluarkan sebelum salat Idul Fitri sebagai bentuk penyucian diri dari segala kesalahan selama Ramadan. Zakat ini juga berfungsi untuk membantu kaum dhuafa agar mereka dapat turut merayakan Idul Fitri dengan layak. Sedekah di Bulan Syawal: Keberkahan Berlipat Ganda Bulan Syawal juga menjadi momen yang baik untuk terus melanjutkan kebiasaan berbagi yang sudah dilakukan selama Ramadan. Dengan bersedekah, kita tidak hanya membantu sesama tetapi juga mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS Kota Sukabumi Agar ibadah kita semakin sempurna, mari menunaikan zakat, infaq, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Sukabumi. Dengan berdonasi, Anda telah berkontribusi dalam membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. ???? Tunaikan Zakat Sekarang! Klik fitur di bawah ini untuk berdonasi dengan mudah. Idul Fitri 2025 sebentar lagi tiba! Mari kita rayakan dengan penuh keberkahan dan kebahagiaan dengan tetap mengingat esensi utama dari Lebaran, yaitu berbagi dengan sesama. Selamat menyambut Idul Fitri 2025! ?????
ARTIKEL11/03/2025 | Duta Zakat
Bonus THR Ojol 2025: Kapan Cair & Bagaimana Agar Berkah?
Bonus THR Ojol 2025: Kapan Cair & Bagaimana Agar Berkah?
Menjelang Idul Fitri 2025, perhatian para pekerja lepas, termasuk pengemudi ojek online (ojol), tertuju pada Tunjangan Hari Raya (THR). THR merupakan hak yang dinantikan oleh setiap pekerja menjelang hari raya, termasuk para mitra ojol yang menjadi tulang punggung transportasi online di Indonesia. Tahun 2025, pemerintah dan perusahaan aplikasi ride-hailing kembali memberikan perhatian terhadap kesejahteraan mitra pengemudi dengan memastikan pencairan THR. Lantas, kapan THR ojol 2025 akan cair? Berapa besarannya? Dan bagaimana cara mengelola THR agar lebih berkah? Simak ulasannya berikut ini! Kapan THR Ojol 2025 Cair? Pemerintah telah menetapkan bahwa THR bagi pekerja harus dibayarkan paling lambat tujuh hari sebelum Idul Fitri. Dengan perkiraan Idul Fitri 2025 jatuh pada 31 Maret 2025, maka THR seharusnya diterima paling lambat pada 24 Maret 2025. Namun, untuk mitra pengemudi ojol, kebijakan THR tergantung pada masing-masing perusahaan aplikasi seperti Gojek, Grab, dan Maxim. Biasanya, informasi pencairan THR akan diumumkan secara resmi oleh perusahaan melalui aplikasi dan email mitra pengemudi. Pada tahun-tahun sebelumnya, beberapa perusahaan ride-hailing memberikan bonus THR dalam bentuk insentif tambahan yang didasarkan pada performa pengemudi. Besarannya bervariasi tergantung pada jumlah perjalanan yang diselesaikan dalam periode tertentu sebelum Lebaran. Berapa Besaran THR Ojol 2025? Saat ini, belum ada ketentuan resmi terkait besaran THR bagi pengemudi ojol. Namun, Kementerian Ketenagakerjaan bersama perusahaan ride-hailing diperkirakan akan mengumumkan detailnya pada pertengahan Maret 2025. Pada tahun-tahun sebelumnya, perusahaan ride-hailing seperti Gojek dan Grab memberikan bonus THR dalam bentuk: Insentif tambahan berdasarkan jumlah perjalanan selama periode tertentu. Voucher belanja atau diskon untuk kebutuhan lebaran. Bantuan langsung tunai (BLT) bagi mitra berprestasi atau yang memenuhi kriteria tertentu. Besaran THR bagi pengemudi ojol sangat bergantung pada kebijakan masing-masing platform dan performa individu dalam beberapa bulan sebelum Idul Fitri. Cara Agar THR Lebih Berkah Menerima THR tentu menjadi momen yang menyenangkan, namun lebih penting lagi adalah bagaimana mengelolanya agar membawa keberkahan. Berikut beberapa cara agar THR yang diterima menjadi lebih berkah: 1. Menunaikan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) Sebagai seorang Muslim, menunaikan zakat adalah kewajiban yang harus dipenuhi jika penghasilan telah mencapai nisab. Zakat profesi atau zakat penghasilan wajib dikeluarkan sebesar 2,5% dari penghasilan yang diterima. Selain zakat, infaq dan sedekah juga menjadi amalan yang dianjurkan, terutama di bulan Ramadan. Dengan bersedekah, kita bisa membantu mereka yang lebih membutuhkan dan mendapatkan keberkahan dalam rezeki. BAZNAS Kota Sukabumi menyediakan layanan donasi zakat, infaq, dan sedekah yang dapat dilakukan dengan mudah, baik secara langsung maupun melalui transfer bank dan platform digital. 2. Mengalokasikan THR untuk Kebutuhan Pokok Gunakan THR untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga terlebih dahulu. Prioritaskan untuk kebutuhan seperti makanan, pakaian, dan pembayaran tagihan penting sebelum membelanjakannya untuk keperluan lain. 3. Menabung dan Berinvestasi Sebagian dari THR bisa dialokasikan untuk tabungan atau investasi jangka panjang. Dengan menyisihkan sebagian THR untuk tabungan darurat atau investasi, Anda dapat memiliki cadangan dana untuk keperluan mendesak di masa depan. 4. Bijak dalam Berbelanja Meskipun THR adalah tambahan penghasilan, bukan berarti harus dihabiskan dalam sekejap. Sebaiknya, belanja sesuai kebutuhan dan hindari pengeluaran yang tidak perlu. Berbelanja dengan bijak akan membantu menjaga kestabilan keuangan setelah Lebaran. 5. Menyalurkan Bantuan kepada yang Membutuhkan Selain membayar zakat, memberikan bantuan kepada keluarga, tetangga, atau komunitas yang membutuhkan juga bisa menjadi bentuk kepedulian sosial. Anda bisa berpartisipasi dalam program bantuan BAZNAS Kota Sukabumi yang menyalurkan donasi kepada kaum dhuafa, anak yatim, dan masyarakat yang terdampak bencana. Kesimpulan THR bagi pengemudi ojol 2025 diharapkan cair paling lambat pada 24 Maret 2025, dengan besaran yang akan ditentukan oleh masing-masing perusahaan ride-hailing. Untuk memastikan THR yang diterima membawa keberkahan, sebaiknya sebagian dialokasikan untuk menunaikan zakat, infaq, dan sedekah melalui lembaga terpercaya seperti BAZNAS Kota Sukabumi. Mari manfaatkan momen Ramadan dan Idul Fitri ini untuk berbagi dan membantu sesama, sehingga keberkahan Idul Fitri dapat dirasakan oleh semua. Tunaikan zakat, infaq, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Sukabumi! ? Transfer langsung ke rekening BAZNAS Kota Sukabumi ? Kunjungi website resmi BAZNAS Kota Sukabumi ? Datang langsung ke kantor BAZNAS Kota Sukabumi untuk berdonasi Bersama kita wujudkan masyarakat Sukabumi yang lebih sejahtera dan berkah! Jangan tunda kebaikan, berikan sebagian rezeki Anda untuk membantu mereka yang membutuhkan. Semoga THR yang diterima menjadi lebih bermakna dan penuh keberkahan! ????
ARTIKEL11/03/2025 | Duta Zakat
SNPMB 2025: Sukses Lolos Kampus Impian, Jangan Lupa Zakat Ilmu!
SNPMB 2025: Sukses Lolos Kampus Impian, Jangan Lupa Zakat Ilmu!
Pendahuluan Mempersiapkan diri untuk Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2025 adalah langkah besar bagi para siswa yang bercita-cita masuk ke perguruan tinggi negeri terbaik di Indonesia. Perjuangan panjang, mulai dari belajar giat hingga mengikuti berbagai tryout, tentu menjadi bagian dari proses menuju kesuksesan akademik. Namun, selain fokus pada keberhasilan akademik, ada hal yang tak kalah penting, yaitu berbagi ilmu dan keberkahan melalui zakat, infaq, dan sedekah. Dalam Islam, ilmu yang diperoleh sebaiknya tidak hanya dimanfaatkan untuk diri sendiri, tetapi juga dibagikan kepada orang lain sebagai bentuk "zakat ilmu." Dengan begitu, keberkahan tidak hanya datang dalam bentuk kelulusan, tetapi juga dalam kehidupan secara keseluruhan. Apa Itu SNPMB 2025? SNPMB 2025 adalah sistem seleksi penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Sistem ini menggantikan SNMPTN dan SBMPTN yang sebelumnya digunakan dalam proses seleksi. Terdapat dua jalur utama dalam SNPMB 2025: Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) – Jalur ini mempertimbangkan nilai akademik, portofolio, serta prestasi siswa selama masa sekolah. Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) – Jalur ini dilakukan melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), yang menguji kemampuan kognitif, literasi, serta numerasi calon mahasiswa. Setiap perguruan tinggi memiliki kuota masing-masing untuk setiap jalur penerimaan, sehingga calon mahasiswa harus mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi seleksi ini. Jadwal dan Daya Tampung SNPMB 2025 Salah satu pertanyaan yang banyak diajukan adalah “Kapan SNPMB 2025 dibuka?” Berdasarkan pola tahun-tahun sebelumnya, berikut adalah prediksi jadwal SNPMB 2025: Pendaftaran SNBP: Awal tahun 2025 (Januari - Februari) Pengumuman SNBP: Maret 2025 Pendaftaran UTBK-SNBT: April 2025 Pelaksanaan UTBK-SNBT: Mei 2025 Pengumuman SNBT: Juni 2025 Adapun untuk daya tampung, setiap perguruan tinggi memiliki kebijakan masing-masing terkait jumlah mahasiswa yang diterima melalui SNBP dan SNBT. Calon mahasiswa disarankan untuk mengecek daya tampung program studi yang diminati melalui situs resmi SNPMB atau website universitas tujuan. Zakat Ilmu: Kewajiban Berbagi Ilmu bagi Setiap Muslim Islam mengajarkan bahwa ilmu adalah anugerah yang harus dibagikan. Rasulullah SAW bersabda: "Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat." (HR. Bukhari) Zakat ilmu adalah konsep di mana seseorang yang memiliki ilmu diwajibkan untuk mengajarkannya kepada orang lain. Berbagi ilmu tidak hanya dalam bentuk mengajar, tetapi juga bisa dalam bentuk membimbing teman, berbagi tips belajar, atau bahkan membuat konten edukatif di media sosial. Bagi para calon mahasiswa yang lolos SNPMB 2025, menuntut ilmu di perguruan tinggi juga harus disertai niat untuk berbagi ilmu dan keberkahan kepada orang lain. Semakin banyak ilmu yang dibagikan, semakin besar manfaat yang bisa dirasakan oleh masyarakat luas. Zakat Harta: Kewajiban bagi yang Mampu Selain zakat ilmu, dalam Islam juga terdapat kewajiban untuk menunaikan zakat harta. Zakat harta diwajibkan bagi Muslim yang telah mencapai nisab (batas minimal kekayaan yang wajib dizakati). Sebagian besar orang tua yang membiayai pendidikan anak-anaknya juga memiliki kewajiban untuk menunaikan zakat agar keberkahan rezeki semakin bertambah. Salah satu lembaga resmi yang mengelola zakat, infaq, dan sedekah di Indonesia adalah BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional). Dengan menyalurkan zakat melalui BAZNAS Kota Sukabumi, Anda dapat membantu mereka yang membutuhkan, termasuk pelajar kurang mampu agar tetap bisa melanjutkan pendidikan. Peran BAZNAS Kota Sukabumi dalam Dunia Pendidikan BAZNAS Kota Sukabumi memiliki berbagai program untuk mendukung pendidikan di Indonesia, di antaranya: Beasiswa Santri – Bantuan pendidikan bagi santri yang kurang mampu. Beasiswa Cerdas – Bantuan bagi siswa dan mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Program Peduli Pendidikan – Donasi untuk pembangunan fasilitas pendidikan dan penyediaan kebutuhan sekolah bagi anak-anak dhuafa. Dengan menyalurkan zakat melalui BAZNAS, Anda turut serta dalam mencerdaskan generasi bangsa dan membantu mereka yang kurang beruntung agar tetap bisa mengakses pendidikan. Cara Berdonasi ke BAZNAS Kota Sukabumi Bagi Anda yang ingin berbagi keberkahan melalui zakat, infaq, dan sedekah, BAZNAS Kota Sukabumi menyediakan berbagai kemudahan dalam berdonasi. Berikut adalah beberapa cara mudah untuk berdonasi: Transfer Bank: Bank Syariah Indonesia (BSI): 1234567890 a.n. BAZNAS Kota Sukabumi Bank BRI: 0987654321 a.n. BAZNAS Kota Sukabumi Donasi Online: Melalui situs resmi BAZNAS Kota Sukabumi (baznas.sukabumikota.go.id) Melalui Marketplace: Donasi zakat dan sedekah kini semakin mudah melalui platform e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, dan Blibli dengan mencari "BAZNAS Kota Sukabumi" pada fitur donasi. Kesimpulan SNPMB 2025 adalah gerbang bagi para siswa untuk meraih pendidikan tinggi di kampus impian mereka. Namun, di balik kesuksesan akademik, terdapat kewajiban moral dan spiritual untuk berbagi ilmu dan keberkahan kepada sesama. Dengan menunaikan zakat ilmu dan zakat harta, kita dapat membantu lebih banyak orang dalam mengakses pendidikan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, mari bersama-sama menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Sukabumi agar keberkahan ilmu dan rezeki terus mengalir. Ayo, salurkan zakat Anda sekarang melalui BAZNAS Kota Sukabumi dengan car klik fitur di bawah ini dan jadilah bagian dari kebaikan yang lebih besar!
ARTIKEL11/03/2025 | Duta Zakat
Tak Sekadar Skor, Persija vs Arema FC Ingatkan Kita tentang Kemenangan Sejati: Berbagi di Bulan Ramadhan!
Tak Sekadar Skor, Persija vs Arema FC Ingatkan Kita tentang Kemenangan Sejati: Berbagi di Bulan Ramadhan!
Pertandingan seru antara Persija Jakarta vs Arema FC yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga pada Minggu, 9 Maret 2025, berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan Arema FC. Laga ini penuh dengan drama, termasuk dua kartu merah yang diberikan kepada pemain Persija, Maciej Gajos dan Gustavo Almeida, yang membuat Macan Kemayoran harus bermain dengan sembilan pemain sejak babak pertama. Di tengah gegap gempita pertandingan dan emosi para pendukung, ada hal yang lebih besar untuk kita renungkan. Apakah kemenangan sejati hanya tentang skor di lapangan, atau ada kemenangan lain yang lebih bermakna? Kemenangan Sejati di Bulan Ramadhan: Berbagi dengan Sesama Ramadhan bukan sekadar bulan untuk berpuasa, tetapi juga momen untuk berbagi dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa yang memberi makan kepada orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun." (HR. Tirmidzi, No. 807) Hadis ini menegaskan bahwa berbagi makanan untuk berbuka puasa (iftar) adalah salah satu bentuk kemenangan sejati. Berbagi tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima, tetapi juga mendatangkan pahala berlipat ganda bagi pemberinya. Mengapa Berbagi di Bulan Ramadhan Sangat Penting? Bulan Ramadhan adalah momen terbaik untuk berbagi, karena: Pahala Berlipat Ganda Setiap amal kebaikan di bulan Ramadhan akan dilipatgandakan pahalanya. Dengan berbagi makanan atau donasi, kita tidak hanya membantu orang lain tetapi juga mendapatkan keberkahan. Membantu Masyarakat yang Kurang Mampu Data dari BPS menunjukkan bahwa angka kemiskinan di Indonesia masih berada di angka 9,36% per 2023. Dengan berbagi, kita dapat membantu mereka yang membutuhkan dan turut serta dalam upaya mengurangi kemiskinan. Membangun Rasa Empati dan Kepedulian Sosial Ramadhan mengajarkan kita untuk merasakan bagaimana hidup dalam keterbatasan. Dengan berbagi, kita memperkuat empati terhadap sesama. Program Berbagi di Bulan Ramadhan: Iftar Bareng BAZNAS Kota Sukabumi Sebagai lembaga resmi yang mengelola zakat, infaq, dan sedekah, BAZNAS Kota Sukabumi memiliki berbagai program berbagi di bulan Ramadhan, salah satunya adalah Iftar Bareng BAZNAS. Program ini bertujuan untuk: Menyediakan paket makanan berbuka puasa bagi masyarakat kurang mampu. Menyalurkan bantuan kepada anak yatim dan kaum dhuafa. Memberikan dukungan kepada masjid dan mushola dalam penyediaan hidangan berbuka. Melalui program ini, kita bisa ikut serta dalam berbagi kebahagiaan dengan cara yang lebih terorganisir dan tepat sasaran. Cara Berpartisipasi dalam Program Berbagi Anda bisa ikut serta dalam program ini dengan berbagai cara, seperti: Menyumbangkan Donasi Salurkan zakat, infaq, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Sukabumi. Setiap donasi yang diberikan akan disalurkan langsung kepada mereka yang membutuhkan. Berbagi Takjil di Jalan atau Masjid Jika ingin berbagi secara langsung, Anda bisa membagikan makanan berbuka puasa kepada mereka yang berpuasa, seperti para pekerja harian dan musafir. Mengajak Orang Lain untuk Berdonasi Sebarkan informasi tentang program berbagi ini kepada keluarga, teman, dan komunitas Anda. Semakin banyak yang berpartisipasi, semakin besar manfaat yang bisa diberikan. Kesimpulan Kemenangan sejati bukan hanya soal menang di lapangan, tetapi juga soal kemenangan dalam menolong sesama. Di bulan Ramadhan ini, mari kita manfaatkan kesempatan untuk berbagi dengan mereka yang membutuhkan. Salurkan donasi Anda sekarang! Kunjungi website resmi BAZNAS Kota Sukabumi atau langsung klik fitur di bawah ini! Mari bersama-sama meraih kemenangan sejati dengan berbagi di bulan yang penuh berkah ini!
ARTIKEL10/03/2025 | Duta Zakat
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat