WhatsApp Icon
Menelan Air Ludah Saat Puasa: Fakta Penting, Hukum Ulama, dan Penjelasan Lengkap

Menelan Air Ludah Saat Puasa sering membuat ragu. Simak fakta penting, hukum menurut ulama, syarat sah puasa, dan penjelasan lengkapnya di sini.

Menelan Air Ludah Saat Puasa: Fakta Penting, Hukum Ulama, dan Penjelasan Lengkap

Menelan Air Ludah Saat Puasa sering kali menjadi pertanyaan yang muncul di tengah masyarakat, terutama saat bulan Ramadhan. Tidak sedikit orang yang merasa ragu dan khawatir puasanya batal hanya karena menelan ludahnya sendiri. Bahkan, ada yang memilih membuang ludah berulang kali saat berpuasa karena takut melanggar aturan puasa. Lantas, bagaimana sebenarnya hukum menelan air ludah saat berpuasa menurut Islam?

Puasa memang dapat batal apabila seseorang dengan sengaja memasukkan makanan atau minuman ke dalam tubuh melalui rongga tertentu. Namun, air ludah atau air liur merupakan sesuatu yang secara alami diproduksi oleh tubuh dan sangat sulit dihindari. Oleh karena itu, para ulama memberikan penjelasan khusus terkait hukum menelan air ludah saat puasa.

Hukum Menelan Air Ludah Saat Puasa Menurut Ulama

[caption id="attachment_2634" align="alignnone" width="398"]add media BAZNAS Kota Sukabumi[/caption]

Dalam buku “Hukum Menelan Air Ludah bagi Orang yang Berpuasa” karya Ahmad Mundzir, seorang pengajar Pondok Pesantren Raudhatul Quran An-Nasimiyyah Semarang, dijelaskan bahwa para ulama sepakat menelan air ludah tidak membatalkan puasa. Kesepakatan ini didasarkan pada kenyataan bahwa air liur merupakan bagian alami dari tubuh manusia dan sulit untuk dihindari keberadaannya.

Penjelasan ini juga ditegaskan oleh Imam an-Nawawi dalam kitab al-Majmu’ Syarah al-Muhadzdzab (Juz 6, halaman 341). Beliau menyatakan:

“Menelan air liur itu tidak membatalkan puasa sesuai kesepakatan para ulama. Hal ini berlaku jika orang yang berpuasa tersebut memang biasa mengeluarkan air liur. Sebab susahnya memproteksi air liur untuk masuk kembali.”

Dari penjelasan ini, dapat dipahami bahwa Islam adalah agama yang memberikan kemudahan dan tidak memberatkan umatnya dalam menjalankan ibadah.

Syarat Menelan Air Ludah Agar Tidak Membatalkan Puasa

Meski menelan air ludah saat puasa pada dasarnya tidak membatalkan puasa, para ulama memberikan beberapa syarat penting yang perlu diperhatikan agar puasa tetap sah.

  1. Air Ludah Tidak Tercampur Zat Lain: Air ludah yang ditelan harus murni, tidak tercampur dengan zat lain seperti darah akibat luka gusi, sisa makanan, atau minuman. Jika air ludah bercampur dengan zat lain lalu sengaja ditelan, maka hal tersebut berpotensi membatalkan puasa.
  2. Air Ludah Tidak Keluar Melewati Bibir: Air ludah yang masih berada di dalam rongga mulut dan belum melewati batas bibir luar boleh ditelan dan tidak membatalkan puasa. Namun, jika air ludah sudah keluar dari mulut lalu dikumpulkan kembali dan ditelan dengan sengaja, sebagian ulama berpendapat hal ini dapat membatalkan puasa.
  3. Tidak Sengaja Menampung Ludah Berlebihan: Jika seseorang dengan sengaja menampung air ludah dalam jumlah banyak lalu menelannya, terdapat perbedaan pendapat ulama. Pendapat yang masyhur menyebutkan bahwa selama perbuatan tersebut tidak disengaja dan tidak ada unsur rekayasa, maka puasanya tetap sah.

Dengan memenuhi ketiga syarat tersebut, menelan air ludah saat puasa tidak perlu dikhawatirkan dan puasa tetap dianggap sah.

Mengapa Tidak Perlu Berlebihan Membuang Ludah?

Membuang ludah secara berlebihan justru dapat mengganggu kenyamanan dan kekhusyukan ibadah puasa. Islam mengajarkan keseimbangan dan kemudahan dalam beribadah. Selama tidak ada unsur kesengajaan memasukkan sesuatu ke dalam tubuh, puasa tetap sah dan bernilai ibadah.

Menyempurnakan Puasa dengan Sedekah

Selain menjaga sah atau tidaknya puasa, umat Islam dianjurkan untuk menyempurnakan ibadah Ramadhan dengan memperbanyak amal kebaikan, salah satunya bersedekah. Sedekah dapat melipatgandakan pahala puasa dan membantu sesama yang membutuhkan.

Bersedekah kini semakin mudah melalui BAZNAS Kota Sukabumi secara online. Sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang mengelola dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), BAZNAS Provinsi Jawa Barat telah dipercaya masyarakat luas.

Bersedekah mudah melalui:

Semoga setiap kebaikan yang kita keluarkan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

BSI 4964964969 A/N Baznas Kota Sukabumi

No. Pelayanan: 085721333351

Memberikan sedekah atau zakat membantu sesama yang membutuhkan dan menjadi penebus dosa bagi yang menunda kewajiban. Seperti firman Allah SWT:
"Perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji." (QS. Al-Baqarah: 261)

Melalui BAZNAS, sedekah lebih mudah, aman, dan tepat sasaran.

[caption id="attachment_2552" align="alignnone" width="503"]rekening baznas baznas kota sukabumi[/caption]

Untuk referensi bacaan singkat lainnya kunjungi artikel BAZNAS Kota Sukabumi yang mengulas tema Mencari Keuntungan Bisnis Tanpa Menghilangkan Keberkahan

15/01/2026 | Kontributor: Baznas Kota Sukabumi
Hal-Hal yang Membatalkan Puasa: Panduan Lengkap dan Penting bagi Muslim

Hal-Hal yang Membatalkan Puasa wajib diketahui setiap Muslim. Simak penjelasan lengkap 8 perkara pembatal puasa beserta dalil Al-Qur’an dan hadits.

Hal-Hal yang Membatalkan Puasa: Panduan Lengkap dan Penting bagi Muslim

[caption id="attachment_2640" align="alignnone" width="430"]8 Ha Pembatal Puasa BAZNAS Kota Sukabumi[/caption]

Hal-Hal yang Membatalkan Puasa

merupakan pengetahuan penting yang wajib dipahami setiap Muslim agar ibadah puasa yang dijalankan sah dan sempurna. Puasa adalah salah satu ibadah utama dalam Islam dan termasuk ke dalam rukun Islam. Hukumnya ada yang wajib dan ada pula yang sunnah. Puasa yang wajib dijalankan oleh setiap Muslim yang telah baligh dan berakal adalah puasa Ramadhan.

Puasa Ramadhan dilaksanakan selama 29 atau 30 hari pada bulan Ramadhan dan perintahnya disebutkan secara tegas dalam Al-Qur’an. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 183 yang menjelaskan kewajiban puasa bagi orang-orang beriman. Oleh karena itu, memahami hal-hal yang membatalkan puasa menjadi sangat penting agar ibadah yang dilakukan tidak sia-sia.

Foto

Berikut ini 8 hal yang membatalkan puasa seseorang menurut Al-Qur’an, hadits, dan pendapat para ulama.

1. Memasukkan Sesuatu ke Dalam Tubuh dengan Sengaja

Makan dan minum dengan sengaja merupakan pembatal puasa yang paling jelas. Hal ini berdasarkan firman Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 187:

“Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan) antara benang putih dan benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa sampai (datang) malam.”

Namun, jika seseorang makan atau minum karena lupa, maka puasanya tetap sah dan boleh dilanjutkan.

2. Memasukkan Sesuatu ke Dalam Kubul atau Dubur

Memasukkan sesuatu melalui kubul atau dubur, meskipun untuk pengobatan, dapat membatalkan puasa. Contohnya seperti pemasangan kateter urin, obat ambeien, atau cairan tertentu yang masuk ke dalam tubuh dan dianalogikan sebagai makan atau minum oleh sebagian ulama.

3. Muntah dengan Sengaja

Muntah yang disengaja membatalkan puasa. Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang terpaksa muntah, maka tidak wajib baginya mengqadha puasanya. Dan barang siapa muntah dengan sengaja, maka wajib baginya mengqadha puasanya.”
(HR. Abu Daud)

Jika muntah terjadi tanpa disengaja, maka puasa tetap sah.

4. Melakukan Hubungan Suami Istri

Melakukan hubungan suami istri di siang hari Ramadhan termasuk pembatal puasa yang paling berat. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 187 yang menjelaskan bahwa hubungan suami istri hanya dihalalkan pada malam hari di bulan puasa.

Bagi yang melanggarnya, wajib menunaikan kafarat berat, yaitu:

  • Memerdekakan budak mukmin

  • Jika tidak mampu, berpuasa dua bulan berturut-turut

  • Jika tidak mampu juga, memberi makan 60 fakir miskin

5. Keluar Air Mani dengan Sengaja

Keluar air mani dengan sengaja, baik melalui onani atau bercumbu tanpa jima’, membatalkan puasa dan wajib mengqadha tanpa kafarat. Hal ini berdasarkan hadits Bukhari:

“Ketika berpuasa ia meninggalkan makan, minum, dan syahwat karena-Ku.”

Namun, jika mani keluar tanpa disengaja seperti mimpi basah, maka tidak membatalkan puasa.

6. Haid dan Nifas

Wanita yang mengalami haid atau nifas saat berpuasa, meskipun menjelang waktu berbuka, puasanya batal dan wajib menggantinya di hari lain. Rasulullah SAW bersabda:

“Bukankah jika wanita haid, ia tidak shalat dan tidak berpuasa?” (HR. Bukhari)

7. Gila atau Hilang Akal

Salah satu syarat wajib puasa adalah berakal sehat. Jika seseorang mengalami gila atau hilang akal, maka puasanya batal karena tidak terpenuhinya syarat sah puasa.

8. Keluar dari Islam (Murtad)

Keluar dari Islam, baik melalui perkataan maupun perbuatan, otomatis membatalkan seluruh ibadah, termasuk puasa. Jika seseorang mengingkari keesaan Allah saat berpuasa, maka puasanya batal.

Kesimpulan

Hal-Hal yang Membatalkan Puasa wajib dipahami agar ibadah Ramadhan dijalankan dengan benar sesuai syariat Islam. Dengan memahami pembatal puasa, setiap Muslim dapat lebih berhati-hati dan menjaga kesucian ibadahnya. Semoga artikel ini dapat membantu Sahabat BAZNAS menjalankan puasa dengan ilmu dan kesadaran yang benar.

Bersedekah mudah melalui:

Semoga setiap kebaikan yang kita keluarkan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

BSI 4964964969 A/N Baznas Kota Sukabumi

No. Pelayanan: 085721333351

Memberikan sedekah atau zakat membantu sesama yang membutuhkan dan menjadi penebus dosa bagi yang menunda kewajiban. Seperti firman Allah SWT:
"Perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji." (QS. Al-Baqarah: 261)

Melalui BAZNAS Kota Sukabumi, sedekah lebih mudah, aman, dan tepat sasaran.

[caption id="attachment_2552" align="alignnone" width="503"]rekening baznas baznas kota sukabumi[/caption]

Untuk referensi bacaan singkat lainnya kunjungi artikel BAZNAS Kota Sukabumi yang mengulas tema Perlu Nggak Sih Kita Jadi Muzakki? Banyak yang Belum Tahu

15/01/2026 | Kontributor: Baznas Kota Sukabumi
Puasa Tanpa Sahur: Panduan Lengkap Hukum, Dalil, dan Manfaatnya

Puasa Tanpa Sahur sering menjadi pertanyaan umat Muslim. Simak hukum sahur dalam Islam, dalil Al-Qur’an dan hadits, pendapat ulama, serta manfaat sahur.

Puasa Tanpa Sahur: Panduan Lengkap Hukum, Dalil, dan Manfaatnya

Puasa Tanpa Sahur sering menjadi topik yang dipertanyakan oleh umat Islam, terutama ketika seseorang tertidur dan terlewat waktu sahur atau karena kondisi tertentu yang membuatnya tidak sempat makan sahur. Puasa sendiri adalah ibadah menahan diri dari makan, minum, dan hawa nafsu sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Biasanya, puasa diawali dengan makan sebelum terbit fajar yang dikenal dengan sahur.

Namun, bagaimana hukum puasa tanpa sahur dalam Islam? Apakah sahur merupakan syarat sahnya puasa, ataukah hanya sekadar anjuran? Artikel ini akan mengupas secara lengkap hukum, dalil, pendapat ulama, serta manfaat sahur dalam Islam.

Hukum Sahur dalam Islam

[caption id="attachment_2646" align="alignnone" width="515"]Hukum Sahur Dalam Islam Baznas Kota Sukabumi[/caption]

Banyak umat Muslim bertanya, apakah puasa tanpa sahur diperbolehkan? Dalam Islam, sahur bukanlah syarat sah puasa, melainkan amalan sunnah yang sangat dianjurkan. Artinya, puasa tetap sah meskipun seseorang tidak melaksanakan sahur.

Rasulullah SAW bersabda:

“Makan sahur itu mengandung berkah, maka janganlah kalian meninggalkannya, walaupun hanya dengan seteguk air.”
(HR. Ahmad dan Ibnu Hibban)

Hadits ini menunjukkan bahwa sahur memiliki keutamaan dan keberkahan, meskipun tidak diwajibkan. Oleh karena itu, puasa tanpa sahur tetap sah, tetapi sangat disayangkan jika seseorang meninggalkan sahur tanpa alasan.

Allah SWT juga berfirman dalam Al-Qur’an:

“Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa hingga malam…”
(QS. Al-Baqarah: 187)

Ayat ini menunjukkan batas waktu makan sebelum puasa dimulai, namun tidak menjadikan sahur sebagai syarat sah puasa.

Puasa Tanpa Sahur Menurut Pendapat Ulama

Para ulama sepakat bahwa puasa tanpa sahur hukumnya boleh, tetapi sahur tetap dianjurkan. Berikut beberapa pendapat ulama dari berbagai mazhab:

Mazhab Syafi’i dan Hambali

Dalam Mazhab Syafi’i dan Hambali, sahur dihukumi sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan). Jika seseorang berpuasa tanpa sahur, puasanya tetap sah, tetapi ia kehilangan keberkahan sahur.

Mazhab Hanafi

Imam Abu Hanifah menyatakan bahwa puasa tanpa sahur diperbolehkan. Namun, beliau menekankan bahwa sahur membantu meringankan puasa dan menjaga kekuatan fisik selama berpuasa.

Mazhab Maliki

Mazhab Maliki juga berpendapat bahwa sahur bukan syarat sah puasa, tetapi merupakan sunnah yang mengandung hikmah besar bagi pelaksana puasa.

Pendapat Ulama Kontemporer

Ulama kontemporer seperti Syaikh Ibnu Utsaimin menegaskan bahwa puasa tanpa sahur sah secara hukum, namun sahur sangat dianjurkan karena mengandung keberkahan dan mengikuti sunnah Rasulullah SAW.

Manfaat Sahur dalam Puasa

[caption id="attachment_2647" align="alignnone" width="357"]5 Manfaat Sahur Dalam Islam BAZNAS Kota Sukabumi[/caption]

Meskipun puasa tanpa sahur diperbolehkan, sahur memiliki banyak manfaat, baik secara spiritual maupun kesehatan.

  1. Mendapat Keberkahan: Rasulullah SAW secara khusus menyebut sahur sebagai waktu yang penuh berkah. Keberkahan ini mencakup kekuatan fisik dan kemudahan dalam beribadah.
  2. Menjaga Stamina Selama Puasa: Sahur membantu tubuh memiliki cadangan energi. Tanpa sahur, tubuh lebih cepat lemas dan sulit fokus dalam aktivitas maupun ibadah.
  3. Mengurangi Rasa Lapar dan Haus: Dengan sahur, rasa lapar dan haus dapat ditekan sehingga puasa terasa lebih ringan dan nyaman.
  4. Mengikuti Sunnah Rasulullah SAW: Sahur adalah salah satu bentuk meneladani sunnah Rasulullah SAW. Meskipun puasa tanpa sahur sah, mengikuti sunnah tentu lebih utama.
  5. Membantu Bangun Lebih Awal untuk Ibadah: Sahur membuat seseorang terbiasa bangun sebelum subuh, sehingga bisa dimanfaatkan untuk shalat malam, dzikir, dan doa.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa puasa tanpa sahur hukumnya sah dan diperbolehkan dalam Islam. Namun, sahur merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan karena mengandung banyak keberkahan dan manfaat. Dalil dari Al-Qur’an, hadits, dan pendapat para ulama menunjukkan bahwa sahur bukan syarat sah puasa, tetapi merupakan sarana untuk menyempurnakan ibadah puasa.

Bagi umat Muslim yang ingin menjalankan puasa dengan lebih optimal, sangat dianjurkan untuk tidak meninggalkan sahur, meskipun hanya dengan seteguk air. Dengan sahur, puasa akan terasa lebih ringan, ibadah lebih khusyuk, dan keberkahan pun lebih terasa.

Bersedekah mudah melalui:

Semoga setiap kebaikan yang kita keluarkan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

BSI 4964964969 A/N Baznas Kota Sukabumi

No. Pelayanan: 085721333351

Memberikan sedekah atau zakat membantu sesama yang membutuhkan dan menjadi penebus dosa bagi yang menunda kewajiban. Seperti firman Allah SWT:
"Perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji." (QS. Al-Baqarah: 261)

Melalui BAZNAS Kota Sukabumi, sedekah lebih mudah, aman, dan tepat sasaran.

[caption id="attachment_2552" align="alignnone" width="447"]rekening baznas baznas kota sukabumi[/caption]

Untuk referensi bacaan singkat lainnya kunjungi artikel BAZNAS Kota Sukabumi yang mengulas tema Bantuan Pendidikan BAZNAS Kota Sukabumi: Solusi Ringan untuk Pelajar yang Membutuhkan

15/01/2026 | Kontributor: Baznas Kota Sukabumi
Menangis Bisa Membatalkan Puasa? : Mitos dan Fakta yang Perlu Diketahui

Apakah Menangis Membatalkan Puasa? Simak penjelasan lengkap berdasarkan hukum Islam, pendapat ulama, serta mitos dan fakta agar tidak salah paham saat berpuasa.

Menangis Membatalkan Puasa? Fakta Penting dan Penjelasan Ulama

Emosi yang diekspresikan ketika sedih umumnya adalah menangis. Namun jika menangis saat puasa apakah akan membatalkan puasa? Karena saat berpuasa kita diharapkan dapat menahan diri dari emosi.  Bahkan saat kecil, sering kita mendengar orang tua berkata kepada anaknya untuk jangan menangis agar puasa tidak batal.

Sebelumnya, kamu tentu tahu beberapa hal yang dapat membatalkan puasa, seperti makan dan minum disengaja, berhubungan intim dengan sengaja, memasukkan sesuatu ke dalam lubang di tubuh, dan lain sebagainya yang bisa dibaca selengkpanya disini

Jadi, apakah menangis bisa membatalkan puasa, mari simak mitos dan fakta yang perlu diketahui dalam artikel ini

Apakah Menangis Membatalkan Puasa?

[caption id="attachment_2652" align="alignnone" width="443"]Menangis bisa membatalkan puasa BAZNAS Kota Sukabumi[/caption]

Dilansir dari laman NU Online, menangis tidak membatalkan puasa sebab bukan termasuk dari memasukkan sesuatu sampai rongga bagian dalam tubuh (jauf). Dari suatu hadits riwayat Muslim diketahui bahwa Abu Bakar As Shiddiq sering menangis ketika sholat atau membaca Alquran. Walaupun  tidak dijelaskan secara detail menangis dapat membuat puasa batal atau tidak, tetapi bukan hal yang mustahil jika beliau pernah menangis saat puasa.

Ketika seseorang menangis, tidak terdapat sesuatu yang masuk ke dalam mata menuju arah tenggorokan. Hal ini ditegaskan dalam kitab Rawdah at Thalibin berikut:

Artinya: "Cabang permasalahan. Tidak dipermasalahkan bagi orang yang berpuasa untuk bercelak, baik ditemukan dalam tenggorokannya dari celak tersebut suatu rasa atau tidak. Sebab mata tidak termasuk jauf (bagian dalam) dan tidak ada jalan dari mata menuju tenggorokan" (Syekh Abu Zakaria Yahya bin Syaraf an-Nawawi, Rawdah at-Thalibin, Juz 3, Hal. 222).

Tetapi, jika air mata dari tangisan seseorang tercampur dengan air liur dan kemudian tertelan ke dalam tenggorokan, hal tersebut dapat membatalkan puasa karena terjadinya penelanan air mata.

Hal tersebut karena menangis tidak termasuk dalam salah satu dari hal-hal yang dapat membatalkan puasa. Meski demikian, umat muslim tidak dianjurkan untuk menangis. Ibadah puasa hendaknya dijalankan dengan penuh suka cita, fokus memperbanyak ibadah, dan mengharapkan rida dari Allah Swt.

Sementara itu, ada banyak ulama yang mengatakan bahwa menangis tidak membuat puasa batal kecuali mereka menelan air mata yang jatuh dengan sengaja. Seperti yang disampaikan oleh Husein Ja'far Al Hadar pada suatu konten di Youtube.

“Tidak, nangis nggak membatalkan puasa yang membatalkan puasa itu masuknya makanan dan minuman ke dalam lubang di tubuh kita. Kalau ini kan bukan lobang dan malah keluar air mata. Mungkin orang tua zaman dulu mendidik biar ga cengeng jadi bilangnya jangan nangis nanti batal tapi ga kreatif masa sampai bohong untuk ngajarin anak-anak.”

Jadi, kesimpulan yang dapat ditarik adalah bahwa pandangan umum yang menyatakan bahwa menangis bisa membatalkan puasa adalah keliru. Secara faktual, menangis tidak akan mengakibatkan pembatalan puasa kecuali jika air mata tersebut sengaja ditelan. Semoga penjelasan ini dapat memberikan jawaban terkait apakah menangis membatalkan puasa

Dalil dan Penjelasan Ulama

Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu dikenal sering menangis ketika shalat dan membaca Al-Qur’an. Tidak ada keterangan bahwa tangisan beliau membatalkan ibadah puasanya. Hal ini menunjukkan bahwa menangis bukan perkara yang membatalkan puasa.

Imam An-Nawawi dalam kitab Rawdah at-Thalibin menjelaskan:

“Tidak dipermasalahkan bagi orang yang berpuasa untuk bercelak, baik terasa di tenggorokan atau tidak. Sebab mata bukan termasuk jauf dan tidak ada jalan dari mata menuju tenggorokan.”
(Rawdah at-Thalibin, Juz 3, Hal. 222)

Dari penjelasan ini, dapat dipahami bahwa air mata yang keluar dari mata tidak membatalkan puasa, karena mata bukan jalan masuk menuju rongga dalam tubuh.

Kapan Menangis Bisa Membatalkan Puasa?

Walaupun menangis tidak membatalkan puasa, ada satu kondisi yang perlu diperhatikan. Jika air mata bercampur dengan air liur lalu sengaja ditelan, maka hal tersebut bisa membatalkan puasa karena ada cairan yang masuk ke tenggorokan dengan kesengajaan.

Namun, hal ini jarang terjadi dan tidak termasuk kondisi umum ketika seseorang menangis secara spontan karena sedih, terharu, atau takut kepada Allah SWT.

Mitos Menangis Saat Puasa

Masih banyak orang yang percaya bahwa menangis saat puasa bisa membatalkan puasa. Mitos ini kemungkinan berasal dari cara orang tua mendidik anak agar lebih kuat dan tidak cengeng.

Pendakwah Husein Ja’far Al-Hadar pernah menjelaskan bahwa menangis tidak membatalkan puasa kecuali jika disertai dengan menelan air mata secara sengaja. Pernyataan ini memperkuat pandangan mayoritas ulama.

Etika Menjaga Emosi Saat Puasa

Meskipun tidak membatalkan puasa, umat Islam tetap dianjurkan untuk menjaga emosi. Puasa adalah sarana melatih kesabaran dan ketenangan jiwa. Menangis karena takut kepada Allah, tersentuh ayat Al-Qur’an, atau penyesalan atas dosa justru bernilai ibadah.

Namun, menangis berlebihan karena emosi negatif sebaiknya dihindari agar puasa dijalani dengan hati lapang dan penuh harapan akan ridha Allah SWT.

Kesimpulan

Jawaban atas pertanyaan apakah menangis membatalkan puasa adalah tidak. Menangis tidak membatalkan puasa selama tidak ada air mata yang sengaja ditelan. Pandangan yang menyebutkan bahwa menangis bisa membatalkan puasa adalah keliru dan tidak memiliki dasar fiqih yang kuat.

Dengan memahami hal ini, umat Islam tidak perlu ragu atau khawatir jika menangis saat berpuasa, terutama karena dorongan iman atau perasaan yang tidak disengaja. Semoga penjelasan ini meluruskan pemahaman dan menambah ketenangan dalam menjalankan ibadah puasa

Mari menyalurkan sedekah atau zakat melalui BAZNAS Kota Sukabumi:

BSI 4964964969 A/N Baznas Kota Sukabumi
No. Pelayanan: 085721333351

[caption id="attachment_2552" align="alignnone" width="477"]rekening baznas baznas kota sukabumi[/caption]

Bersedekah atau menunaikan zakat tidak hanya membantu sesama, tetapi juga menambah pahala dan keberkahan bagi diri sendiri. Sebagaimana firman Allah SWT:
"Perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap bulir seratus biji." (QS. Al-Baqarah: 261).

Untuk referensi bacaan singkat lainnya kunjungi artikel BAZNAS Kota Sukabumi yang mengulas tema Ketika Tubuh Berbicara: Pentingnya Menjaga Kesehatan sebagai Amanah dalam Islam

15/01/2026 | Kontributor: Baznas Kota Sukabumi
Mimpi Basah Saat Puasa: Fakta Penting, Mitos, dan Penjelasan Ilmiah Lengkap

Mimpi Basah Saat Puasa sering menimbulkan pertanyaan. Simak fakta, mitos, hukum Islam, dan penjelasan ilmiah lengkap agar tidak salah paham saat berpuasa.

Mimpi Basah Saat Puasa: Fakta Penting, Mitos, dan Penjelasan Ilmiah Lengkap

[caption id="attachment_2650" align="alignnone" width="438"]Apa Itu Mimpi Basah BAZNAS Kota Sukabumi[/caption]

Mimpi basah merupakan salah satu peristiwa ilmiah yang terjadi pada setiap laki-laki sebagai tanda kedewasaan. Biasanya mimpi basah terjadi ketika kantung sperma telah penuh dan akhirnya keluar saat sedang tidur karena sudah tidak bisa menampung lagi. Dalam islam, ketika ada seorang laki-laki mengalami mimpi basah maka dia diwajibkan untuk melaksanakan mandi wajib karena ketika mengalami mimpi basah dia dalam keadaan junub (mengeluarkan air mani) menjadikan dia tidak dalam keadaan suci.

Namun terkadang timbul pertanyaan, ketika seorang laki-laki mengalami mimpi basah saat berpuasa apakah puasanya batal? Karena keluarnya air mani merupakan salah satu hal yang dapat membatalkan puasa. Di artikel ini, akan dibahas semua hal terkait mimpi basah saat puasa: mitos, fakta, dan penjelasan ilmiah.

Mitos Mimpi Basah

[caption id="attachment_2616" align="alignnone" width="258"]Mitos Mimpi Basah BAZNAS Kota Sukabumi[/caption]

Hal pertama yang akan dibahas terkait mimpi basah adalah mitosnya. Ada beberapa mitos yang muncul ketika berbicara tentang mimpi basah, dan tentu saja mitos-mitos dibawah ini tidak benar adanya karena tidak terbukti secara ilmiah. Beberapa mitos tersebut antara lain:1.Dapat mengurangi produksi spermaMuncul suatu keyakinan pada orang-orang bahwa ketika seorang pria terlalu sering mengalami mimpi basah, maka sperma yang dihasilkan akan semakin berkurang. Ini merupakan anggapan yang salah besar karena mimpi basah merupakan cara testikel untuk mengeluarkan sperma lama, dan menggantinya dengan sperma baru yang lebih sehat. 2. Dapat mengurangi sistem imunAda beberapa orang yang meyakini bahwa mimpi basah dapat membuat sistem imun seseorang menurun sehingga lebih rentan terkena penyakit seperti flu, ataupun penyakit lainnya. Padahal hal ini hanyalah mitos yang tidak pernah terbukti secara ilmiah kebenarannya.3. Membatalkan puasaMitos terakhir yang muncul dari mimpi basah adalah mimpi basah dapat membatalkan puasa. Banyak orang beranggapan seperti itu karena ketika mengalami mimpi basah, seorang pria akan mengeluarkan sperma dari kelamin nya dan keluarnya sperma atau air mani merupakan salah satu hal yang membatalkan puasa. Padahal, ketika seorang pria mengalami mimpi basah saat puasa, puasa yang dilakukannya tetap sah dan dia dapat melanjutkan puasanya karena keluarnya sperma disebabkan mimpi basah merupakan hal yang tidak disengaja, bukan hal yang disengaja sehingga puasa yang dilakukannya tetap sah.Fakta Mimpi BasahSetalah mengetahui mitos mimpi basah, kita juga harus mengetahui apa saja fakta tentang mimpi basah. Karena ternyata, ada beberapa fakta menarik yang perlu dan penting untuk kita ketahui tentang mimpi basah:

1. Mimpi basah tidak selalu terjadi karena mimpi erotis

Menurut penelitian, hanya sebagian kecil atau sekitar empat persen saja mimpi basah yang terjadi karena mimpi erotis. Beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan terjadinya mimpi basah selain karena mimpi erotis antara lain karena alat kelamin yang tidak sengaja bergesekan dengan seprai, selimut, atau guling saat tidur sehingga alat kelamin pun terangsang dan menyebabkan keluarnya sperma dari alat kelamin.

2. Mimpi basah bukan tanda penyakit

Terjadinya mimpi basah bukanlah sebuah kelainan atau tanda penyakit, tapi mimpi basah merupakan kondisi normal yang dialami oleh seseorang dan bisa jadi merupakan tanda fungsi seksual yang masih sehat.

3. Tidak membatalkan puasa

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, mimpi basah saat puasa merupakan hal yang tidak membatalkan puasa. Karena mimpi basah merupakan suatu hal yang tidak disengaja sehingga ketika seorang pria mengalami mimpi basah, dia dapat tetap melanjutkan puasanya sampai akhir. Namun, seperti hukum yang berlaku dalam islam, seseorang yang mengalami mimpi basah tetap diwajibkan untuk melakukan mandi wajib untuk mensucikan tubuh mereka walaupun ketika sedang berpuasa sehingga mereka bisa tetap menjalankan ibadah-ibadah lainnya seperti sholat, membaca al-quran, dsb.Dilansir dari islam.nu.or.id, Al-Khatib As-Syirbini dalam kitab Mughnil Muhtaj menjelaskan, yang artinya:“Dan wajib (menahan diri) dari onani, jika orang puasa melakukannya maka batal puasanya. Hal yang sama jika mani keluar akibat menyentuh, mencium, dan tidur bersamaan (dengan adanya sentuhan). Adapun hanya sebatas berpikir atau melihat dengan gairah maka (hukumnya) serupa dengan mimpi basah, (yaitu tidak membatalkan puasa).”(Al-Khatib As-Syirbini, Mughnil Muhtaj, , jilid I, halaman 630).

Penjelasan Ilmiah

Mimpi basah merupakan salah satu peristiwa alamiah yang terjadi kepada setiap orang, sehingga ada penjelasan ilmiah dibalik terjadinya mimpi basah. Jadi, mimpi basah terjadi ketika tubuh memproduksi lebih banyak hormon testosteron (hormon yang memproduksi cairan sperma) dan ketika tubuh terlalu banyak memproduksi dan menampung sperma maka tubuh perlu untuk mengeluarkan nya sehingga terjadilah mimpi basah sebagai salah satu bentuk tubuh untuk mengeluarkan sperma tersebut.Dengan dikeluarkannya sperma yang lama tersebut, maka tubuh akan memproduksi sperma baru yang lebih sehat sebagai pengganti sperma lama yang sudah dikeluarkan.Frekuensi mimpi basah pada masing-masing individu berbeda satu sama lain tergantung pada hormon testosteron yang dimiliki masing-masing individu. Selain itu, frekuensi terjadinya mimpi basah juga bergantung pada usia. Biasanya, pria dengan usia produktif dari rentang usia remaja sampai usia 30-an lebih sering mengalami mimpi basah daripada pria berusia lanjut. Frekuensi terjadinya mimpi basah pada kebanyakan pria tidak bisa ditentukan waktu pastinya, tapi kebanyakan mimpi basah terjadi satu kali setiap 3-5 minggu, mirip dengan siklus menstruasi pada wanita.Sebagai salah satu hal alamiah dan nikmat yang diberikan oleh Allah SWT kepada hambanya, maka terjadinya mimpi basah merupakan hal yang wajar dan perlu disyukuri oleh setiap manusia karena dibalik hal tersebut, tersimpan fakta dan manfaat bagi setiap hamba yang mengalami nya. Semoga dengan adanya artikel ini dapat menjawab semua hal tentang mimpi basah saat puasa: mitos, fakta, dan penjelasan ilmiah. Dan bagi kalian yang mengalami mimpi basah, jangan lupa untuk melaksanakan mandi wajib agar ibadah yang kalian lakukan sah dan tetap dihitung sebagai amal ibadah. Wallahu alam.

Untuk referensi bacaan singkat lainnya kunjungi artikel BAZNAS Kota Sukabumi yang mengulas tema Menghidupkan Kembali Empati: Tantangan Akhlak di Era Modern dalam Pandangan Islam

Mari menyalurkan sedekah atau zakat melalui BAZNAS Kota Sukabumi:

BSI 4964964969 A/N Baznas Kota Sukabumi
No. Pelayanan: 085721333351

[caption id="attachment_2552" align="alignnone" width="477"]rekening baznas baznas kota sukabumi[/caption]

Bersedekah atau menunaikan zakat tidak hanya membantu sesama, tetapi juga menambah pahala dan keberkahan bagi diri sendiri. Sebagaimana firman Allah SWT:
"Perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap bulir seratus biji." (QS. Al-Baqarah: 261).

15/01/2026 | Kontributor: Baznas Kota Sukabumi

Artikel Terbaru

Dari Mustahik Jadi Muzakki: BAZNAS Bantu Umat Naik Kelas!
Dari Mustahik Jadi Muzakki: BAZNAS Bantu Umat Naik Kelas!
Zakat, infaq, dan sedekah merupakan pilar penting dalam ajaran Islam yang tidak hanya berfungsi sebagai ibadah, tetapi juga sebagai instrumen sosial untuk mengurangi kesenjangan ekonomi. Di Kota Sukabumi, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) berperan aktif dalam mengelola dana umat untuk membantu mustahik—penerima zakat—agar dapat meningkatkan taraf hidup mereka dan, pada akhirnya, menjadi muzakki—pemberi zakat. Transformasi dari mustahik menjadi muzakki ini adalah tujuan mulia yang ingin dicapai, menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dan mandiri. Program Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Salah satu program unggulan BAZNAS Kota Sukabumi adalah renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Pada tahun 2023, BAZNAS berhasil merenovasi 10 unit rumah di lima kecamatan. Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan BAZNAS Provinsi Jawa Barat dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, dengan total bantuan sebesar Rp25 juta per unit rumah. Menariknya, dana tersebut tidak diberikan dalam bentuk tunai, melainkan langsung diwujudkan dalam bentuk pembangunan oleh tim khusus, memastikan rumah yang dibangun layak huni dan sesuai standar. Pada tahun 2023, BAZNAS Kota Sukabumi mengelola dana zakat mal, zakat fitrah, dan infaq dengan total mencapai Rp6.656.646.750. Meskipun terjadi penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, BAZNAS tetap optimis dan terus berupaya meningkatkan pengumpulan dana melalui berbagai program dan sosialisasi. Dana yang terkumpul disalurkan kepada 41.718 mustahik, sesuai dengan ketentuan pembagian zakat kepada asnaf, undang-undang, dan peraturan BAZNAS. Distro Mustahik: Pakaian Gratis untuk Warga Kurang Mampu Inovasi lain yang patut diapresiasi adalah pendirian Distro Mustahik oleh BAZNAS Kota Sukabumi. Gerai ini menyediakan pakaian bekas layak pakai secara gratis bagi warga kurang mampu. Pakaian yang disumbangkan oleh masyarakat dikemas ulang sehingga tampak seperti baru, menjaga martabat penerima saat mengenakannya. Program ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sandang mustahik, tetapi juga mendorong partisipasi masyarakat dalam berbagi. Pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Lingkungan Perumahan Untuk memaksimalkan penyerapan zakat dan infaq, BAZNAS Kota Sukabumi membentuk 42 Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan perumahan. Langkah ini bertujuan agar pengelolaan infaq dan sedekah lebih terkelola dengan baik dan merata. Dengan adanya UPZ, diharapkan dana yang terkumpul dapat disalurkan secara lebih efektif kepada mereka yang membutuhkan, menciptakan pemerataan dan kepedulian antarwarga. Program Bantuan Modal Usaha untuk Mustahik Salah satu inisiatif terbaru dari BAZNAS adalah program bantuan modal usaha bagi para mustahik. Program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi penerima zakat agar dapat memulai usaha kecil-kecilan dan meningkatkan taraf hidup mereka. Bantuan ini mencakup modal usaha, pelatihan keterampilan, serta pendampingan bisnis. Dengan adanya program ini, banyak mustahik yang kini mampu menjalankan usaha sendiri dan bahkan menjadi muzakki. Program Beasiswa Pendidikan bagi Anak Mustahik Pendidikan adalah kunci utama untuk keluar dari garis kemiskinan. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Sukabumi juga memiliki program beasiswa pendidikan bagi anak-anak mustahik. Program ini mencakup bantuan biaya sekolah, perlengkapan belajar, hingga dukungan biaya hidup bagi siswa yang berprestasi namun kurang mampu secara ekonomi. Dengan adanya program ini, anak-anak dari keluarga mustahik memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik dan masa depan yang lebih cerah. Pelatihan Keterampilan dan Wirausaha untuk Mustahik BAZNAS juga mengadakan berbagai pelatihan keterampilan dan wirausaha bagi mustahik. Pelatihan ini mencakup berbagai bidang seperti pertanian, perikanan, menjahit, kuliner, dan digital marketing. Dengan keterampilan yang diberikan, mustahik dapat mengembangkan usaha mereka sendiri dan tidak lagi bergantung pada bantuan zakat. Bantuan Kesehatan Gratis untuk Mustahik Kesehatan yang baik adalah faktor utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, BAZNAS juga memberikan layanan kesehatan gratis bagi mustahik yang mencakup pemeriksaan kesehatan, obat-obatan, dan layanan konsultasi medis. Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa para penerima zakat tetap sehat dan produktif dalam menjalani kehidupan mereka. BAZNAS Kota Sukabumi telah menunjukkan komitmen kuat dalam memberdayakan mustahik melalui berbagai program inovatif. Transformasi dari mustahik menjadi muzakki bukanlah hal yang mustahil jika didukung oleh program yang tepat dan partisipasi aktif masyarakat. Dengan menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah melalui BAZNAS, kita tidak hanya membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, tetapi juga berperan dalam menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dan mandiri. Ayo, salurkan zakat, infaq, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Sukabumi! Bersama kita bantu umat naik kelas!
ARTIKEL24/03/2025 | Duta Zakat
Kenapa Harus Zakat ke BAZNAS? Ini Bukti Penyalurannya Jelas dan Tepat Sasaran!
Kenapa Harus Zakat ke BAZNAS? Ini Bukti Penyalurannya Jelas dan Tepat Sasaran!
Zakat merupakan salah satu pilar Islam yang berperan penting dalam membangun kesejahteraan umat. Dengan menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah, kita tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga membantu mereka yang membutuhkan. Namun, pertanyaan yang sering muncul adalah: di mana sebaiknya kita menyalurkan zakat? Salah satu lembaga yang paling terpercaya adalah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Kenapa harus zakat ke BAZNAS? Jawabannya sederhana: penyalurannya jelas, amanah, dan tepat sasaran. BAZNAS Kota Sukabumi memiliki berbagai program unggulan yang memastikan bahwa dana zakat yang dihimpun benar-benar sampai kepada yang berhak. Berikut adalah bukti nyata bahwa zakat yang disalurkan ke BAZNAS benar-benar memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Pembahasan Utama 1. Transparansi dan Akuntabilitas Dana Zakat BAZNAS Kota Sukabumi selalu berkomitmen untuk mengelola zakat dengan transparan dan profesional. Setiap dana yang masuk dicatat dan dikelola sesuai syariat Islam serta ketentuan hukum yang berlaku. Laporan keuangan BAZNAS dipublikasikan secara berkala, memastikan bahwa setiap rupiah yang disalurkan memiliki tujuan yang jelas. Fakta & Data: Pada tahun 2023, BAZNAS Kota Sukabumi berhasil menghimpun dan menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah dengan total lebih dari Rp6,65 miliar kepada 41.718 mustahik. Setiap transaksi tercatat dan diaudit secara berkala untuk menjamin transparansi. 2. Program Bantuan Tepat Sasaran Dana yang terkumpul di BAZNAS tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan tunai, tetapi juga melalui berbagai program pemberdayaan yang membantu mustahik keluar dari garis kemiskinan dan menjadi muzakki. a) Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Banyak masyarakat prasejahtera yang tinggal di rumah tidak layak huni. BAZNAS Kota Sukabumi telah merenovasi 10 unit rumah di lima kecamatan dengan bantuan sebesar Rp25 juta per unit. Program ini memastikan bahwa mustahik memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan aman. b) Beasiswa Pendidikan untuk Anak Mustahik Pendidikan adalah kunci utama untuk meningkatkan taraf hidup seseorang. BAZNAS Kota Sukabumi memberikan beasiswa bagi anak-anak mustahik agar mereka bisa mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas. c) Bantuan Modal Usaha bagi Mustahik BAZNAS juga menjalankan program bantuan modal usaha untuk mustahik yang ingin memulai atau mengembangkan usaha kecil. Selain dana, mereka juga diberikan pelatihan dan pendampingan usaha agar dapat mandiri secara ekonomi. d) Distro Mustahik: Sandang Gratis untuk Warga Kurang Mampu BAZNAS Kota Sukabumi menyediakan pakaian layak pakai secara gratis bagi masyarakat yang membutuhkan melalui Distro Mustahik. Pakaian yang dikumpulkan dari donatur dicuci, dikemas ulang, dan diberikan dengan tetap menjaga martabat penerima. e) Layanan Kesehatan Gratis Kesehatan yang baik sangat penting bagi kesejahteraan mustahik. Oleh karena itu, BAZNAS menyediakan layanan kesehatan gratis, termasuk pemeriksaan, pengobatan, dan konsultasi medis bagi warga kurang mampu. 3. Keutamaan Menyalurkan Zakat ke Lembaga Resmi Meskipun banyak cara untuk menyalurkan zakat, memilih lembaga resmi seperti BAZNAS memberikan banyak keuntungan, antara lain: Legalitas Terjamin: BAZNAS beroperasi berdasarkan Undang-Undang dan fatwa MUI. Distribusi Merata: Dana zakat disalurkan sesuai dengan 8 asnaf yang berhak menerimanya. Efisiensi Penyaluran: Program-program BAZNAS dirancang agar zakat tidak hanya habis dikonsumsi, tetapi juga memberdayakan penerima untuk mandiri. BAZNAS Kota Sukabumi telah membuktikan bahwa zakat yang dihimpun benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Dari program pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi, semua dana yang disalurkan memiliki dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan umat. Jangan ragu untuk menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah Anda ke BAZNAS Kota Sukabumi! Bersama kita wujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dan mandiri.
ARTIKEL24/03/2025 | Duta Zakat
BAZNAS Bukan Sekadar Tempat Bayar Zakat, Ini 5 Programnya yang Bantu Umat Bangkit!
BAZNAS Bukan Sekadar Tempat Bayar Zakat, Ini 5 Programnya yang Bantu Umat Bangkit!
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bukan hanya sekadar tempat untuk membayar zakat. Sebagai lembaga yang berwenang dalam mengelola zakat, BAZNAS memiliki berbagai program yang dirancang untuk membantu umat bangkit dari keterpurukan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan, dan menciptakan kemandirian. Dengan dana zakat, infaq, dan sedekah yang dihimpun, BAZNAS Kota Sukabumi menjalankan berbagai program yang berdampak nyata bagi masyarakat. Artikel ini akan mengulas lima program utama BAZNAS yang telah membantu ribuan mustahik (penerima zakat) berubah menjadi muzakki (pemberi zakat) dan menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi mereka. 5 Program BAZNAS yang Membantu Umat Bangkit 1. Program Rumah Sejahtera (Renovasi Rumah Tidak Layak Huni - Rutilahu) Rumah adalah kebutuhan dasar setiap manusia. Sayangnya, masih banyak warga yang tinggal di rumah tidak layak huni. Untuk mengatasi masalah ini, BAZNAS Kota Sukabumi menjalankan program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Fakta & Data: Pada tahun 2023, BAZNAS Kota Sukabumi telah merenovasi 10 unit rumah di lima kecamatan. Setiap rumah mendapat bantuan renovasi senilai Rp25 juta. Program ini memastikan bahwa mustahik memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman. 2. Beasiswa Cerdas BAZNAS: Membantu Pendidikan Anak Mustahik Pendidikan adalah kunci utama untuk keluar dari garis kemiskinan. Oleh karena itu, BAZNAS memiliki program beasiswa yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Fakta & Data: Beasiswa diberikan kepada anak-anak mustahik yang berprestasi tetapi mengalami kesulitan ekonomi. Bantuan meliputi biaya sekolah, seragam, alat tulis, dan kebutuhan pendidikan lainnya. Tujuannya adalah memastikan generasi muda memiliki akses pendidikan yang lebih baik agar bisa mendapatkan pekerjaan yang layak di masa depan. 3. Bantuan Modal Usaha Mustahik BAZNAS Kota Sukabumi tidak hanya memberikan bantuan konsumtif tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi melalui program bantuan modal usaha. Fakta & Data: Program ini menyasar mustahik yang memiliki keterampilan atau usaha kecil tetapi kekurangan modal. Selain bantuan dana, penerima juga mendapatkan pelatihan dan pendampingan usaha. Banyak mustahik yang telah berhasil mengembangkan usaha mereka dan bahkan berubah menjadi muzakki. 4. Distro Mustahik: Pakaian Layak Pakai untuk Warga Kurang Mampu Distro Mustahik adalah inisiatif BAZNAS untuk memberikan pakaian layak pakai secara gratis bagi masyarakat yang membutuhkan. Fakta & Data: Pakaian yang diberikan berasal dari donatur dan dikemas ulang agar tetap terjaga kualitasnya. Program ini bertujuan untuk menjaga martabat mustahik dengan memberikan pakaian yang layak dan berkualitas. Distro Mustahik telah membantu ratusan warga mendapatkan pakaian secara gratis. 5. Layanan Kesehatan Gratis bagi Mustahik Kesehatan adalah faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, BAZNAS Kota Sukabumi juga memiliki program layanan kesehatan gratis bagi mustahik. Fakta & Data: Layanan ini mencakup pemeriksaan kesehatan, pengobatan, dan konsultasi medis. BAZNAS bekerja sama dengan tenaga medis dan klinik untuk memberikan pelayanan kesehatan berkualitas. Program ini telah membantu ribuan warga mendapatkan akses kesehatan yang lebih baik. BAZNAS Kota Sukabumi bukan hanya tempat membayar zakat, tetapi juga lembaga yang aktif dalam meningkatkan kesejahteraan umat melalui berbagai program pemberdayaan. Dari renovasi rumah, pendidikan, modal usaha, hingga layanan kesehatan, semua program ini bertujuan untuk membantu mustahik bangkit dan mencapai kemandirian ekonomi. Ayo, salurkan zakat, infaq, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Sukabumi! Bersama kita wujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dan mandiri.
ARTIKEL24/03/2025 | Duta Zakat
Arus Mudik Lebaran 2025 Bakal Padat? Ini Prediksi Jalur Macet dan Alternatifnya!
Arus Mudik Lebaran 2025 Bakal Padat? Ini Prediksi Jalur Macet dan Alternatifnya!
Lebaran selalu menjadi momen spesial bagi masyarakat Indonesia, terutama bagi mereka yang ingin mudik ke kampung halaman. Tahun 2025 diprediksi akan mengalami lonjakan pemudik yang lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya, mengingat pelonggaran kebijakan perjalanan serta peningkatan jumlah pemudik yang menggunakan jalur darat, laut, dan udara. Pertanyaannya, jalur mana yang akan mengalami kepadatan arus mudik paling tinggi? Apa saja alternatif yang bisa dipilih agar perjalanan lebih lancar? Berikut prediksi jalur macet serta rute alternatifnya! Prediksi Jalur Macet Saat Arus Mudik Lebaran 2025 Berdasarkan tren tahun-tahun sebelumnya serta data dari Kementerian Perhubungan, beberapa titik kemacetan utama yang harus diwaspadai selama arus mudik Lebaran 2025 meliputi: 1. Tol Trans Jawa Titik rawan macet: Gerbang Tol Cikampek Utama, Tol Cipali, Tol Semarang-Batang Penyebab: Lonjakan volume kendaraan dari Jabodetabek menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur. Alternatif: Pemudik bisa mempertimbangkan Jalur Pantura atau Jalur Selatan untuk menghindari kepadatan di Tol Trans Jawa. 2. Jalur Pantura (Pantai Utara Jawa) Titik rawan macet: Cikampek, Brebes, Tegal, Pekalongan, Semarang Penyebab: Banyaknya kendaraan pribadi dan bus antar-kota. Alternatif: Pemudik bisa menggunakan Jalur Tengah via Purwokerto atau Jalur Selatan via Bandung dan Tasikmalaya. 3. Pelabuhan Merak – Bakauheni Titik rawan macet: Gerbang masuk Pelabuhan Merak dan dermaga penyeberangan Bakauheni Penyebab: Lonjakan pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi dan bus. Alternatif: Pemudik bisa memilih jadwal keberangkatan dini hari atau malam hari untuk menghindari antrean panjang. 4. Jalur Selatan Jawa Titik rawan macet: Nagreg, Limbangan, Malangbong, dan jalur menuju Garut Penyebab: Jalan yang sempit serta meningkatnya volume kendaraan. Alternatif: Pemudik bisa memilih perjalanan di luar jam sibuk (pagi buta atau tengah malam) untuk menghindari kemacetan. 5. Bandara Soekarno-Hatta dan Stasiun Kereta Api Titik rawan macet: Akses menuju Bandara Soetta dan Stasiun Gambir/Pasar Senen Penyebab: Lonjakan penumpang pesawat dan kereta api menjelang puncak arus mudik. Alternatif: Disarankan tiba lebih awal di stasiun/bandara untuk menghindari keterlambatan akibat kepadatan lalu lintas. Strategi Menghadapi Arus Mudik Lebaran 2025 Untuk menghindari stres akibat kemacetan saat arus mudik, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan: Gunakan Aplikasi Navigasi – Manfaatkan Google Maps atau Waze untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time. Berangkat Lebih Awal atau di Luar Jam Sibuk – Hindari puncak arus mudik yang biasanya terjadi H-3 hingga H-1 Lebaran. Manfaatkan Ganjil-Genap – Jika menggunakan kendaraan pribadi, pastikan nomor plat kendaraan sesuai dengan kebijakan ganjil-genap arus mudik 2025. Pilih Moda Transportasi yang Tepat – Jika memungkinkan, gunakan kereta api atau pesawat untuk menghindari kemacetan di jalan raya. Pastikan Kendaraan dalam Kondisi Prima – Periksa mesin, ban, rem, dan bahan bakar sebelum berangkat agar perjalanan lebih aman dan nyaman. Sebelum mudik, jangan lupa untuk menunaikan zakat fitrah sebagai bentuk kewajiban sebelum Hari Raya Idul Fitri. BAZNAS Kota Sukabumi siap membantu Anda dalam menyalurkan zakat dengan aman, transparan, dan tepat sasaran. ? Zakat Anda akan disalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan ? Mudah, cepat, dan bisa dilakukan secara online! ? Bantu sesama sambil mempersiapkan mudik dengan tenang ???? Segera salurkan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Sukabumi ???? Kunjungi website BAZNAS Kota Sukabumi untuk informasi lebih lanjut! Dengan berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah, kita bisa membantu sesama yang membutuhkan dan menjadikan perjalanan mudik semakin berkah. Semoga perjalanan Anda lancar dan selamat sampai tujuan! ?????
ARTIKEL24/03/2025 | Duta Zakat
Bukan Pencitraan! Duta Zakat BAZNAS Kota Sukabumi Buktikan Kebaikan Itu Menular
Bukan Pencitraan! Duta Zakat BAZNAS Kota Sukabumi Buktikan Kebaikan Itu Menular
Zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga jalan kebaikan yang mampu mengubah hidup banyak orang. Di Kota Sukabumi, program Duta Zakat yang digagas oleh BAZNAS membuktikan bahwa kebaikan benar-benar bisa menular. Dengan aksi nyata dan kerja keras, para Duta Zakat berhasil menggerakkan hati masyarakat untuk lebih peduli terhadap sesama. Apakah program ini hanya sekadar pencitraan? Tentu tidak! Berikut fakta-fakta yang membuktikan bahwa program ini membawa dampak luar biasa. Program Duta Zakat yang dikelola oleh BAZNAS Kota Sukabumi bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya zakat, infak, dan sedekah. Para Duta Zakat terdiri dari individu yang aktif dalam kegiatan sosial dan memiliki semangat tinggi dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan. Mereka menjalankan tugasnya dengan berbagai cara, mulai dari sosialisasi langsung di komunitas hingga memanfaatkan media digital untuk menyebarkan informasi tentang zakat. Produktivitas Duta Zakat Selama Ramadhan Sejak awal bulan puasa, para Duta Zakat telah aktif dalam berbagai kegiatan BAZNAS Kota Sukabumi. Mereka terlibat dalam program-program Ramadhan yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, seperti: Distribusi Paket Zakat Fitrah: Membantu penyaluran zakat fitrah kepada kaum dhuafa dan fakir miskin agar mereka bisa merasakan kebahagiaan Idul Fitri. Sosialisasi Zakat Ramadhan: Mengedukasi masyarakat melalui ceramah, media sosial, dan diskusi publik tentang pentingnya membayar zakat di bulan suci. Buka Puasa Bersama Mustahik: Mengadakan kegiatan berbagi makanan berbuka bagi mereka yang membutuhkan. Kolaborasi dengan Masjid dan Komunitas: Mengajak berbagai elemen masyarakat untuk turut serta dalam gerakan zakat dan infak. Fakta dan Bukti Nyata Keberhasilan Duta Zakat Peningkatan Kesadaran Masyarakat Melalui kampanye edukatif dan kegiatan sosial, BAZNAS Kota Sukabumi berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menyalurkan zakat melalui lembaga resmi. Duta Zakat aktif mengadakan seminar, diskusi publik, dan pelatihan bagi masyarakat agar lebih memahami manfaat zakat. Penyaluran Zakat yang Transparan dan Tepat Sasaran Dengan adanya Duta Zakat, distribusi dana zakat lebih terorganisir dan tepat sasaran, membantu mustahik yang benar-benar membutuhkan. Data penerima zakat diperbarui secara berkala untuk memastikan bantuan diterima oleh mereka yang paling membutuhkan, seperti fakir miskin, anak yatim, dan kaum dhuafa. Kolaborasi dengan Berbagai Pihak Program ini menggandeng komunitas, pelaku usaha, hingga tokoh masyarakat untuk memperluas jangkauan dan dampak dari zakat. Misalnya, kerja sama dengan pelaku UMKM untuk memberikan bantuan modal kepada usaha kecil serta kolaborasi dengan lembaga pendidikan untuk memberikan beasiswa kepada siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Meningkatkan Jumlah Muzakki Berkat sosialisasi dan pendekatan yang dilakukan Duta Zakat, jumlah muzakki yang menyalurkan zakat melalui BAZNAS Kota Sukabumi mengalami peningkatan signifikan setiap tahunnya. Mereka juga memberikan edukasi tentang manfaat zakat bagi muzakki, baik dari segi spiritual maupun ekonomi. Dampak Langsung kepada Mustahik Banyak mustahik yang terbantu melalui berbagai program BAZNAS, seperti beasiswa pendidikan, bantuan modal usaha, dan santunan bagi kaum dhuafa. Beberapa kisah sukses dari mustahik yang kini telah mandiri juga menjadi bukti bahwa zakat benar-benar dapat mengangkat derajat kehidupan seseorang. Program Unggulan yang Dijalankan oleh Duta Zakat Gerakan Zakat Digital: Mempermudah masyarakat dalam menyalurkan zakat melalui platform digital. Zakat untuk Pendidikan: Memberikan beasiswa dan fasilitas belajar bagi anak-anak kurang mampu. Bantuan Modal Usaha: Membantu mustahik yang ingin memulai atau mengembangkan usahanya agar bisa mandiri secara finansial. Santunan Kesehatan: Memberikan bantuan pengobatan bagi mereka yang membutuhkan. Kampanye Sosial: Mengadakan berbagai kegiatan amal seperti pembagian makanan gratis dan bantuan bagi korban bencana. Program Duta Zakat BAZNAS Kota Sukabumi bukanlah sekadar pencitraan, melainkan gerakan nyata yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Dengan meningkatnya kesadaran dan jumlah muzakki, semakin banyak mustahik yang terbantu untuk bangkit dari kesulitan. Peran Duta Zakat sangatlah penting dalam membangun kepedulian sosial dan menyalurkan dana zakat dengan tepat. Kini saatnya Anda menjadi bagian dari kebaikan ini! Mari salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Sukabumi agar lebih banyak orang yang merasakan manfaatnya. Klik tombol di bawah ini untuk berdonasi dan sebarkan kebaikan sekarang juga!
ARTIKEL24/03/2025 | Duta Zakat
Minal Aidin Wal Faizin: Apa Arti Sebenarnya? Jangan Salah Kaprah Lagi!
Minal Aidin Wal Faizin: Apa Arti Sebenarnya? Jangan Salah Kaprah Lagi!
Saat Hari Raya Idul Fitri tiba, masyarakat Indonesia sering kali mengucapkan "Minal Aidin Wal Faizin" saat bersilaturahmi. Ungkapan ini begitu melekat dalam budaya kita hingga seolah menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi Lebaran. Namun, tahukah Anda bahwa makna sebenarnya dari kalimat ini sering disalahartikan? Banyak orang yang mengira bahwa "Minal Aidin Wal Faizin" berarti "Mohon maaf lahir dan batin". Padahal, arti sesungguhnya berbeda. Artikel ini akan mengupas makna asli dari ungkapan ini, sejarah penggunaannya, serta bagaimana seharusnya kita mengucapkan salam saat Idul Fitri sesuai dengan ajaran Islam. Makna Sebenarnya dari Minal Aidin Wal Faizin Secara bahasa, "Minal Aidin Wal Faizin" berasal dari bahasa Arab, yang terdiri dari beberapa kata berikut: Min (????) → berarti "dari" Al-'Aidin (??????????????) → berarti "orang-orang yang kembali" Wal (??) → berarti "dan" Al-Faizin (??????????????) → berarti "orang-orang yang menang" Jika diterjemahkan secara harfiah, ungkapan ini bermakna "Semoga kita termasuk orang-orang yang kembali (ke fitrah) dan orang-orang yang menang (melawan hawa nafsu selama Ramadhan)." Dalam konteks Idul Fitri, makna "kembali" yang dimaksud adalah kembali ke keadaan suci (fitrah) setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa dan memperbanyak amal kebaikan. Sementara itu, "menang" merujuk pada kesuksesan seseorang dalam menahan hawa nafsu dan meraih derajat ketakwaan setelah Ramadhan berakhir. Jadi, anggapan bahwa "Minal Aidin Wal Faizin" berarti "mohon maaf lahir dan batin" adalah keliru. Sejarah Penggunaan Ungkapan Minal Aidin Wal Faizin Ungkapan ini sebenarnya tidak berasal dari ajaran Islam yang dicontohkan oleh Rasulullah ?. Di negara-negara Arab, ungkapan ini bahkan jarang digunakan saat Idul Fitri. Beberapa sumber menyebutkan bahwa frase ini berasal dari sastra Arab klasik dan sering digunakan dalam syair-syair pujian. Kebiasaan mengucapkan "Minal Aidin Wal Faizin" saat Lebaran lebih populer di wilayah Indonesia, Malaysia, dan beberapa negara di Asia Tenggara lainnya. Di dunia Islam, salam Idul Fitri yang lebih dianjurkan dan memiliki dasar dalam hadis adalah: "Taqabbalallahu minna wa minkum." (????????? ??????? ?????? ??????????) Artinya: “Semoga Allah menerima (amal ibadah) kami dan kalian.” Ucapan ini pernah diucapkan oleh para sahabat Rasulullah ? saat Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha. Dengan mengucapkannya, kita mendoakan agar Allah menerima seluruh amal ibadah yang telah kita lakukan selama bulan Ramadhan. Bagaimana Seharusnya Kita Mengucapkan Salam di Hari Raya? Meskipun "Minal Aidin Wal Faizin" bukan ungkapan yang berasal dari hadis, tidak ada larangan untuk menggunakannya selama tidak disalahartikan. Namun, agar lebih sesuai dengan sunnah, sebaiknya kita juga mengucapkan "Taqabbalallahu minna wa minkum" kepada saudara dan sahabat saat berlebaran. Jika ingin lebih lengkap, kita bisa menggabungkannya seperti ini: "Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin." (Semoga Allah menerima amal ibadah kita semua. Semoga kita termasuk orang-orang yang kembali ke fitrah dan menang melawan hawa nafsu.) Dengan begitu, kita tetap menjaga tradisi tanpa meninggalkan anjuran yang lebih sesuai dengan ajaran Rasulullah ?. Mengapa Idul Fitri Juga Menjadi Momen Berbagi? Selain sebagai hari kemenangan dan ajang silaturahmi, Idul Fitri adalah waktu yang tepat untuk berbagi dengan sesama, terutama kepada mereka yang kurang mampu. Dalam Islam, sebelum merayakan Idul Fitri, umat Muslim diwajibkan untuk menunaikan Zakat Fitrah. Zakat ini bertujuan untuk menyucikan jiwa setelah menjalankan puasa dan memberikan kebahagiaan kepada mereka yang membutuhkan. Namun, lebih dari sekadar zakat fitrah, momen Idul Fitri juga mengajarkan kita pentingnya bersedekah dan membantu sesama sepanjang tahun. Salah satu cara terbaik untuk menyalurkan bantuan adalah melalui BAZNAS Kota Sukabumi, yang memiliki berbagai program sosial untuk membantu masyarakat yang kurang mampu. Jangan Salah Kaprah Lagi! "Minal Aidin Wal Faizin" bukan berarti "Mohon maaf lahir dan batin", melainkan "Semoga kita termasuk orang-orang yang kembali ke fitrah dan orang-orang yang menang." Salam yang lebih dianjurkan dalam Islam adalah "Taqabbalallahu minna wa minkum", karena memiliki dasar dari hadis Rasulullah ?. Idul Fitri bukan hanya momen untuk saling memaafkan, tetapi juga waktu yang tepat untuk berbagi dengan sesama. Mari sempurnakan kemenangan di Hari Raya dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Sukabumi. Saatnya Berbagi! Donasikan Zakat dan Sedekah Anda Sekarang Momen Idul Fitri adalah kesempatan terbaik untuk berbagi dan membantu sesama. BAZNAS Kota Sukabumi siap menyalurkan zakat, infak, dan sedekah Anda kepada mereka yang membutuhkan. ???? Zakat Fitrah untuk membantu kaum dhuafa merayakan Lebaran dengan layak. ???? Infak dan Sedekah untuk program pemberdayaan ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan bantuan sosial lainnya. ???? Donasi Mudah dan Transparan melalui layanan digital BAZNAS Kota Sukabumi. ???? Klik tombol di bawah ini untuk berdonasi dan sebarkan kebaikan! Dengan artikel ini, diharapkan masyarakat semakin memahami arti sebenarnya dari "Minal Aidin Wal Faizin", serta lebih sadar akan pentingnya berbagi di Hari Raya. Jangan sampai kita hanya mengucapkan salam Lebaran tanpa memahami maknanya!
ARTIKEL24/03/2025 | Duta Zakat
Gaji besar bukan berarti semua milikmu! Ada hak orang lain di dalamnya, sudahkah kamu tunaikan zakat profesi?
Gaji besar bukan berarti semua milikmu! Ada hak orang lain di dalamnya, sudahkah kamu tunaikan zakat profesi?
Memiliki pekerjaan dengan gaji besar adalah impian banyak orang. Gaji yang tinggi memungkinkan seseorang untuk hidup nyaman, memenuhi kebutuhan sehari-hari, berinvestasi, dan menikmati berbagai kemewahan. Namun, sebagai seorang Muslim, kita harus menyadari bahwa dalam setiap rezeki yang kita peroleh, ada hak orang lain yang harus ditunaikan, salah satunya melalui zakat profesi. Sayangnya, masih banyak orang yang belum memahami pentingnya zakat profesi. Ada yang menganggap zakat hanya wajib untuk emas, perak, atau hasil pertanian. Padahal, dalam Islam, setiap penghasilan yang memenuhi nisab juga wajib dizakati. Lalu, apa sebenarnya zakat profesi? Berapa besaran yang harus dikeluarkan? Bagaimana cara menghitungnya? Dan yang lebih penting, sudahkah kita menunaikan zakat profesi sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan ibadah kepada Allah? Mari kita bahas lebih dalam! Profesi dengan Gaji Besar di Indonesia dan Luar Negeri Banyak profesi di Indonesia dan luar negeri yang menawarkan gaji tinggi. Berikut adalah beberapa di antaranya: Di Indonesia Eksekutif C-Level (CEO, CFO, COO) Gaji: Rp100 juta – Rp500 juta per bulan Posisi ini memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola perusahaan dan mengambil keputusan strategis. Spesialis Teknologi Informasi (CTO, CPO, Software Engineer) Gaji: Rp30 juta – Rp200 juta per bulan Dengan perkembangan dunia digital, profesi ini semakin dibutuhkan. Dokter Spesialis Gaji: Rp20 juta – Rp200 juta per bulan Dokter spesialis memiliki keahlian di bidang kesehatan tertentu yang sangat diperlukan masyarakat. Pilot dan Profesional Penerbangan Gaji: Rp30 juta – Rp100 juta per bulan Profesi ini memiliki tanggung jawab besar dalam keselamatan penerbangan. Pekerja Pertambangan dan Perminyakan Gaji: Rp20 juta – Rp150 juta per bulan Sektor ini dikenal dengan gaji tinggi karena risiko kerja yang besar. Di Luar Negeri Software Engineer di Silicon Valley, AS Gaji: USD 100.000 – USD 300.000 per tahun (sekitar Rp1,5 – Rp4,5 miliar). Dokter Spesialis di Kanada dan Jerman Gaji: USD 150.000 – USD 500.000 per tahun (sekitar Rp2,2 – Rp7,5 miliar). Ahli Keuangan dan Bankir di Swiss Gaji: USD 120.000 – USD 400.000 per tahun (sekitar Rp1,8 – Rp6 miliar). Dengan gaji sebesar itu, apakah mereka juga memiliki kewajiban zakat? Jawabannya adalah iya, selama penghasilannya mencapai nisab dan memenuhi syarat. Apa Itu Zakat Profesi? Zakat profesi adalah zakat yang dikenakan atas pendapatan atau penghasilan dari pekerjaan yang dilakukan, baik sebagai pegawai, dokter, pengusaha, maupun freelancer. Zakat ini didasarkan pada konsep bahwa penghasilan dari pekerjaan adalah bentuk rezeki yang wajib disucikan dengan zakat. Hukum Zakat Profesi Para ulama memiliki pendapat yang berbeda mengenai zakat profesi. Namun, mayoritas ulama kontemporer sepakat bahwa zakat profesi wajib dikeluarkan berdasarkan dalil berikut: ????? ????????????? ????? ??????????? ?????????????? "Dan pada harta mereka ada hak bagi orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian." (QS. Adz-Dzariyat: 19) Selain itu, dalam hadits Rasulullah ? disebutkan: "Ambillah zakat dari harta mereka, guna membersihkan dan menyucikan mereka." (HR. At-Tirmidzi dan Abu Dawud) Berdasarkan ayat dan hadits di atas, zakat bukan hanya berlaku untuk emas dan perak, tetapi juga untuk penghasilan seseorang. Bagaimana Cara Menghitung dan Menunaikan Zakat Profesi? Zakat profesi dihitung berdasarkan nisab zakat, yaitu setara dengan 85 gram emas. Jika harga emas saat ini Rp1.000.000 per gram, maka nisabnya adalah Rp85.000.000 per tahun atau sekitar Rp7.083.333 per bulan. Jika penghasilan seseorang melebihi jumlah tersebut, maka ia wajib membayar zakat profesi sebesar 2,5% dari total penghasilan bruto. Contoh Perhitungan Zakat Profesi Jika gaji bulanan Anda Rp10.000.000, maka zakat profesi yang harus dikeluarkan adalah: 2,5% x Rp10.000.000 = Rp250.000 per bulan Jika gaji bulanan Anda Rp50.000.000, maka zakatnya: 2,5% x Rp50.000.000 = Rp1.250.000 per bulan Mengapa Harus Menunaikan Zakat Profesi? Menyucikan Harta Zakat membersihkan penghasilan dari hak orang lain yang masih menempel di dalamnya. Membantu Kaum Dhuafa Zakat digunakan untuk membantu fakir miskin, anak yatim, dan orang-orang yang membutuhkan. Meningkatkan Keberkahan Rasulullah ? bersabda: "Harta tidak akan berkurang karena sedekah." (HR. Muslim) Mencegah Sifat Kikir dan Serakah Dengan berzakat, kita belajar untuk berbagi dan tidak terikat dengan harta duniawi. Menjadi Investasi Akhirat Zakat adalah amal yang terus mengalir pahalanya meskipun kita telah meninggal dunia. Memiliki gaji besar bukan berarti seluruhnya milik kita. Dalam setiap penghasilan yang kita dapatkan, ada hak orang lain yang harus ditunaikan. Zakat profesi bukan hanya kewajiban, tetapi juga cara kita mensucikan harta dan membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Jangan sampai kita lalai dalam menunaikan zakat hanya karena merasa bahwa penghasilan kita adalah hasil kerja keras sendiri. ???? Sudahkah Anda menunaikan zakat profesi Anda? Jangan tunda lagi! Tunaikan zakat profesi Anda melalui BAZNAS Kota Sukabumi agar zakat yang Anda berikan tersalurkan kepada mereka yang benar-benar berhak menerimanya. ? Klik fitur di bawah ini untuk menyalurkan harta terbaik Anda dengan mudah dan aman! ????
ARTIKEL20/03/2025 | Duta Zakat
Lebih Baik Sedekah Sendiri atau Lewat BAZNAS? Ini Perbedaannya!
Lebih Baik Sedekah Sendiri atau Lewat BAZNAS? Ini Perbedaannya!
Sedekah adalah salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, sedekah juga memiliki manfaat spiritual bagi pemberinya. Namun, banyak orang masih bingung apakah lebih baik bersedekah sendiri secara langsung kepada yang membutuhkan atau melalui lembaga resmi seperti BAZNAS. Setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Artikel ini akan membahas perbedaan sedekah langsung dan melalui BAZNAS agar Anda dapat memahami mana yang lebih efektif dan sesuai dengan kondisi saat ini. Pentingnya Sedekah dalam Islam Sedekah berasal dari kata "shadaqah" yang berarti kebenaran. Dalam Islam, sedekah mencakup berbagai bentuk bantuan, baik materi maupun non-materi. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an: "Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir, pada tiap-tiap butir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 261) Keutamaan sedekah antara lain: Menambah keberkahan rezeki – Rasulullah SAW bersabda, "Sedekah tidak akan mengurangi harta" (HR. Muslim). Menghapus dosa – "Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api." (HR. At-Tirmidzi) Mendapatkan pertolongan di akhirat – Sedekah menjadi salah satu amalan yang akan menolong manusia pada hari kiamat. Meningkatkan rasa empati dan solidaritas sosial – Sedekah dapat membantu mereka yang kurang mampu dan mempererat hubungan sesama manusia. Perbedaan Sedekah Langsung vs. Melalui BAZNAS Berikut ini adalah beberapa perbedaan mendasar antara bersedekah langsung dan melalui BAZNAS: 1. Kedekatan dan Kepuasan Pribadi Sedekah langsung memungkinkan pemberi merasakan langsung dampak dari bantuan yang diberikan. Sedekah melalui BAZNAS lebih sistematis, namun tidak memberikan interaksi langsung dengan penerima manfaat. 2. Keamanan dan Kepercayaan Sedekah langsung terkadang menimbulkan risiko ketidaktepatan sasaran, seperti diberikan kepada orang yang tidak benar-benar membutuhkan. Sedekah melalui BAZNAS dikelola dengan sistem yang transparan dan profesional, sehingga bantuan tepat sasaran. 3. Efektivitas dan Jangkauan Bantuan Sedekah langsung umumnya terbatas pada lingkungan sekitar dan cakupannya lebih kecil. Sedekah melalui BAZNAS memungkinkan dana terkumpul dalam jumlah besar dan digunakan untuk program yang lebih luas, seperti bantuan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. 4. Manfaat Jangka Panjang Sedekah langsung biasanya bersifat konsumtif dan sesaat. Sedekah melalui BAZNAS digunakan untuk program-program berkelanjutan seperti pembangunan fasilitas kesehatan dan pendidikan. 5. Pengelolaan Dana Sedekah langsung berisiko tidak terorganisir dan bisa tidak efektif. Sedekah melalui BAZNAS dikelola dengan mekanisme yang terencana dan sesuai syariat Islam. Mengapa Memilih BAZNAS untuk Bersedekah? BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) adalah lembaga resmi yang bertugas mengelola zakat, infak, dan sedekah di Indonesia. Berikut beberapa alasan mengapa menyalurkan sedekah melalui BAZNAS lebih disarankan: Transparan dan Akuntabel – Setiap dana yang masuk dikelola dengan sistem yang profesional dan dapat dipertanggungjawabkan. Penyaluran Tepat Sasaran – BAZNAS memiliki data penerima manfaat yang valid sehingga bantuan tidak salah sasaran. Mendukung Program Berkelanjutan – Sedekah yang disalurkan melalui BAZNAS tidak hanya diberikan sebagai bantuan langsung, tetapi juga untuk program pemberdayaan masyarakat. Dikelola Sesuai Syariat – Pengelolaan dana dilakukan berdasarkan prinsip Islam yang jelas dan amanah. Mendapatkan Laporan dan Bukti Penyaluran – Anda dapat mengetahui ke mana sedekah Anda disalurkan. Contoh Program BAZNAS Kota Sukabumi BAZNAS Kota Sukabumi memiliki berbagai program yang memastikan sedekah Anda disalurkan kepada yang benar-benar membutuhkan. Beberapa program tersebut antara lain: Program Kesehatan: Layanan kesehatan gratis bagi kaum dhuafa. Program Pendidikan: Beasiswa bagi siswa kurang mampu. Program Ekonomi: Pemberdayaan ekonomi melalui bantuan modal usaha. Program Kemanusiaan: Bantuan bagi korban bencana alam dan kondisi darurat lainnya. Dengan menyalurkan sedekah melalui BAZNAS Kota Sukabumi, Anda turut serta dalam membangun kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat kurang mampu. Sedekah adalah amalan yang sangat mulia dan memiliki manfaat besar, baik bagi pemberi maupun penerima. Jika ingin merasakan langsung dampak dari sedekah, Anda bisa melakukannya secara langsung. Namun, jika ingin memastikan sedekah Anda dikelola dengan aman, efektif, dan berjangka panjang, menyalurkannya melalui BAZNAS adalah pilihan yang lebih bijak. Mari bersama-sama berbagi keberkahan dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Sukabumi. Salurkan Sedekah Anda Sekarang! Jangan ragu untuk berbagi kebaikan. Anda dapat menyalurkan sedekah melalui BAZNAS Kota Sukabumi dengan mudah. Sedekah Anda, berkah bagi sesama!
ARTIKEL20/03/2025 | Duta Zakat
Mau tahu ke mana zakatmu mengalir? BAZNAS bukan sekadar amanah, tapi juga terbuka! Ini buktinya!
Mau tahu ke mana zakatmu mengalir? BAZNAS bukan sekadar amanah, tapi juga terbuka! Ini buktinya!
Banyak umat Muslim yang ingin menunaikan zakat tetapi masih ragu, "Apakah dana yang saya berikan benar-benar sampai kepada yang berhak?" Pertanyaan ini wajar mengingat zakat adalah amanah yang harus disalurkan dengan tepat. Kepercayaan menjadi faktor utama dalam memilih lembaga penyalur zakat. BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) hadir sebagai solusi terpercaya dalam pengelolaan zakat. Tidak hanya berkomitmen untuk menyalurkan dana zakat secara amanah, BAZNAS juga menerapkan transparansi yang tinggi sehingga masyarakat bisa mengetahui ke mana dana zakat mereka mengalir. Dalam artikel ini, kita akan melihat bagaimana BAZNAS membuktikan keterbukaan dan akuntabilitasnya dalam mengelola zakat. Bukti Transparansi dan Akuntabilitas BAZNAS BAZNAS bukan hanya lembaga yang mengelola zakat, tetapi juga menjamin keterbukaan dalam setiap prosesnya. Berikut adalah beberapa cara BAZNAS membuktikan transparansinya: 1. Laporan Keuangan yang Dapat Diakses Publik Salah satu bukti utama keterbukaan BAZNAS adalah laporan keuangan yang dipublikasikan secara berkala. Laporan ini mencakup pemasukan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta bagaimana dana tersebut disalurkan kepada penerima manfaat. Bagaimana cara mengecek laporan ini? Kunjungi situs resmi https://baznas.go.id dan cari bagian laporan keuangan. Unduh laporan terbaru dan lihat rincian penggunaan dana. Pastikan laporan tersebut telah diaudit oleh auditor independen untuk menjamin keakuratannya. 2. Program Penyaluran Dana yang Jelas dan Terukur Dana zakat yang dikumpulkan BAZNAS tidak hanya disalurkan secara sembarangan. BAZNAS memiliki berbagai program yang telah dirancang untuk memberdayakan umat, antara lain: Program Ekonomi: Bantuan usaha bagi keluarga prasejahtera. Program Pendidikan: Beasiswa bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu. Program Kesehatan: Layanan kesehatan gratis bagi fakir miskin. Program Kemanusiaan: Bantuan darurat untuk korban bencana. Semua program ini memiliki laporan realisasi yang bisa diakses oleh masyarakat, sehingga donatur dapat melihat dampak nyata dari zakat yang mereka berikan. 3. Contoh Nyata Program BAZNAS yang Telah Dilaksanakan Sebagai bukti nyata dari transparansi dan amanahnya, berikut beberapa program yang telah sukses dilaksanakan oleh BAZNAS: Program Zakat Community Development (ZCD): Pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas di berbagai daerah dengan pelatihan keterampilan dan modal usaha. Layanan Aktif BAZNAS (LAB): Program layanan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu, seperti pengobatan gratis, ambulans zakat, dan operasi katarak. Bantuan Bencana Alam: BAZNAS aktif dalam menyalurkan bantuan kepada korban bencana seperti gempa di Cianjur, banjir di Kalimantan, dan bantuan pangan bagi masyarakat terdampak pandemi COVID-19. Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB): Program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu yang telah memberikan kesempatan pendidikan kepada ribuan penerima manfaat. Rumah Sehat BAZNAS: Fasilitas layanan kesehatan gratis yang tersebar di berbagai wilayah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan akses kesehatan yang layak. Semua program ini menunjukkan bagaimana BAZNAS menggunakan dana zakat secara efektif untuk membantu mereka yang membutuhkan. 4. Pengawasan dari Pemerintah dan Lembaga Independen BAZNAS bukan lembaga yang berjalan sendiri. Sebagai lembaga yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 23 Tahun 2011, BAZNAS diawasi oleh: Pemerintah melalui Kementerian Agama Dewan Pengawas Syariah untuk memastikan pengelolaan zakat sesuai hukum Islam Auditor independen yang melakukan audit keuangan secara berkala Dengan pengawasan ini, masyarakat tidak perlu khawatir akan adanya penyelewengan dana zakat. 5. Teknologi Digital untuk Transparansi BAZNAS terus berinovasi dalam meningkatkan keterbukaan melalui teknologi digital. Beberapa fitur yang mendukung transparansi BAZNAS antara lain: Sistem pelaporan online di website resmi BAZNAS. Live report dan update program melalui media sosial resmi BAZNAS. Donasi digital dengan bukti transaksi langsung untuk mempermudah pelacakan zakat yang telah disalurkan. Dengan kemudahan akses ini, masyarakat dapat langsung melihat bagaimana dana zakat dikelola dan disalurkan secara real-time. 6. Testimoni dan Kisah Penerima Manfaat Cara lain untuk membuktikan transparansi BAZNAS adalah dengan melihat langsung dampak yang diberikan kepada masyarakat. Banyak penerima zakat telah merasakan manfaatnya dan berbagi kisah inspiratif mereka. Testimoni ini bisa ditemukan di: Website resmi BAZNAS Media sosial BAZNAS Laporan tahunan BAZNAS Melalui kisah-kisah ini, masyarakat bisa melihat bagaimana zakat yang mereka berikan benar-benar mengubah hidup orang lain. BAZNAS tidak hanya menjalankan amanah dalam mengelola zakat, tetapi juga berkomitmen untuk selalu terbuka kepada masyarakat. Dengan laporan keuangan yang transparan, program penyaluran dana yang jelas, pengawasan ketat, inovasi digital, serta testimoni dari penerima manfaat, BAZNAS membuktikan bahwa zakat yang disalurkan benar-benar digunakan dengan amanah. Tidak perlu ragu lagi untuk menyalurkan zakat melalui BAZNAS! Dengan memilih BAZNAS, Anda bisa memastikan bahwa zakat Anda sampai kepada mereka yang benar-benar membutuhkan dengan cara yang profesional dan transparan. Tunaikan Zakat dengan Aman di BAZNAS! Yuk, salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Sukabumi! Pastikan zakat Anda dikelola dengan profesional dan sampai kepada yang berhak. Mari berbagi keberkahan dengan zakat yang transparan dan amanah! ????
ARTIKEL20/03/2025 | Duta Zakat
Dana ZIS di BAZNAS tidak untuk bisnis, tapi langsung disalurkan untuk kemaslahatan umat! Cek faktanya di sini!
Dana ZIS di BAZNAS tidak untuk bisnis, tapi langsung disalurkan untuk kemaslahatan umat! Cek faktanya di sini!
Sebagai umat Muslim, menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial dan kewajiban agama. Namun, masih ada sebagian masyarakat yang bertanya-tanya, "Apakah dana yang saya donasikan benar-benar sampai kepada yang berhak? Apakah BAZNAS menggunakan dana ZIS untuk bisnis atau kepentingan lain?" Kekhawatiran ini sangat wajar, karena kepercayaan dalam menyalurkan dana untuk kemaslahatan umat adalah hal utama. Untuk itu, artikel ini akan mengupas fakta bahwa dana ZIS yang terkumpul di BAZNAS tidak digunakan untuk bisnis, melainkan langsung disalurkan kepada mereka yang membutuhkan sesuai prinsip syariah dan aturan yang berlaku. Mari kita bahas faktanya! Fakta Transparansi Penyaluran Dana ZIS di BAZNAS BAZNAS sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang bertugas mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) memiliki sistem transparan dalam pengelolaan dana. Berikut adalah beberapa fakta yang membuktikan bahwa dana ZIS tidak digunakan untuk bisnis, melainkan disalurkan untuk kemaslahatan umat: 1. Seluruh Dana ZIS Disalurkan untuk Mustahik (Penerima Zakat) BAZNAS menyalurkan dana ZIS sesuai dengan ketentuan dalam Islam, yaitu kepada delapan golongan mustahik yang telah diatur dalam Al-Qur'an (Surah At-Taubah: 60), yaitu: Fakir Miskin Amil zakat Mualaf Riqab (hamba sahaya) Gharimin (orang yang terlilit utang) Fisabilillah (pejuang di jalan Allah) Ibnu Sabil (musafir yang kehabisan bekal) Tidak ada dana yang dialihkan untuk kepentingan komersial atau bisnis, melainkan digunakan secara langsung untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. 2. BAZNAS Diaudit oleh Lembaga Independen Sebagai lembaga yang beroperasi secara resmi, BAZNAS selalu diaudit secara berkala oleh auditor independen serta diawasi oleh: Kementerian Agama Republik Indonesia Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Komite Akuntabilitas Publik Setiap tahun, laporan keuangan BAZNAS dipublikasikan secara terbuka agar masyarakat bisa melihat bagaimana dana ZIS dikelola dan disalurkan. 3. BAZNAS Memiliki Program Penyaluran yang Terstruktur Dana ZIS yang masuk ke BAZNAS langsung digunakan untuk berbagai program sosial yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan umat, di antaranya: Program Ekonomi: Bantuan modal usaha bagi keluarga miskin agar mereka bisa mandiri. Program Kesehatan: Penyediaan layanan kesehatan gratis bagi dhuafa melalui Rumah Sehat BAZNAS. Program Pendidikan: Beasiswa bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program Kemanusiaan: Bantuan darurat untuk korban bencana seperti gempa bumi dan banjir. Program Dakwah dan Sosial: Penyediaan makanan berbuka dan sahur gratis untuk fakir miskin saat Ramadhan. Seluruh program ini adalah bukti nyata bahwa dana ZIS digunakan sepenuhnya untuk kemaslahatan umat tanpa ada unsur bisnis. 4. BAZNAS Menggunakan Teknologi Digital untuk Transparansi Untuk memastikan keterbukaan, BAZNAS mengembangkan sistem digital yang memungkinkan masyarakat memantau langsung pengelolaan dana zakat, seperti: Laporan keuangan digital yang bisa diakses melalui website resmi BAZNAS. Live update program penyaluran dana di media sosial dan website. Donasi online dengan bukti transaksi langsung yang memastikan dana tersalurkan ke program yang dituju. 5. Testimoni Penerima Manfaat sebagai Bukti Nyata Banyak masyarakat yang telah merasakan manfaat dari dana ZIS yang disalurkan BAZNAS. Beberapa kisah nyata yang membuktikan zakat digunakan dengan amanah, di antaranya: Pak Joko, seorang petani di Jawa Tengah, mendapat bantuan modal usaha dari BAZNAS sehingga kini memiliki lahan pertanian sendiri. Bu Siti, ibu rumah tangga di Sukabumi, menerima bantuan kesehatan gratis dari Rumah Sehat BAZNAS untuk pengobatan anaknya yang sakit. Ahmad, seorang mahasiswa yatim, mendapatkan Beasiswa Cendekia BAZNAS yang membantunya menyelesaikan kuliah tanpa harus putus sekolah. Kisah-kisah ini membuktikan bahwa dana ZIS benar-benar bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Dana ZIS yang dikumpulkan oleh BAZNAS tidak digunakan untuk bisnis atau kepentingan komersial, melainkan sepenuhnya disalurkan kepada mereka yang berhak sesuai dengan prinsip syariah dan regulasi pemerintah. Dengan adanya pengawasan ketat, audit independen, serta sistem digital yang transparan, masyarakat tidak perlu ragu untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Jika Anda ingin zakat Anda benar-benar bermanfaat dan tersalurkan dengan amanah, BAZNAS adalah pilihan yang tepat! Tunaikan Zakat dengan Aman di BAZNAS! Yuk, salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Sukabumi! Pastikan zakat Anda dikelola dengan profesional dan sampai kepada yang berhak. Mari berbagi keberkahan dengan zakat yang transparan dan amanah! ????
ARTIKEL20/03/2025 | Duta Zakat
Lebaran bukan hanya soal baju baru dan THR! Ini cara agar Idul Fitri 2025 lebih berkah dan penuh makna!
Lebaran bukan hanya soal baju baru dan THR! Ini cara agar Idul Fitri 2025 lebih berkah dan penuh makna!
Idul Fitri 2025 diperkirakan jatuh pada tanggal 31 Maret 2025. ?cite?turn0search2? Momen ini sering kali identik dengan pakaian baru dan Tunjangan Hari Raya (THR). Namun, esensi sebenarnya dari Idul Fitri jauh lebih dalam, meliputi aspek spiritual dan sosial yang memperkaya makna perayaan tersebut. Memahami Makna Sejati Idul Fitri Idul Fitri, atau Lebaran, adalah hari kemenangan bagi umat Muslim setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh di bulan Ramadan. Lebaran bukan sekadar tentang hari perayaan, pakaian baru, dan hal-hal lain yang serba baru. Meski pada dasarnya umat Muslim disunnahkan untuk menggunakan pakaian baru, tetapi secara hakikat, bukan itu makna sesungguhnya dari Hari Raya Idul Fitri. Tradisi Idul Fitri di Indonesia Indonesia memiliki berbagai tradisi unik dalam merayakan Idul Fitri yang mencerminkan kekayaan budaya dan keragaman masyarakatnya. Beberapa tradisi tersebut antara lain: Mudik: Tradisi pulang kampung untuk bersilaturahmi dengan keluarga besar. Halal Bihalal: Kegiatan saling memaafkan dan mempererat tali silaturahmi antar keluarga, teman, dan tetangga. Menyajikan Hidangan Khas: Setiap daerah memiliki hidangan khas yang disajikan saat Lebaran, seperti ketupat, opor ayam, rendang, dan kue-kue tradisional. Ziarah Kubur: Mengunjungi makam keluarga untuk mendoakan arwah leluhur. Menjadikan Idul Fitri 2025 Lebih Berkah dan Bermakna Untuk menjadikan Idul Fitri 2025 lebih bermakna, pertimbangkan langkah-langkah berikut: Meningkatkan Ibadah dan Amal: Selain melaksanakan salat Idul Fitri, perbanyaklah dzikir, doa, dan membaca Al-Qur'an. Tingkatkan pula amalan sedekah kepada yang membutuhkan. Menyalurkan Zakat Fitrah Tepat Waktu: Zakat fitrah adalah kewajiban bagi setiap Muslim sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri. Pastikan zakat disalurkan kepada yang berhak menerima. Berbagi dengan Sesama: Manfaatkan momen ini untuk berbagi kebahagiaan dengan mereka yang kurang beruntung, seperti memberikan santunan atau bantuan kepada fakir miskin. Mengurangi Konsumsi Berlebihan: Hindari perilaku konsumtif yang berlebihan dalam hal pakaian atau makanan. Fokuskan pada kesederhanaan dan kebersamaan. Mempererat Silaturahmi: Gunakan teknologi untuk bersilaturahmi jika tidak memungkinkan bertemu langsung, terutama dalam situasi pandemi atau keterbatasan lainnya. Idul Fitri adalah momen untuk merayakan kemenangan spiritual setelah sebulan berpuasa. Dengan memahami makna sejati dan menerapkan langkah-langkah di atas, kita dapat menjadikan Idul Fitri 2025 lebih berkah dan penuh makna. Mari salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Sukabumi untuk membantu mereka yang membutuhkan dan menjadikan Idul Fitri 2025 lebih bermakna. Dengan berbagi, kita wujudkan Idul Fitri yang penuh berkah dan kebahagiaan untuk semua.
ARTIKEL20/03/2025 | Duta Zakat
Malam 1000 bulan sudah dekat! Amalkan doa ini agar rezeki dan keberkahan melimpah!
Malam 1000 bulan sudah dekat! Amalkan doa ini agar rezeki dan keberkahan melimpah!
Bulan Ramadhan selalu menjadi momen istimewa bagi umat Islam, terutama di 10 malam terakhir. Salah satu malam yang paling dinanti adalah Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari 1000 bulan. Di malam ini, doa-doa diijabah, pahala amal ibadah dilipatgandakan, dan keberkahan melimpah. Namun, kapan malam Lailatul Qadar terjadi? Bagaimana cara mengamalkannya agar mendapatkan keberkahan dan rezeki yang berlimpah? Simak penjelasan berikut! Kapan Malam Lailatul Qadar 2025? Lailatul Qadar tidak memiliki tanggal pasti, tetapi berdasarkan hadis Rasulullah SAW, malam ini terjadi pada salah satu dari 10 malam terakhir bulan Ramadhan, terutama pada malam-malam ganjil seperti malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29. Tahun ini, berdasarkan kalender Hijriah 2025, diperkirakan malam Lailatul Qadar jatuh antara 20-30 Maret 2025, tergantung kapan awal Ramadhan dimulai. Menurut pendapat Imam Al-Ghazali, tanda-tanda malam Lailatul Qadar adalah: Udara terasa sejuk dan tenang. Cahaya bulan lebih terang dari biasanya. Pagi harinya, matahari terbit dengan cahaya lembut tanpa sinar menyilaukan. Doa Malam Lailatul Qadar untuk Rezeki dan Keberkahan Salah satu doa utama yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW di malam Lailatul Qadar adalah: "Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni." Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan mencintai ampunan, maka ampunilah aku." Selain doa ini, umat Islam juga dianjurkan membaca: Doa Memohon Rezeki Berlimpah "Allahumma inni as-aluka rizqan halalan tayyiban wa si’atan fi rizqi wa barakatan fihi." (Ya Allah, aku memohon kepada-Mu rezeki yang halal, baik, luas, dan penuh keberkahan.) Doa Memohon Keberkahan Hidup "Rabbana aatina fid-dunya hasanatan wa fil-aakhirati hasanatan waqina ‘adhaban naar." (Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka.) Amalan yang Dianjurkan di Malam Lailatul Qadar Salat Malam (Qiyamul Lail) Salat Tahajud dan Witir menjadi amalan utama. Dianjurkan membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas setelah Al-Fatihah. Perbanyak Zikir dan Istighfar Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar, Laa ilaaha illallah. Memohon ampunan dengan membaca Astaghfirullahal ‘azim. Bersedekah Lailatul Qadar adalah malam terbaik untuk bersedekah karena pahalanya berlipat ganda. Sedekah dapat diberikan kepada fakir miskin, anak yatim, atau melalui lembaga terpercaya seperti BAZNAS Kota Sukabumi. Membaca Al-Qur’an Membaca dan mentadabburi Al-Qur’an menjadi cara terbaik untuk meraih keberkahan. Keutamaan Malam Lailatul Qadar Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Qadr (97:1-5): "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam kemuliaan (Lailatul Qadar). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar." Dari ayat ini, kita dapat memahami bahwa: Malam Lailatul Qadar lebih baik dari 83 tahun ibadah. Malaikat turun membawa keberkahan dan kesejahteraan. Ini adalah malam yang penuh pengampunan dan doa yang mustajab. Malam Lailatul Qadar adalah anugerah besar bagi umat Islam. Dengan menghidupkan malam ini melalui doa, salat malam, membaca Al-Qur’an, dan bersedekah, kita dapat meraih keberkahan luar biasa. Jangan Lewatkan Kesempatan Berbagi di Malam Penuh Keberkahan! Raih pahala berlipat dengan bersedekah di malam Lailatul Qadar melalui BAZNAS Kota Sukabumi. Dana zakat, infak, dan sedekah Anda akan disalurkan kepada yang benar-benar membutuhkan. Semoga kita semua mendapatkan keberkahan di malam Lailatul Qadar. Aamiin! ????
ARTIKEL20/03/2025 | Duta Zakat
100% Zakat di BAZNAS Langsung ke yang Berhak!
100% Zakat di BAZNAS Langsung ke yang Berhak!
Setiap muslim diwajibkan untuk menunaikan zakat sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Namun, masih banyak yang bertanya-tanya, apakah dana zakat yang ditunaikan benar-benar sampai ke yang berhak? Jangan khawatir! BAZNAS hadir sebagai lembaga resmi yang menjamin 100% zakat yang Anda salurkan akan diterima oleh mereka yang berhak. Simak faktanya berikut ini agar Anda lebih yakin dalam menyalurkan zakat melalui BAZNAS! Zakat di BAZNAS: 100% untuk Mustahik 1. Lembaga Resmi dan Terpercaya BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) adalah lembaga yang dibentuk oleh pemerintah untuk mengelola zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) secara profesional dan transparan. Semua dana yang terkumpul disalurkan sesuai syariat Islam dan diawasi ketat oleh pihak berwenang. 2. Penyaluran Tepat Sasaran Setiap dana zakat yang masuk akan disalurkan kepada 8 golongan penerima zakat (mustahik), sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an (QS. At-Taubah: 60). Beberapa program utama BAZNAS meliputi: Bantuan pendidikan untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu. Bantuan kesehatan bagi fakir miskin yang membutuhkan perawatan medis. Pemberdayaan ekonomi bagi mustahik agar bisa mandiri secara finansial. Bantuan kebencanaan untuk masyarakat yang terkena musibah. 3. Contoh Nyata Program BAZNAS BAZNAS telah menjalankan berbagai program nyata yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, di antaranya: Program Beasiswa Cendekia BAZNAS yang memberikan beasiswa penuh bagi mahasiswa kurang mampu. Rumah Sehat BAZNAS, fasilitas layanan kesehatan gratis bagi masyarakat dhuafa. ZChicken, program pemberdayaan ekonomi melalui waralaba ayam goreng bagi keluarga kurang mampu agar memiliki penghasilan tetap. Program Bedah Rumah, membantu keluarga miskin mendapatkan hunian yang layak. Layanan Darurat Kebencanaan, memberikan bantuan cepat bagi korban bencana alam seperti gempa dan banjir. 4. Transparansi dan Akuntabilitas BAZNAS memiliki sistem laporan yang transparan dan bisa diakses oleh publik. Setiap dana yang masuk akan dicatat dan dilaporkan secara berkala sehingga para muzakki (pemberi zakat) bisa melihat langsung bagaimana dana mereka digunakan untuk membantu sesama. 5. Bebas Potongan Administrasi Zakat yang Anda salurkan ke BAZNAS tidak digunakan untuk kepentingan bisnis atau keuntungan pribadi. 100% dana akan langsung disalurkan ke yang berhak. Ini membuktikan bahwa BAZNAS adalah lembaga yang amanah dan dapat dipercaya. 6. Mudah dan Praktis Sekarang, menunaikan zakat di BAZNAS bisa dilakukan secara online! Anda tidak perlu repot-repot datang ke kantor, cukup melalui platform digital yang tersedia di website resmi BAZNAS Kota Sukabumi atau melalui aplikasi pembayaran digital. Kesimpulan: Saatnya Berzakat dengan Aman dan Nyaman! Zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga investasi untuk keberkahan hidup. Dengan menyalurkan zakat melalui BAZNAS, Anda tidak hanya memastikan bahwa dana yang diberikan tepat sasaran, tetapi juga berkontribusi dalam membangun kesejahteraan umat. Jangan ragu lagi, segera tunaikan zakat Anda sekarang! ?? Yuk, salurkan zakat Anda melalui BAZNAS Kota Sukabumi! Semoga zakat yang Anda tunaikan menjadi ladang pahala yang terus mengalir! Aamiin.
ARTIKEL20/03/2025 | Duta Zakat
BAZNAS vs Donasi Lain: Kenapa Zakatmu Lebih Berdampak di Sini?
BAZNAS vs Donasi Lain: Kenapa Zakatmu Lebih Berdampak di Sini?
Menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) merupakan bagian integral dari kehidupan seorang Muslim. Namun, dengan berbagai lembaga donasi yang ada, penting bagi kita untuk memilih saluran yang paling efektif dan terpercaya. Artikel ini akan membahas mengapa menyalurkan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memberikan dampak yang lebih signifikan dibandingkan dengan donasi lainnya. BAZNAS adalah lembaga pemerintah nonstruktural yang dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 8 Tahun 2001. Sebagai badan resmi, BAZNAS memiliki wewenang untuk mengelola zakat secara nasional, memastikan pengumpulan dan pendistribusian zakat dilakukan sesuai dengan ketentuan syariat Islam dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam sebuah laporan yang dirilis oleh Republika, Ketua BAZNAS menyatakan bahwa "Zakat yang dikelola oleh BAZNAS tidak hanya diberikan dalam bentuk bantuan langsung, tetapi juga dialokasikan untuk program-program pemberdayaan agar masyarakat dapat mandiri secara ekonomi." Program Nyata BAZNAS dalam Pemberdayaan Umat BAZNAS tidak hanya mengumpulkan zakat, tetapi juga menjalankan berbagai program pemberdayaan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Berikut beberapa program unggulan BAZNAS: Program Ekonomi Perkotaan: Menyasar masyarakat urban dengan memberikan pelatihan dan modal usaha untuk meningkatkan taraf hidup mereka. Program Pendidikan dan Dakwah: Memberikan beasiswa dan bantuan pendidikan kepada siswa kurang mampu serta mendukung kegiatan dakwah untuk meningkatkan pemahaman keagamaan. Program Kesehatan: Menyediakan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu, termasuk pengobatan dan penyuluhan kesehatan. Program Tanggap Bencana: Memberikan bantuan cepat tanggap bagi korban bencana alam, termasuk penyediaan kebutuhan dasar dan rehabilitasi. Menurut laporan dari Kompas, "BAZNAS telah menyalurkan lebih dari 20 ton bantuan logistik ke daerah terdampak bencana di Indonesia dalam kurun waktu enam bulan terakhir." Perbedaan BAZNAS dengan Lembaga Donasi Lain Meskipun banyak lembaga donasi yang beroperasi di Indonesia, BAZNAS memiliki keunggulan sebagai berikut: Legalitas dan Pengawasan: Sebagai lembaga pemerintah, BAZNAS beroperasi dengan dasar hukum yang kuat dan diawasi langsung oleh pemerintah, memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana. Koordinasi Nasional: Dengan jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia, BAZNAS mampu mengoordinasikan program secara nasional, memastikan distribusi zakat merata dan tepat sasaran. Sinergi dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ): BAZNAS bekerja sama dengan LAZ untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat, memastikan tidak ada tumpang tindih dan semua mustahik terlayani. Kesimpulan Menyalurkan zakat melalui BAZNAS memastikan dana yang Anda keluarkan dikelola oleh lembaga resmi dengan akuntabilitas tinggi dan disalurkan melalui program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan umat. Dengan memilih BAZNAS, Anda turut serta dalam upaya pemberdayaan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan secara sistematis. ?? Mari salurkan zakat, infaq, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Sukabumi untuk memastikan bantuan Anda tepat sasaran dan memberikan dampak nyata. Dengan berzakat melalui BAZNAS, Anda tidak hanya menjalankan kewajiban agama, tetapi juga berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih sejahtera.
ARTIKEL20/03/2025 | Duta Zakat
Bermental Kaya Tanpa Menunggu Kaya! Begini Cara Menjadi Dermawan Sejati
Bermental Kaya Tanpa Menunggu Kaya! Begini Cara Menjadi Dermawan Sejati
Sering kali kita berpikir bahwa untuk menjadi dermawan, seseorang harus memiliki kekayaan materi yang melimpah. Namun, konsep ini tidak sepenuhnya benar. Kedermawanan sejati tidak bergantung pada seberapa banyak harta yang dimiliki, melainkan pada sikap mental dan niat tulus untuk berbagi. Dalam Islam, memiliki mental kaya lebih diutamakan daripada sekadar memiliki kekayaan materi. Mental kaya adalah kondisi pikiran dan hati yang penuh rasa syukur, selalu merasa cukup, dan bersemangat untuk berbagi dengan sesama. Sebaliknya, mental miskin adalah pola pikir yang selalu merasa kekurangan, meskipun secara materi berlimpah. Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam tentang cara mengembangkan mental kaya dan menjadi dermawan sejati tanpa harus menunggu kaya. Mental Kaya vs. Mental Miskin Mental kaya bukan berarti seseorang memiliki banyak harta, tetapi lebih kepada sikap hati yang selalu merasa cukup dan bersyukur. Orang dengan mental kaya cenderung berpikir positif, optimis, dan percaya bahwa rezeki akan terus mengalir selama ada usaha dan doa. Mereka memiliki pandangan jangka panjang dan tidak mudah iri terhadap kekayaan orang lain. Sebaliknya, mental miskin adalah pola pikir yang selalu merasa kekurangan, berfokus pada materi semata, dan sulit merasa puas. Mereka mungkin memiliki kekayaan materi, tetapi terus merasa tidak cukup. Bahkan, mental miskin bisa membuat seseorang ragu untuk berbagi karena khawatir harta yang dimiliki akan berkurang. Mental Kaya Menurut Islam Islam mengajarkan umatnya untuk memiliki sikap qana'ah (merasa cukup) dan tidak tamak terhadap dunia. Rasulullah SAW bersabda: "Bukanlah kekayaan itu banyaknya harta benda, tetapi kekayaan (sebenarnya) adalah kekayaan hati." — (HR. Bukhari dan Muslim) Ayat ini menunjukkan bahwa kekayaan sejati bukanlah materi, melainkan hati yang selalu merasa cukup dan bersyukur. Dengan mental kaya, seseorang dapat lebih ikhlas dalam berbagi dan tidak mudah diperdaya oleh hawa nafsu duniawi. Cara Menjadi Dermawan Sejati Tanpa Menunggu Kaya Menjadi dermawan sejati tidak harus menunggu kaya. Berikut beberapa cara untuk mengembangkan mental kaya dan menjadi dermawan: 1. Mulai dari Hal Kecil Tidak perlu menunggu kaya untuk berbagi. Mulailah dengan hal-hal kecil, seperti memberikan makanan kepada yang membutuhkan, menyumbangkan pakaian layak pakai, atau memberikan bantuan kepada tetangga sekitar. Rasulullah SAW bersabda: "Selamatkan dirimu dari api neraka walau hanya dengan sebutir kurma." — (HR. Bukhari dan Muslim) Hadis ini menunjukkan betapa bernilainya kedermawanan, meskipun kecil nilainya di mata manusia. 2. Mengelola Keuangan dengan Bijak Orang dengan mental kaya tahu pentingnya mengelola keuangan dengan bijak. Menyisihkan sebagian harta untuk berbagi merupakan bagian dari perencanaan keuangan yang sehat. Islam mewajibkan zakat untuk membersihkan harta dan memberikan keberkahan pada harta yang dimiliki. Allah SWT berfirman: "Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka." — (QS. At-Taubah: 103) 3. Berpikir Positif Tentang Berbagi Berpikir bahwa berbagi tidak akan mengurangi harta, melainkan menambah keberkahan. Rasulullah SAW bersabda: "Harta tidak akan berkurang karena sedekah." — (HR. Muslim) Percaya bahwa memberi justru akan membawa lebih banyak kebaikan dapat membangkitkan semangat untuk selalu berbagi. 4. Meneladani Rasulullah SAW dan Para Sahabat Rasulullah SAW adalah contoh terbaik dalam hal kedermawanan. Bahkan ketika beliau memiliki sedikit harta, beliau tetap berusaha memberi dan membantu orang-orang di sekitarnya. Begitu pula para sahabat seperti Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Utsman bin Affan yang dikenal sangat dermawan dalam membantu umat Islam. 5. Menyadari Bahwa Harta Hanyalah Titipan Kesadaran bahwa segala harta yang dimiliki hanyalah titipan Allah SWT membuat seseorang lebih mudah untuk berbagi. Ketika seseorang menyadari bahwa harta bukan miliknya sepenuhnya, maka akan lebih ringan untuk berbagi dan bersedekah. Dermawan Sejati di Mata Islam Dermawan sejati adalah mereka yang memberikan hartanya dengan ikhlas dan tidak mengharapkan imbalan duniawi. Allah SWT berfirman: "Dan barang apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang terbaik." — (QS. Saba': 39) Menjadi dermawan bukan hanya dengan harta, tetapi juga dengan tenaga, waktu, dan ilmu. Berbagi dalam berbagai bentuk tetap memiliki nilai kebaikan di sisi Allah SWT. Menjadi dermawan sejati tidak harus menunggu kaya. Kuncinya adalah memiliki mental kaya sikap hati yang lapang, bersyukur, dan siap berbagi. Dengan memiliki mental kaya, kita dapat mencapai kekayaan sejati di hadapan Allah SWT. Siap untuk berbagi dan menjadi dermawan sejati? Salurkan zakat, infaq, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Sukabumi sekarang! Artikel ini memberikan perspektif mendalam tentang pentingnya mental kaya dalam Islam dan bagaimana kedermawanan dapat diwujudkan tanpa harus menunggu kaya. Semoga artikel ini dapat memotivasi pembaca untuk menjadi pribadi yang lebih dermawan dan bermanfaat bagi sesama.
ARTIKEL19/03/2025 | Duta Zakat
THR Gojek Nikmat Sesaat atau Bekal Berkah dengan Zakat?
THR Gojek Nikmat Sesaat atau Bekal Berkah dengan Zakat?
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi momen yang paling dinantikan oleh banyak pekerja, termasuk para mitra pengemudi Gojek. Bagi mereka, THR bisa menjadi tambahan penghasilan yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan Lebaran, seperti membeli baju baru, menyiapkan hidangan khas Lebaran, atau memberikan hadiah kepada keluarga. Namun, apakah THR hanya akan menjadi kenikmatan sesaat atau bisa dijadikan bekal berkah yang lebih abadi melalui zakat, infaq, dan sedekah? Di tengah euforia menerima THR, banyak orang lupa bahwa ada hak orang lain dalam setiap rezeki yang kita terima. Di sinilah pentingnya memahami esensi dari zakat, infaq, dan sedekah, terutama di bulan suci Ramadan yang penuh berkah. Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana seharusnya memanfaatkan THR Gojek dengan bijak agar bukan hanya menjadi kenikmatan sementara, tetapi juga investasi akhirat yang penuh berkah. THR Gojek: Berapa Besarannya dan Kapan Cairnya? Menurut informasi terbaru, pencairan THR untuk mitra pengemudi Gojek biasanya dilakukan pada H-7 hingga H-10 Lebaran. Besaran THR umumnya disesuaikan dengan kinerja dan rata-rata penghasilan mitra selama beberapa bulan terakhir. THR ini diharapkan dapat membantu para mitra pengemudi Gojek untuk menyambut Idul Fitri dengan lebih tenang dan bahagia. Namun, ada baiknya kita merenungkan bagaimana cara terbaik memanfaatkan THR ini. Apakah hanya untuk konsumsi pribadi atau bisa dimanfaatkan untuk tujuan yang lebih besar dan bermanfaat bagi sesama? Zakat sebagai Penyucian Harta Dalam Islam, zakat memiliki posisi yang sangat penting sebagai salah satu dari lima rukun Islam. Zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga merupakan bentuk penyucian harta yang kita miliki. Dalam Al-Qur'an, Allah SWT berfirman: "Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka..." (QS. At-Taubah: 103) Ayat ini menunjukkan bahwa zakat bukan hanya membersihkan harta secara lahiriah, tetapi juga mensucikan hati dari sifat kikir dan cinta berlebihan terhadap dunia. Apakah THR Harus Dizakati? Secara fiqih, zakat wajib ditunaikan jika harta yang dimiliki telah mencapai nishab (batas minimal harta) dan haul (masa kepemilikan selama satu tahun). Namun, bagi sebagian ulama, THR dapat dianggap sebagai penghasilan tambahan yang dapat dizakati jika penerimanya memiliki kelebihan setelah memenuhi kebutuhan dasar. Meskipun tidak ada kewajiban mutlak untuk menzakati THR, menyisihkan sebagian untuk infaq atau sedekah sangat dianjurkan, terutama dalam momen Ramadan yang penuh keberkahan. Seringkali, orang merasa bahwa menunaikan zakat atau bersedekah akan mengurangi harta yang dimilikinya. Ini adalah pola pikir yang disebut sebagai mental miskin, di mana seseorang merasa takut kekurangan ketika memberi. Padahal, dalam Islam, Allah SWT menjanjikan balasan yang berlipat ganda bagi orang-orang yang bersedekah: "Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir; pada tiap-tiap bulir seratus biji..." (QS. Al-Baqarah: 261) Sebaliknya, mental kaya adalah pola pikir yang meyakini bahwa rezeki berasal dari Allah SWT dan tidak akan berkurang dengan berbagi. Mereka yang memiliki mental kaya tidak takut berbagi, karena yakin bahwa Allah akan menggantikan dengan yang lebih baik. Cara Bijak Memanfaatkan THR Gojek agar Berkah Prioritaskan Kebutuhan Utama: Pastikan kebutuhan pokok seperti makanan, pakaian, dan biaya pendidikan terpenuhi terlebih dahulu. Menunaikan Zakat: Sisihkan minimal 2,5% dari THR untuk zakat jika memang sudah mencapai nishab. Infaq dan Sedekah: Berbagi dengan orang-orang yang membutuhkan melalui lembaga resmi seperti BAZNAS Kota Sukabumi agar lebih tepat sasaran. Investasi Berkah: Gunakan sebagian THR untuk investasi yang bisa memberikan manfaat jangka panjang, seperti tabungan pendidikan anak atau usaha kecil. Hindari Konsumerisme Berlebihan: Batasi pengeluaran untuk hal-hal yang kurang bermanfaat atau hanya mengikuti tren sesaat. Salurkan Zakat Anda melalui BAZNAS Kota Sukabumi BAZNAS Kota Sukabumi adalah lembaga resmi yang terpercaya dalam menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah secara profesional dan sesuai dengan syariat Islam. Dengan menyalurkan zakat melalui BAZNAS, Anda tidak hanya membantu orang-orang yang membutuhkan, tetapi juga berkontribusi dalam program-program pemberdayaan masyarakat yang lebih luas. THR Gojek bisa menjadi kenikmatan sesaat jika hanya digunakan untuk konsumsi pribadi. Namun, dengan menyisihkan sebagian untuk zakat, infaq, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Sukabumi, THR bisa menjadi bekal berkah yang membawa manfaat jangka panjang. Jadikan momen Ramadan ini sebagai momentum untuk berbagi dan menebar manfaat. Ayo, salurkan zakat, infaq, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Sukabumi dan raih keberkahan di Hari Raya!
ARTIKEL19/03/2025 | Duta Zakat
Hampers Lebaran 2025: Trendi, Unik, dan Berpahala!
Hampers Lebaran 2025: Trendi, Unik, dan Berpahala!
Bulan Ramadhan semakin mendekat ke ujungnya, dan perayaan Hari Raya Idul Fitri sudah di depan mata. Di momen spesial ini, tradisi berbagi hampers atau bingkisan Lebaran semakin populer sebagai simbol kasih sayang dan mempererat tali silaturahmi. Namun, apakah Anda tahu bahwa berbagi hampers tidak hanya bisa jadi tren kekinian, tetapi juga menjadi sarana mendapatkan pahala jika dilakukan dengan niat yang tepat? Dalam artikel ini, kita akan membahas tren hampers Lebaran 2025, ide-ide hampers yang unik dan menarik, serta bagaimana Anda bisa menjadikan hampers Lebaran sebagai sarana berbagi kebaikan melalui zakat, infak, dan sedekah bersama BAZNAS Kota Sukabumi. Tren Hampers Lebaran 2025: Kreatif, Berkesan, dan Bermanfaat Tahun 2025 membawa tren hampers Lebaran yang semakin beragam dan kreatif. Tidak hanya sebagai bingkisan semata, hampers kini menjadi bentuk ekspresi diri dalam menyampaikan kasih sayang dan doa terbaik untuk orang-orang terkasih. Berikut adalah beberapa tren hampers Lebaran 2025 yang bisa Anda coba: 1. Hampers Berbahan Ramah Lingkungan Kesadaran terhadap lingkungan semakin meningkat, sehingga hampers dengan bahan kemasan ramah lingkungan semakin diminati. Kemasan dari kain serut, anyaman bambu, atau kotak daur ulang bisa menjadi pilihan yang lebih berkelanjutan. 2. Hampers Produk Lokal dan UMKM Mendukung produk lokal dan UMKM menjadi tren positif di masa kini. Dengan mengisi hampers dengan makanan khas daerah, kerajinan tangan lokal, atau produk UMKM lainnya, Anda tidak hanya memberikan hadiah unik, tetapi juga membantu perekonomian masyarakat sekitar. 3. Hampers Makanan Sehat Gaya hidup sehat semakin digemari, sehingga hampers dengan makanan sehat seperti kacang-kacangan, granola, madu alami, atau camilan rendah gula menjadi pilihan menarik. Selain lezat, hampers ini juga bermanfaat untuk kesehatan. 4. Hampers Personal dengan Sentuhan Khusus Memberikan sentuhan personal seperti nama penerima, pesan doa khusus, atau desain sesuai selera bisa membuat hampers lebih berkesan. Misalnya, hampers dengan mug bertuliskan nama atau kaligrafi Islami dapat menjadi kenang-kenangan yang tak terlupakan. 5. Hampers dengan Tema Islami Hampers yang berisi produk bernuansa Islami seperti Al-Qur'an, tasbih digital, sajadah, dan buku-buku islami menjadi pilihan yang cocok untuk momen Ramadhan dan Idul Fitri. Tidak hanya memberikan hampers kepada keluarga dan teman, kita juga bisa memanfaatkan momen Lebaran untuk berbagi dengan mereka yang membutuhkan. Memberikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kota Sukabumi bisa menjadi wujud kepedulian yang nyata. 1. Zakat: Kewajiban yang Menyucikan Harta Zakat adalah harta yang wajib dikeluarkan oleh setiap Muslim yang telah memenuhi syarat tertentu. Dalam Al-Qur'an, Allah SWT berfirman: "Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka." (QS. At-Taubah: 103) Dengan menyalurkan zakat fitrah dan zakat mal melalui BAZNAS, Anda membantu memberdayakan masyarakat kurang mampu dan meningkatkan taraf hidup mereka. 2. Infak: Kebaikan Tanpa Batas Infak adalah pemberian sukarela yang dapat dilakukan kapan saja, tidak terbatas waktu dan jumlahnya. Infak yang diberikan di bulan Ramadhan memiliki nilai pahala yang berlipat ganda. 3. Sedekah: Amal Ringan, Pahala Berat Sedekah tidak hanya dalam bentuk materi, tetapi juga bisa berupa senyuman, bantuan tenaga, atau doa untuk orang lain. Rasulullah SAW bersabda: "Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah." (HR. Tirmidzi) Menjadikan Hampers sebagai Sarana Berbagi Berkah Bagaimana jika hampers yang Anda kirimkan tidak hanya menjadi hadiah, tetapi juga menjadi amal jariyah? Anda bisa membuat hampers dengan konsep "Berbagi Berkah", misalnya: Hampers Amal: Hampers yang sebagian hasil penjualannya disalurkan untuk zakat atau sedekah melalui BAZNAS. Hampers Zakat Fitrah: Berisi makanan pokok yang bisa disalurkan kepada mustahik (orang yang berhak menerima zakat). Hampers Donasi: Selain memberikan hampers, Anda bisa mengajak penerima untuk berdonasi bersama melalui BAZNAS. Hampers Lebaran bukan sekadar hadiah, tetapi juga bentuk perhatian dan kasih sayang. Namun, alangkah lebih indah jika tradisi ini juga menjadi sarana berbagi berkah dan membantu sesama. Melalui BAZNAS Kota Sukabumi, Anda dapat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah dengan tepat sasaran. Mari jadikan Lebaran 2025 lebih bermakna dengan berbagi kebahagiaan melalui hampers dan berbagi keberkahan dengan zakat, infak, dan sedekah. Salurkan kebaikan Anda bersama BAZNAS Kota Sukabumi! Selamat Idul Fitri 1446 H, semoga kita senantiasa dalam keberkahan Allah SWT.
ARTIKEL19/03/2025 | Duta Zakat
Hikmah Puasa yang Jarang Diketahui: Bukan Hanya Menahan Lapar!
Hikmah Puasa yang Jarang Diketahui: Bukan Hanya Menahan Lapar!
Puasa Ramadhan adalah ibadah yang diwajibkan bagi umat Muslim di seluruh dunia. Bukan hanya sekadar menahan lapar dan haus, puasa memiliki nilai-nilai spiritual dan sosial yang mendalam. Namun, apakah kita benar-benar memahami hikmah tersembunyi di balik puasa Ramadhan? Banyak orang mungkin hanya melihat puasa sebagai kewajiban agama semata, padahal di baliknya ada banyak pelajaran hidup yang dapat memperbaiki kualitas diri dan hubungan kita dengan sesama. Artikel ini akan membahas hikmah-hikmah puasa yang jarang diketahui namun memiliki dampak besar dalam kehidupan sehari-hari. 1. Meningkatkan Ketakwaan dan Kedekatan dengan Allah SWT Puasa bukan sekadar ritual fisik, melainkan ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah SWT. Allah berfirman dalam Al-Qur'an: "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." (QS. Al-Baqarah: 183) Puasa mengajarkan kita untuk menahan diri dari segala yang diharamkan, bukan hanya makanan dan minuman. Ini menjadi latihan pengendalian diri yang menguatkan iman dan meningkatkan ketakwaan. Menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa membuat kita semakin sadar bahwa Allah senantiasa mengawasi kita, bahkan ketika tidak ada orang yang melihat. 2. Melatih Kesabaran dan Ketahanan Mental Menahan lapar, haus, dan hawa nafsu selama berjam-jam membutuhkan kesabaran yang luar biasa. Dalam kehidupan sehari-hari, kesabaran ini dapat diterapkan untuk menghadapi ujian hidup, stres, dan tekanan sosial. Rasulullah SAW bersabda: "Puasa itu separuh dari kesabaran." (HR. Tirmidzi) Kesabaran yang dilatih selama puasa dapat membantu kita menghadapi situasi sulit dengan lebih bijak dan tenang. 3. Mempererat Solidaritas Sosial dan Kepedulian terhadap Sesama Ketika kita merasakan lapar dan haus, kita diingatkan pada saudara-saudara kita yang hidup dalam kekurangan. Pengalaman ini mendorong kita untuk lebih peka terhadap penderitaan orang lain dan memperkuat rasa empati. Salah satu bentuk implementasi dari solidaritas sosial ini adalah dengan memberikan sedekah dan zakat kepada mereka yang membutuhkan. Puasa Ramadhan juga seringkali menjadi momentum untuk meningkatkan kegiatan sosial, seperti berbagi takjil, menyantuni anak yatim, dan memberikan bantuan kepada fakir miskin. 4. Manfaat Kesehatan Fisik dan Psikologis Selain manfaat spiritual dan sosial, puasa juga memiliki banyak manfaat kesehatan yang telah dibuktikan secara ilmiah, antara lain: Detoksifikasi Tubuh: Saat berpuasa, tubuh melakukan proses pembersihan diri dengan membakar cadangan lemak yang berlebihan. Mengatur Gula Darah: Puasa membantu menyeimbangkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin. Meningkatkan Fungsi Otak: Penelitian menunjukkan bahwa puasa dapat meningkatkan produksi Brain-Derived Neurotrophic Factor (BDNF) yang baik untuk kesehatan otak. Mengatasi Stres dan Kecemasan: Puasa dapat meningkatkan ketenangan batin dan menurunkan kadar hormon kortisol yang memicu stres. 5. Meningkatkan Rasa Syukur dan Keikhlasan Ketika berbuka puasa, kita merasakan nikmat yang luar biasa terhadap makanan dan minuman sederhana. Hal ini menumbuhkan rasa syukur yang mendalam atas nikmat yang sering kita anggap remeh. Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang tidak mensyukuri yang sedikit, ia tidak akan mampu mensyukuri yang banyak." (HR. Ahmad) Dengan berpuasa, kita diajarkan untuk menghargai setiap nikmat yang Allah berikan dan mensyukuri kesempatan untuk berbuat baik. 6. Menghapus Dosa dan Kesalahan Puasa tidak hanya menghapus dosa-dosa kecil, tetapi juga menjadi sarana untuk memperbaiki diri. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa berpuasa Ramadhan dengan penuh iman dan perhitungan, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari dan Muslim) Puasa yang dijalani dengan keikhlasan dan kesungguhan dapat menjadi sarana taubat yang efektif. 7. Mendorong Kebiasaan Hidup Sederhana Puasa mengajarkan kita untuk hidup sederhana dan tidak berlebihan. Menahan diri dari makanan lezat sepanjang hari membuat kita memahami bahwa kebahagiaan sejati tidak selalu berasal dari kepuasan fisik. Pola makan sederhana selama Ramadhan bisa menjadi inspirasi untuk menerapkan gaya hidup minimalis dan hemat. Puasa Ramadhan bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga merupakan momen untuk meningkatkan kualitas diri, mempererat solidaritas sosial, dan mendapatkan berbagai manfaat fisik serta psikologis. Di bulan suci ini, mari kita jadikan puasa sebagai sarana untuk lebih peduli terhadap sesama dengan meningkatkan sedekah dan zakat. Yuk, wujudkan kepedulian Anda dengan berdonasi melalui BAZNAS Kota Sukabumi! Salurkan zakat, infaq, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Sukabumi dan jadikan Ramadhan ini lebih bermakna dengan berbagi kepada mereka yang membutuhkan. Semoga puasa kita diterima oleh Allah SWT dan menjadi pemberat timbangan amal kebaikan di akhirat kelak. Aamiin.
ARTIKEL19/03/2025 | Duta Zakat
Cara Mudah Bayar Zakat Fitrah melalui Blibli! Ikuti Langkah-langkahnya
Cara Mudah Bayar Zakat Fitrah melalui Blibli! Ikuti Langkah-langkahnya
Kemajuan teknologi memudahkan segala aspek kehidupan, termasuk dalam membayar zakat fitrah. Kini, zakat fitrah bisa ditunaikan secara online melalui platform e-commerce Blibli. Bagi Anda yang ingin menyalurkan zakat fitrah dengan cara mudah, cepat, dan aman, artikel ini akan membahas cara membayar zakat fitrah online di Blibli melalui BAZNAS Kota Sukabumi serta keutamaannya. Mengapa Membayar Zakat Fitrah Online di Blibli? Blibli tidak hanya menjadi tempat berbelanja kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memberikan kemudahan bagi umat Muslim yang ingin menunaikan zakat fitrah secara digital. Melalui kerja sama dengan BAZNAS Kota Sukabumi, pembayaran zakat fitrah online di Blibli dijamin aman, tepat sasaran, dan sesuai syariah. Berikut beberapa keunggulan membayar zakat fitrah online di Blibli: Praktis dan Cepat: Hanya dengan beberapa klik, Anda bisa menunaikan zakat fitrah. Transparan: Riwayat transaksi dan bukti pembayaran dapat diakses dengan mudah. Aman dan Terpercaya: Bekerja sama dengan lembaga resmi seperti BAZNAS Kota Sukabumi. Langkah-langkah Membayar Zakat Fitrah Online di Blibli Berikut langkah-langkah mudah membayar zakat fitrah melalui Blibli: Buka Aplikasi atau Situs Blibli: Pastikan Anda memiliki akun Blibli yang aktif. Cari BAZNAS Kota Sukabumi: Ketik “BAZNAS Kota Sukabumi” pada kolom pencarian. Setelah ditemukan, pilih produk zakat fitrah. Pilih Produk Zakat Fitrah: Sesuaikan jumlah orang yang akan ditunaikan zakat fitrahnya. Lakukan Pembayaran: Pilih metode pembayaran yang tersedia, seperti transfer bank, e-wallet, atau kartu kredit. Konfirmasi Akad: Setelah pembayaran berhasil, lakukan akad dengan admin melalui chat pesanan sebagai bentuk konfirmasi pembayaran zakat fitrah. Simpan Bukti Transaksi: Simpan bukti transaksi sebagai dokumentasi dan bukti pembayaran. Keutamaan Membayar Zakat Fitrah secara Online Membayar zakat fitrah secara online tetap memiliki pahala besar, asalkan dilakukan dengan niat ikhlas. Dalam hadis riwayat Ibnu Majah disebutkan, "Zakat fitrah merupakan penyuci bagi orang yang berpuasa dari perbuatan yang sia-sia dan perkataan keji serta sebagai pemberian makan bagi orang-orang miskin." Hal ini menunjukkan pentingnya menunaikan zakat fitrah tepat waktu. Mengapa Bayar Zakat Fitrah Melalui BAZNAS Kota Sukabumi? BAZNAS Kota Sukabumi memiliki sistem penyaluran zakat yang akuntabel, transparan, dan tepat sasaran. Setiap zakat fitrah yang Anda bayarkan akan disalurkan kepada mereka yang berhak menerima dengan pengawasan ketat. Yuk, manfaatkan kemudahan membayar zakat fitrah online di Blibli! Salurkan zakat fitrah Anda melalui BAZNAS Kota Sukabumi dan bantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Anda bisa membayar zakat fitrah melalui aplikasi Blibli atau langsung ke kantor BAZNAS Kota Sukabumi. Membayar zakat fitrah kini semakin mudah dengan kehadiran platform online seperti Blibli. Jangan biarkan kemudahan ini terlewatkan! Tunaikan zakat fitrah Anda sekarang juga melalui BAZNAS Kota Sukabumi untuk keberkahan di bulan suci Ramadhan.
ARTIKEL18/03/2025 | Duta Zakat
Menu Berbuka yang Salah Bikin Cepat Lemas! Ini 5 Rekomendasi Menu Buka Puasa Sehat dan Mengenyangkan
Menu Berbuka yang Salah Bikin Cepat Lemas! Ini 5 Rekomendasi Menu Buka Puasa Sehat dan Mengenyangkan
Berbuka puasa adalah momen yang ditunggu-tunggu setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Namun, tidak semua menu berbuka baik untuk kesehatan. Salah memilih menu berbuka dapat membuat tubuh justru lemas dan tidak bertenaga. Artikel ini akan membahas menu berbuka yang sehat, mengenyangkan, dan tetap memberikan energi optimal bagi tubuh. Kesalahan dalam Memilih Menu Berbuka Banyak orang memilih makanan yang tinggi gula atau berlemak saat berbuka puasa. Padahal, konsumsi makanan yang berlebihan dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang membuat tubuh cepat lelah. Contoh makanan yang sebaiknya dihindari saat berbuka antara lain gorengan berlebihan, minuman manis berkarbonasi, dan makanan cepat saji. Menurut data dari WHO, pola makan tinggi lemak jenuh dan gula sederhana dapat meningkatkan risiko obesitas dan penyakit metabolik lainnya. Oleh karena itu, memilih menu berbuka sehat bukan hanya menjaga energi tetap stabil, tapi juga menjaga kesehatan jangka panjang. Rekomendasi Menu Berbuka Sehat dan Mengenyangkan Menurut rekomendasi dari dr. Dian Permatasari, seorang ahli gizi klinis, menu berbuka puasa yang sehat sebaiknya kaya akan karbohidrat kompleks, protein tanpa lemak, dan serat. Hal ini membantu tubuh memulihkan energi secara optimal dan menjaga kadar gula darah tetap stabil. Ahli gizi lainnya, dr. Rizki Amalia, juga menekankan pentingnya asupan cairan cukup untuk menghindari dehidrasi setelah seharian berpuasa. 1. Kurma dan Air Putih Kurma adalah menu berbuka yang dianjurkan Rasulullah SAW. Selain kaya serat, kurma juga mengandung glukosa alami yang dapat memulihkan energi dengan cepat tanpa membuat lonjakan gula darah berlebihan. 2. Sup Sayur dan Ayam Rebus Sup sayur dengan ayam rebus adalah sumber protein dan serat yang baik. Kombinasi ini membuat tubuh tetap bertenaga dan terhidrasi setelah seharian berpuasa. 3. Buah Segar Buah-buahan seperti pisang, apel, dan pepaya mengandung vitamin, mineral, serta air yang dapat mengembalikan cairan tubuh dengan cepat. 4. Nasi Merah dan Ikan Bakar Nasi merah memiliki serat lebih tinggi dibanding nasi putih, membantu menjaga kenyang lebih lama. Ikan bakar kaya akan protein tanpa lemak berlebih. 5. Yogurt dan Granola Yogurt rendah lemak dan granola adalah kombinasi sempurna untuk serat, protein, dan probiotik yang menyehatkan pencernaan setelah berpuasa. Memilih menu berbuka puasa yang tepat dapat membantu tubuh tetap bertenaga sepanjang malam. Hindari makanan yang terlalu manis dan berlemak berlebih. Yuk, jalani puasa sehat dengan menu berbuka yang bergizi! Jangan lupa, tetap berbagi dengan sesama melalui zakat, infaq, dan sedekah di BAZNAS Kota Sukabumi. Salurkan donasi Anda sekarang untuk membantu yang membutuhkan. Bagi Anda yang ingin berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadhan, salurkan zakat, infaq, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kota Sukabumi. Bersama kita kuatkan solidaritas dan bantu mereka yang membutuhkan!
ARTIKEL18/03/2025 | Duta Zakat
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat